Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

REPRESENTASI NILAI RELIGIUS DALAM FILM HALALKAN ATAU TINGGALKAN 3 KARYA ELVAS ASELA (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Aisyah, Rohani Nur; Puspitasari, Indah
ASMARALOKA: Jurnal Bidang Pendidikan, Linguistik, dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomer 1 Februari 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/asmaraloka.v2i1.384

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah perkembangan yang signifikan terhadap perfilman yang mengangkat tema Islami. Eksistensi film yang dapat dijangkau oleh khalayak luas dinilai dapat memberikan implikasi positif bagi kehidupan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan nilai religius dalam film Halalkan atau Tinggalkan 3 karya Elvas Asela Asmi. Metode yang digunakan dalam penelitian, yaitu metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian berupa film Halalkan atau Tinggalkan 3. Sumber sekunder yang digunakan dalam penelitian adalah literatur terkait sosiologi sastra, nilai religius, serta teori yang relevan dengan penelitian. Data penelitian berbentuk ujaran berupa kalimat yang disampaikan oleh tokoh serta adegan dalam film yang mengandung nilai religius. Teknik pengumpulan data, yaitu teknik dokumentasi dan teknik catat. Teknik analisis terdiri dari beberapa langkah meliputi reduksi data, klasifikasi data, penyajian data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya representasi nilai religius, meliputi 1) nilai akidah terdapat empat data, 2) nilai ibadah terdapat lima data, dan 3) nilai akhlak terdapat enam data. Nilai religius yang paling sering muncul dalam film adalah nilai akhlak.
Penguatan Literasi dan Numerasi Melalui Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Digital di SDN Nglebak Kecamatan Bareng Aisyah, Rohani Nur; Al Baihaki, Fikriyah Diniyati; Rochmah, Dini Amanda; Hamzah, Daniar Ali; Asy'ari, Lalu Hasyim; Salamuddin, Mhd.; Said, Ali
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 2 (2025): Renata - Agustus 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.182

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan kemampuan dasar yang perlu ditingkatkan terutama pada jenjang sekolah dasar. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan minat literasi dan numerasi siswa melalui inovasi media pembelajaran berbasis digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model partisipatif. Pendekatan partisipatif dilakukan dengan permainan ular tangga digital pada platform Genially dan dadu besar yang dibuat secara manual. Kegiatan penguatan literasi dan numerasi dilakukan dalam rangka program Kuliah di Luar Kampus (KDLK) selama dua bulan, terhitung sejak bulan April hingga Juni 2025. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di di SDN Nglebak, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang dengan melibatkan 28 siswa kelas V dalam proses pelaksanaannya. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Service Learning (SL) yang terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan yaitu dari 28 siswa terdapat 13 siswa (46%) yang menunjukkan minat terhadap literasi dan numerasi setelah implementasi inovasi media pembelajaran digital dibandingkan dengan tidak adanya siswa yang memiliki ketertarikan sebelum kegiatan implementasi berlangsung. Kegiatan pengabdian ini mengindikasikan bahwa inovasi media pembelajaran digital yang interaktif dan menyenangkan dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar secara signifikan.
Strengthening Indonesian Equivalents on the Instagram Account @narabahasa: A Critical Discourse Analysis by Norman Fairclough Aisyah, Rohani Nur; Hardinanto, Eko
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 8 No. 1 (2026): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v8i1.8077

Abstract

Strengthening Indonesian language equivalents in the digital space is a strategic effort to liberate the Indonesian language amid the dominance of foreign terms. The Instagram account @narabahasa serves as an informal institution that provides accurate and educational linguistic information to bridge the gap between formal language and language practices among the public. This study aims to describe the forms of Indonesian equivalents presented in the texts and visuals posted on the Instagram account @narabahasa, analyze discourse practices in efforts to strengthen Indonesian equivalents, and reveal the socio-cultural implications of the discourse on strengthening Indonesian equivalents. This study uses a qualitative approach with Norman Fairclough's critical discourse analysis method, including text analysis, discourse practices, and socio-cultural practices. The research data consists of posts and captions from the Instagram account @narabahasa that contain contextual discourse on Indonesian language equivalents. The results of the study show that the @narabahasa account not only functions as a medium for language education but also as a digital medium that plays a significant role in shaping the language awareness of the community. This study reveals that the process of term equivalence in the digital space involves power relations, meaning negotiation, and the construction of linguistic identity within the digital community.