Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Design and Construction of an Internet of Things Based Electrical Power Usage Monitoring System Yuniarto, Abdul Hakim Prima; Agustina, Elvinda Bendra; Inayah, Inayatul; Rohman, Nur; Rizqiyah, Mufidah
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i1.15366

Abstract

Rancang bangun sistem monitoring penggunaan daya listrik berbasis internet of things telah berhasil dilaksanakan. Perancangan ini bertujuan untuk memantau peralatan penggunaan daya listrik di laboratorium elektronika dan instrumentasi, program studi Fisika, ITSNU Pekalongan. Perancangan dimulai dengan merancang pusat dari sistemnya yang terdiri atas modul ESP32 dan sensor daya PZEM-004T, pusat sistem tersebut dihubungkan dengan terminal listrik. Monitoring pengunaan daya listrik melalui platform Thingsboard. Sistem saling terhubung melalui jaringan internet, sehingga dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Pengujian sistem dilakukan dengan mengukur daya pada beberapa jenis peralatan elektronik dengan menggunakan sensor PZEM-004T. Kemudian data tersebut dibandingkan dengan data pengukuran menggunakan alat ukur yang sudah umum di pasaran, seperti multimeter dan wattmeter. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan yaitu pembacaan data oleh sensor PZEM-004T cukup akurat dengan eror dibawah 5% jika dibandingkan dengan alat ukur yang sudah beredar dipasaran.
Perancangan Alat Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis Mikrokontroler dan Internet of Things (IoT) Agustina, Elvinda Bendra; Dewi, Alif Tiana
Lontar Physics Today Vol 2, No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v2i3.18031

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok dalam budidaya tanaman. Penyiraman tanaman masih dilakukan secara langsung dan tidak berdasarkan pengukuran yang sesuai kebutuhan. Saat ini diperlukan alat penyiram tanaman otomatis sesuai kebutuhan air pada kelembapan tanah disekitar tanaman untuk memudahkan petani dalam membudidayakan tanaman. Untuk itu dalam penelitian membuat perancangan alat penyiraman otomatis berbasis IoT yang dapat diakses melalui smatphone. Perancangan alat ini bekerja berdasarkan nilai sensor soil moisture yang dibagi menjadi tiga kondisi tanah (kering, lembab, basah) dan tambahan sensor DHT11. Menggunakan kontroler ESP32 yang terhubung dengan aplikasi blynk untuk menampilkan nilai dari masing-masing sensor serta kondisi tanah. Output dari alat ini barupa relay yang terhubung dengan pompa air DC serta indikator led sesuai dengan masing-masing kondisi tanah. Akurasi alat penyiram tanaman otomatis dengan alat ukur sebesar 96,01%Kata kunci: Watering Plants, Soil Moisture, ESP32, Blynk
Desain Sistem Smart Feeder Ayam Berbasis Internet of Things (IoT) Guna Mencegah Keterlambatan Pemberian Pakan Agustina, Elvinda Bendra; Rachman, Dian Arif; Nofillah, Recha; Fitri, Lia Ikhlasia
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.2.297-302.2024

Abstract

Pemberian pakan ayam secara manual menjadikan pemberian pakan ayam kurang efektif dan efisien. Pengembangan sistem pemberi pakan ayam cerdas berbasis Internet ofThings (IoT) telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain sistem smart feeder ayam berbasis IoT guna mencegah keterlambatan pemberian pakan. Memungkinkan alat bekerja dengan melakukan kontrol feeder berdasarkan pengaturan waktu, monitoring hopper secara otomatis yang diintegrasikan dengan IoT. Setiap device dihubungkan dengan internet sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Metode yang digunakan adalah perancangan dan telah dilakukan uji dan pengambilan data. Hasil uji aplikasi Blynk menunjukkan ketepatan pengaturan yang telah diberikan dengan kondisi real. Fungsi sistem alat sudah sesuai dengan desain sistem yang direncanakan. Rata-rata persentase error yang terjadi 14% secara keseluruhan tetapi mengecil sampai rata-rata 3% pada berat pakan diatas 5 kg dikarenakan semakin besar volume hopper maka jarak antara sensor ke pakan semakin dekat sehingga nilai error semakin rendah. Pengujian NTP menunjukkan nilai akurasi dan kepresisian 100%. Uji kecepatan rotasi menunjukkan rata-rata kecepatan rotasi hopper yaitu 445,4 rpm sehingga hopper berotasi sesuai dengan perkiraan. Uji volume distribusi pakan sudah sesuai karna pakan 1 diletakkan paling dekat dengan hopper sehingga volume pakan akan terisi paling banyak di bandingkan dengan tempat pakan lainnya
Microstructure and Optical Properties Study of Nd-doped BiFeO3 (Ba1-xNdxFeO3) Films on Quartz Substrate Iriani, Yofentina; Sandi, Dianisa Khoirum; Nurmawanti, Rainisa; Budiawanti, Sri; Agustina, Elvinda Bendra
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v11n2.p148-157

