Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DEMOKRASI DI ERA DIGITAL Darnawati, Darnawati; Rahayuni, Rahayuni; Siti Tiara Maulia
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 7 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v3i7.3237

Abstract

Demokrasi di era digital dapat menghadapi berbagai tantangan dan juga dapat menimbulkan peluang baru yang dapat ditimbulkan karena adanya kemajuan teknologi. Era digital ytelah merubah cara kita untuk berkomunikasi, berpartisipasi dalam kehidupan politik, dan mengakses informasi. Namun, bersamaan dengan kemajuan ini, muncul resiko disinformasi, polarisasi online, dan ancaman terhadap privasi dan kemajuan data. Untuk memperkuat demokrasi di era digital maka di perlukan Upaya kolektif dari pemerintah, industry teknologi, Masyarakat sipil, dan juga individu. Langkah-langkah penting termasuk meningkatakan literasi digital, regulasi yang lebih kuat terhadap platfom media sosial dan teknologi digital lainnya, transparansi dan akuntabilitas, serta mendorong partisipasi politik yang inklusif di ruang digital. Denagn pendekatan yang terkoordinasi dan komitmen terhadap nilai-nilai demokratis, teknologi dapat membantu memperdalam keterlibatan demokrasi, bukan menguranginya.
Qualitative Performance Monitoring In Artistic Team Pencak Silat Category Rahayuni, Rahayuni; Oktavianingrum, Putri Dwi; Hariadi, Imam; Pritama, Muhammad Atiq Noviudin
Indonesian Journal of Kinanthropology (IJOK) Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Pencak silat has been admitted as a branch of sport and projected to be officially competed in multievent sport games, hence the call integrating sport science in pencak silat has been conducted by pencak silat scholars and practitioners.  This research bracgrounded from the lack of reference for analyzing the performance of pencak  silat athletes in the artistic category, include team category. This study aims to develop a form to monitor the performance mastery  and development of synchronised movements in pencak silat athletes in the artistic team category. By using the forms, coaches can monitor movement errors in athletes, evaluate  them, and make improvements so that athletes can make progress in each training session to  achieve top performance. Methods: This study employs a descriptive  qualitative research method, analyzing the data of 3 (three) pencak silat team category who have participated in three championships from July to December 2024, resulting in nine documentation sets. The documentation then used as a starting point to develop[ a permormance monitoring tables contained 12 points in team category movements. Results: the results of this  study is a form to assess the progress of synchronicity and accuracy of time, rhythm, and refinement of movements in the team category. upon careful development, the forms could be used as a tools helping the coaches in monitoring progression in pencak silat team category.  Conclusions: , the forms could be used as a tools helping the coaches in monitoring progression in pencak silat team category.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI PADA SISWA SMA KEBERBAKATAN OLAHRAGA SULAWESI TENGGARA Sartiah Yusran; Binekada, Made Cristian; Rahayuni, Rahayuni; Amin, Rini Agustia; Manga, Maryus; Lustina, Lustina; Normalisa, Normalisa; Nurzani, Nurzani; Bustanil, Reskia Arlinda; Azwan, Muhammad
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kesehatan reproduksi, pendidikan, serta kesiapan sosial dan ekonomi remaja. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan konsekuensi pernikahan usia dini menjadi salah satu faktor utama terjadinya praktik tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa melalui edukasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan pernikahan dini. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di SMA Keberbakatan Olahraga Sulawesi Tenggara pada bulan November 2025 dengan sasaran 20 siswa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, pemutaran video edukatif, serta diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipasi dan respons peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai risiko kesehatan reproduksi, dampak pernikahan dini terhadap pendidikan dan masa depan, serta pentingnya kesiapan fisik dan mental sebelum memasuki pernikahan. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran remaja untuk menunda pernikahan hingga usia yang matang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program edukasi kesehatan reproduksi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah, khususnya pada sekolah dengan karakteristik siswa berprestasi di bidang olahraga.