Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH HIPNOTIS LIMA JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA M HASAN PALEMBANG TAHUN 2021 Hardianti, Nova; Akhriansyah, Mareta
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 14 No 04 (2022): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58231/jkbh.v14i04.233

Abstract

Tindakan pembedahan atau operasi akan mengakibatkan ansietas atau kecemasan pada sebagian besar pasien. Tingkat kecemasan pada masing-masing pasien bergantung pada pengalaman yang dipengaruhi oleh beberapa banyak faktor karena beberapa tingkat kecemasan berlangsung sebagai respon natural yang tidak bisa diperkirakan, lebi-lebih pada pasien yang pertama kali hadapi operasi. Untuk mengurangi kecemasaan pada pasien pre operasi bisa dilakukan dengan terapi farmakologi dan non farmakolgi (terapi hipnotis lima jari). Tujuan dari penelitian ini untuk diketahuinya pengaruh pemberian terapi hipnotis lima jari terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi di RS Bhayangkara Palembang. Penelitian ini menggunakan desain pra experimental one grub pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pre operasi di RS Bhayangkara Palembang sebanyak 130 orang. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian untuk mengukur tingkat kecemasan responden menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS). Analisis data secara bivariat menggunakan uji t test dengan tingkat kemaknaan (?= 0,05). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan 01 s.d 30 Juni 2021. Hasil penelitian didapatkan skor tingkat ansietas sebelum terapi dengan nilai rata-rata 24,13 (ansietas sedang) dan skor ansietas setelah terapi dengan nilai rata-rata 17,53 (ansietas ringan). Hasil analisis menggunakan uji t test didapatkan nilai p value 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi hipnotis lima jari terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi. Diharapkan terapi hipnotis lima jari dapat menjadi salah satu intervensi pendukung dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien terutama pada pasien dengan masalah kecemasan.
Beban Pajak Kini, Aset Pajak Tangguhan, dan Kepemilikan Institusional terhadap Manajemen Laba Hardianti, Nova; Suryani, Lely
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh beban pajak kini, aset pajak tangguhan, dan kepemilikan institusional terhadap manajemen laba pada sektor consumen non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2024. Fenomena yang terjadi pada sektor consumer non-cyclicals mengenai manajemen laba yaitu PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk, pada tanggal 12 Maret 2019. Total populasi dalam penelitian ini sebanyak 129 perusahaan dengan sampel sebanyak 72 sampel (12 perusahaan X 6 tahun). Sampel di dapat menggunakan metode purposive samping. Manajemen laba diukur menggunakan model discretionary accrual dengan rumus Model Jones. Sedangkan, beban pajak kini diukur dengan membagi pajak kini dengan total aset tahun lalu, aset pajak tangguhan diukur dengan membagi perubahan aset pajak tangguhan dengan aset pajak tangguhan tahun sekarang, dan kepemilikan institusional diukur dengan membagi total kepemilikan institusional dengan total saham beredar dan dikali 100%. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan analisis regresi data panel dan menggunakan data sekunder. Metode analisis regresi data panel dengan bantuan program E-views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban pajak kini, aset pajak tangguhan, dan kepemilikan institusional berpengaruh terhadap manajemen laba. Secara parsial, beban pajak kini berpengaruh terhadap manajemen laba, dan aset pajak tangguhan berpengaruh terhadap manajemen laba. Sementara itu, kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.