Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ETNOSENTRISME SEBAGAI PENGHAMBAT INTEGRASI NASIONAL DI DESA SINGONEGARAN, KOTA KEDIRI Navima Aulya Sava; Shevia Dwi Diantari; Della Nurmaliana Putri; Alfira Okta Mayangsari; Ari Metalin Eka Puspita
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 1 (2023): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v1i1.579

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana etnosentrisme di desa Singonegaran Kediri dapat mempengaruhi integrasi nasional dan cara mengatasi permasalahan tersebut. Metode penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif, dimana menggunakan metode wawancara dengan beberapa instrumen pertanyaan, observasi secara langsung kepada pihak yang bersangkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nasional yang diterapkan di desa Singonegaran adalah diadakannya gotong royong, budaya komunikasi dengan contoh memeriahkan pelaksanaan HUT RI dengan lomba, jalan sehat, renungan malam hingga bazar bersama. Tantangan dalam menerapkan integrasi nasional yaitu adanya sikap etnosentrisme warga yang mengganggap budaya desa lain lebih baik dan menghindar dari kegiatan tersebut. Pengaruh integrasi nasional terhadap etnosentrisme terhadap warga sangat berpengaruh karena sikap ini merupakan sikap fanatik yang mengartikan budaya mereka lebih baik dan unggul daripada budanya sendiri yang menjadikan hal tersebut sebagai ancaman integrasi nasional. Kesepakatan norma dan nilai sosial yang dilestarikan yaitu nilai sosial yang berperan penting dalam masyarakat dan dijadikan pegangan hidup dalam menentukan sikap ditiap harinya dan norma tersebut sudah dijalankan secara konsisten sehingga menjadikan aturan yang wajib dilaksanakan bersama.
Analisis Perubahan K13 ke Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Proses Belajar Siswa di SDN Lidah Wetan II Muslikhatus Sa’diah; Della Nurmaliana Putri; Putri Maulidatul Hasanah; Acni Keyrina Purnomo
ALSYS Vol 3 No 6 (2023): ALSYS: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v3i6.2032

Abstract

The purpose of this study is to determine the impact of curriculum changes from K13 to the independent learning curriculum on the learning process at SDN Lidah Wetan II, Surabaya. This research was conducted using a descriptive qualitative approach, this approach was carried out on the grounds that the researcher considered that to realise the objectives of this research it was most appropriate to use descriptive qualitative research. The subjects of this study were the deputy head of curriculum and grade V teachers at SDN Lidah Wetan II. The methods used in data collection were observation, interview, and documentation. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model with a sequence of data collection, data condensation, and conclusion drawing. The results of this study discuss the differences between the 2013 curriculum and the independent learning curriculum at SDN Lidah Wetan II, where the differences lie in curriculum planning; the positive and negative impacts of curriculum change; and the challenges experienced by teachers and students in implementing the independent learning curriculum at SDN Lidah Wetan II