Riyanti, Febilla Dwinanda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN PENGETAHUAN MAHASISWA MENGENAI PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI HIV MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN Hanifah, Laily; Putri, Fridya Syavina; Riyanti, Febilla Dwinanda; Salwa, Puteri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25757

Abstract

Abstrak: Pengetahuan mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Indonesia mengenai deteksi dini HIV/AIDS masih rendah, terbukti dari hasil pre-test dengan nilai rata-rata yaitu sebesar 46,75. Oleh karena itulah dipandang perlu dilakukan edukasi mengenai deteksi dini HIV/AIDS dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Indonesia. Pengabdian dilakukan dengan melakukan edukasi kesehatan kepada 80 mahasiswa dari Perguruan Tinggi di Indonesia melalui Zoom Meeting. Monitoring dan evaluasi pengetahuan peserta dilakukan dengan pengisian kuesioner pre dan post-test yang berjumlah 10 soal pilihan ganda. Berdasarkan hasil edukasi, terdapat peningkatan pengetahuan peserta yang menjadi 84,38 pada post-test yang artinya edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pencegahan dan deteksi dini HIV. Sebagai saran, diharapkan Senat Mahasiswa seluruh Indonesia mengadakan edukasi kesehatan mengenai deteksi dini HIV setiap tahunnya.Abstract: The knowledge of students from universities in Indonesia regarding early detection of HIV/AIDS is still low, as evidenced by the results of the pre-test with an average score of 46.75. Therefore, it is necessary to conduct education on early detection of HIV/AIDS with the aim of increasing the knowledge of students from universities in Indonesia. The service was carried out by conducting health education to 80 students from universities in Indonesia through Zoom Meeting. Monitoring and evaluation of participants' knowledge was carried out by filling out pre and post-test questionnaires. Based on the results of the education, it can be seen that there is an increase in participants' knowledge as seen from the pre-test score to 84.38 in the post-test, which means that education is useful for increasing college students' insight into HIV early detection. It is suggested that University Students Senate in Indonesia will hold health education specifically on early detection for HIV every year.
MENINGKATKAN KESADARAN REMAJA: EDUKASI TOXIC RELATIONSHIP DAN BODY IMAGE UNTUK KESEHATAN REPRODUKSI Hanifah, Laily; Riyanti, Febilla Dwinanda; Amanda, Siska; Lestari, Mugi Rahayu; Andriana, Bunga
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.21275

Abstract

Abstrak: Pada masa remaja timbul persepsi dan gambaran mengenai fisik atau bentuk tubuh yang ideal yang harus dimiliki. Emosi dan perasaan pada remaja pun belum optimal, sehingga muncul rasa keragu-raguan, kecemasan, serta ketakutan. Kedua hal tersebut merupakan masalah karena dapat menimbulkan kepribadian yang negatif pada diri remaja yang akan berdampak jangka panjang apabila tidak segera diatasi. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa salah satu SMA di Depok mengenai perilaku toxic relationship dan body image. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada 86 siswa menggunakan metode Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), serta dilaksanakan secara luring. Hasil uji pretest dan post-test menggambarkan p-value sebesar 0,000 yang artinya edukasi yang disampaikan bermanfaat untuk menambah wawasan siswa mengenai perilaku toxic relationship dan body image. Sebagai saran, diharapkan ada program lanjutan bagi siswa untuk memperkuat implementasi dari edukasi mengenai toxic relationship dan body image yang diberikan.Abstract: During adolescence, appear perceptions and images of the ideal physic or body shape that should be possessed. Emotions and feelings in adolescents are not optimal, so there is a sense of indecision, anxiety, and fear. Both of these things are problems because they can cause a negative personality in adolescents which will have a long-term impact if not overcome immediately. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge among students in one high school in Depok regarding toxic relationship and body image. Community service was carried out to 86 students using the Communication, Information, and Education (IEC) method directly to the students. The results of the pretest and post-test tests illustrate a p-value of 0.000, which means that the education is useful for increasing students' insight into toxic relationship behavior and body images. As a suggestion, it is hoped that there will be a follow-up program for students to strengthen the implementation of education about toxic relationships and body images.