Abstract

Bismuth ferrite oxide (BFO), due to its remarkable properties, has become one of the most attractive multiferroic materials to be extensively studied. BFO doped with various materials, including Neodymium (Nd), could improve its properties that apply to numerous electronic devices. However, the studies related to the properties of Nd-doped BFO (Ba1-xNdxFeO3) thin films on a quartz substrate, especially the optical properties, are relatively scarce. This study aimed to investigate the microstructure and optical properties of the Nd-doped BFO (BNFO) as the variation of the Nd concentrations. The BNFO thin films with Nd concentrations of 0.05 (BNFO5); 0.1 (BNFO10); and 0.2 (BNFO20) have been deposited on the quartz substrates via the sol-gel method and using spin coating. The films were annealed at 600 °C for 1.5 h. The XRD result of the BNFO films revealed a single phase of BFO with a cubic structure. The lattice constants and volume cells of the films declined with more Nd. Meanwhile, the crystallite size and lattice strain changed due to the change in the Nd number. Additionally, the morphology images showed the pores on the films’ surface and the different film thicknesses of each BNFO film. From the optical characterization, the transmittance spectra of the BNFO films tended to rise as the more Nd amount doped, in which the BNFO20 had the highest transmittance. The BNFO10 had the highest refractive index, followed by the BNFO5 and BNFO20. Contrarily, the BNFO20 had the highest extinction coefficient and  spectra, followed by the BNFO5 and BNFO10. Further, the bandgap values of the BNFO5, BNFO10, and BNFO20 were 2.75, 2.85, and 2.64 eV, respectively. Accordingly, due to the highest Nd amount that most impacted its microstructure, the BNFO20 exhibited the lowest bandgap value compared to the other films that are good for photovoltaic applications.
System Design Of Printer Machine Using Image Classification Method Based On Iot To Optimize Production Output Tachriri, Yusril Ihza; Agustina, Elvinda Bendra; Rachman, Dian Arif; Sari, Atika Windra; A’la, Muhammad Rofiqul; Al Hisyam, Muhammad Lutfhi; Irfan, Muhammad
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 3 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2026 (In Press)
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i3.5986

Abstract

The micro, small, and medium enterprises (MSMEs) industry plays a crucial role in supporting the Indonesian economy, yet faces challenges in production efficiency and cost management. This study presents the design and development of an IoT-based automated screen-printing system that integrates edge-based image classification using a CNN model with microcontroller-driven print actuation, specifically tailored for MSME-scale garment production. The system employs an ESP32/Raspberry Pi as the edge device, enabling local inference without cloud dependency, and utilizes MQTT protocol for IoT connectivity. Quantitative evaluation across 50 test cycles demonstrated a 96% printer success rate, a 60% reduction in production time from 45 to 18 minutes per 10 shirts, a 90% reduction in labor from 10 operators to 1, and an approximately 50% reduction in per-unit production cost from Rp65,000–80,000 to Rp30,000–40,000 per shirt. IoT connectivity testing over 48 continuous hours recorded an average MQTT latency of 120 ms and a system uptime of 98.5%, confirming the reliability of the communication layer for sustained production operations. Grounded in Industry 5.0 principles, this research advances human-machine collaboration in small-scale manufacturing contexts. The proposed system offers a cost-effective, remotely controlled, and semi-autonomous production solution, representing a novel contribution to the field of IoT-based garment manufacturing in Indonesia.