Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA DALAM PUTUSAN PENGADILAN TATA USAHA NEGARA Nidatunnisa, Nidatunnisa; Yudi Kornelis; Diki Zukriadi
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 8 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v5i8.4416

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan hak asasi manusia dalam putusan yang diberikan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah analisis normatif terhadap keputusan-keputusan PTUN dan literatur terkait. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran PTUN dalam memastikan perlindungan hak asasi manusia dalam konteks peradilan administrasi. Studi ini menemukan bahwa PTUN memainkan peran krusial dalam menjaga dan memastikan perlindungan hak asasi manusia dengan cara menafsirkan hukum sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan supremasi hukum. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah seimbangnya kepentingan administratif negara dengan perlindungan hak asasi individu. Penelitian ini juga mengusulkan beberapa langkah untuk meningkatkan peran PTUN dalam menjamin perlindungan hak asasi manusia yang lebih efektif, termasuk peningkatan kapasitas hakim administrasi dalam memahami dan menerapkan standar hak asasi manusia internasional. Kesimpulannya, perlindungan hak asasi manusia dalam putusan PTUN adalah aspek penting dalam sistem peradilan tata usaha negara, yang memerlukan pendekatan yang seimbang antara kebutuhan administratif negara dan keadilan hak asasi manusia. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman dan penerapan hak asasi manusia dalam konteks pengadilan tata usaha negara di Indonesia.
The Role of Child Rehabilitation as an Alternative to Criminal Punishment in the Child Criminal Justice System in Indonesia Nidatunnisa, Nidatunnisa; Padrisan Jamba
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Multidisiplin Sahombu, 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The juvenile criminal justice system in Indonesia is designed to provide special protection for children in conflict with the law by prioritizing the best interests of the child. One form of such protection is the implementation of rehabilitation as an alternative to punishment. Rehabilitation views children not merely as offenders, but as individuals who are still in the process of development and possess significant potential for change. This study aims to analyze the role of child rehabilitation as an alternative form of punishment within the juvenile criminal justice system in Indonesia and to examine the obstacles in its implementation. This research employs a normative legal research method using statutory and conceptual approaches, supported by relevant primary and secondary legal materials. The findings indicate that, normatively, child rehabilitation has been recognized as an alternative punishment consistent with the objectives of the juvenile criminal justice system and the principles of restorative justice. However, in practice, rehabilitation has not yet become the primary option in handling cases involving children in conflict with the law. The main obstacles include limited facilities and infrastructure, differing interpretations among law enforcement officials, and social stigma against child offenders. Therefore, strengthening the implementation of child rehabilitation is essential through a shift in punitive paradigms, enhancement of rehabilitation institutions, and active involvement of families and communities to ensure that rehabilitation functions effectively as a humane and future-oriented alternative to punishment.