Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUNDUNGAN TEMAN SEBAYA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS : PENGARUH INTERAKSI PERSEPSI POPULARITAS, NORMA KELAS, PELEPASAN MORAL DAN KARAKTER Silvania Aldian Cahyani; Edy Soesanto; Asmah Karismah; Syafiqoh Syaqurani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v2i6.1746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perundungan teman sebaya pada siswa sekolah menengah atas. Perundungan teman sebaya merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan fisik dan psikologis siswa (Borualogo & Gumilang, 2019). Studi ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya perundungan teman sebaya dan untuk memberikan wawasan yang lebih baik dalam mengatasi masalah ini. (Az Zahra & Liana Amrul Haq, n.d.) Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah survei dengan kuesioner yang disebar kepada siswa sekolah menengah atas. Kuesioner berisi pertanyaan-pertanyaan yang menggali informasi tentang pengalaman perundungan, perilaku perundungan, faktor-faktor sosial, psikologis, dan lingkungan yang mungkin mempengaruhi perundungan teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang berperan dalam mempengaruhi perundungan teman sebaya pada siswa sekolah menengah pertama. Faktor-faktor ini mencakup tingkat stres siswa, status sosial, pengalaman perundungan sebelumnya, dan kurangnya dukungan dari teman sebaya dan keluarga. Selain itu, faktor-faktor lingkungan sekolah juga memainkan peran penting dalam mempengaruhi perundungan, seperti kebijakan sekolah dan budaya sekolah yang mendukung atau tidak mendukung perundungan. (Mabrur Haslan & Fauzan, n.d.). Untuk mencegah perilaku perundungan yang terjadi, Siswa/i perlu diberikan interevensi dari berbagai pihak berdasarkan pada faktor yang mempengaruhi perilaku perundungan, maka dari itu dengan adanya penelitian ini Siswa/i diharapkan dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perundungan. (Theodore & Sudarji, n.d.)
UPAYA PEMERINTAH INDONESIA MENGATASI KONTEN HOAKS DAN DISINFORMASI DI PLATFORM TIKTOK Syafiqoh Syaqurani; Saeful Mujab; Silvania Aldian Cahyani
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini, TikTok menjadi salah satu platform media sosial paling populer di kalangan anak muda. TikTok bukan hanya platform yang menjadi tempat hiburan, namun bisa juga menjadi salah satu sumber informasi bagi banyak orang. Sayangnya tidak semua informasi yang beredar itu benar. Konten hoaks yang tersebar, akan membuat pengguna khususnya masyarakat menjadi bingung, bahkan kepercayaan masyarakat dapat menurun terhadap pemerintah. Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan ini, mulai dari kebijakan hukum seperti Undang-undang ITE, melakukan kerja sama dengan platform digital, hingga peningkatan literasi digital masyarakat. Makalah ini menggunakan metode studi kepustakaan atau kajian literatur dengan berdasarkan beberapa jurnal ilmiah yang relevan dengan topik yang dibahas. Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam mengatasi konten hoaks dan disinformasi sudah cukup berhasil, namun tantangan yang dihadapi tidak sedikit, apalagi dengan adanya teknologi AI yang membuat konten hoaks dan disinformasi menjadi sangat sulit untuk dibedakan.