Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Warna Ikon Fitur Layanan Aplikasi Gojek Terhadap Psikologi Persepsi Konsumen Alfajar Madani; Supandi, Fajar Persada
Jurnal Visual Ideas Vol. 4 No. 1 (2024): Visual Ideas
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/visualideas.vol4.iss1.2024.1934

Abstract

Gojek merupakan salah satu aplikasi yang menyediakan layanan jasa ojek online yang berdiri pada tahun 2009. Gojek sendiri sudah jauh berkembang dengan menyediakan berbagai fitur layanan seperti pesan antar makanan, penjulan tiket, pembayaran digital (Gopay) dan banyak lainnya. Setiap fitur layanan Gojek memiliki ikon dan warna sehingga memudahkan pengguna ketika menggunakan aplikasi. Warna merah, hijau, biru, merah jambu, jingga dan ungu pada ikon fitur layanan aplikasi gojek memiliki makna tersendiri sesuai dengan jenis layanannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kulitatif deskriptif dengan teknik pertanyaan 5W + 1H yang menganalisis aspek formalitas khususnya warna. Pencarian data diperoleh dari literatur yang berkaitan dengan sumber berasal internet dan bahan-bahan yang tersedia. Psikologi persepsi warna hijau pada ikon fitur layanan aplikasi gojek memiliki arti pertumbuhan dan vitalitas terkait kehidupan baru dan pembaruan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana persepsi konsumen terhadap ikon fitur layanan dapat dipengaruhi oleh warna.
Analisis Kemiripan Unsur Desain Pada Karakter Spider-Man Dengan Karya Digital Artificial Intelligence Muhammad Adi Sukma Nalendra; Dinda Okta Dwiyanti Ridwan Gucci; Alfajar Madani
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 10 No. 2 (2025): Besaung: April-July
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v10i2.5560

Abstract

Character design aims to convey a strong visual and personality identity, as exemplified by successful industry characters such as Spider-Man. The strong identity of Spider-Man has inspired extensive responses in the form of digital art design, including the boundless realm of AI-generated art. The phenomenon of AI’s openness on social media raises questions about the authenticity of designs produced by AI, particularly works featuring Spider-Man as a popular design. Ultimately, within the scope of Visual Communication Design studies, comparing original versus AI-generated Spider-Man character designs through Manga Matrix analysis becomes essential to understand which elements are retained and which distinguish the authenticity of the Intellectual Property’s visual characteristics. This research employs a descriptive qualitative approach using Manga Matrix analysis and focus group discussions (FGD). The results show that similarities in several Manga Matrix elements within AI works indicate that the character still refers to the original Intellectual Property. Conversely, the Personality aspect tends to disappear when the Intellectual Property’s visual elements are modified, resulting in differences from the original visual elements. This research may contribute design recommendations for designers by indicating that Personality aspects can change if the visual elements that compose them are modified by AI
PERANCANGAN VISUAL BRAND IDENTITY BAKMIE SOEKADJADI: STRATEGI PEMBENTUKAN CITRA BRAND RESTORAN KULINER TIONGHOA PERANAKAN Alfajar Madani; Tommy Andrea Gunawan; Widiya Lestari Harahap
JURNAL RUPA MATRA Vol. 4 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Puslitabmas Batam Tourism Polytecnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jdkv.v4i2.861

Abstract

Perkembangan kuliner Tionghoa Peranakan di Batam memiliki potensi besar dalam industri kreatif, khususnya pada sektor kuliner. Namun, sejumlah usaha menghadapi tantangan branding, seperti Bakmie Soekadjadi yang belum memiliki visual brand identity yang konsisten dan citra halal yang kuat. Penelitian ini bertujuan merancang identitas visual brand yang menegaskan keaslian kuliner Tionghoa Peranakan sekaligus membangun citra halal yang kredibel. Dengan pendekatan branding strategis berbasis teori Desain Komunikasi Visual melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur, penelitian ini menghasilkan elemen identitas visual utama seperti logotype, palet warna, tipografi, serta media implementasi berupa kemasan, merchandise, dan branding digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan visual brand identity yang konsisten memperkuat posisi Bakmie Soekadjadi sebagai kuliner Tionghoa Peranakan halal, meningkatkan daya tarik konsumen muda, serta berkontribusi pada pengembangan strategi branding kuliner di Batam.