Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PASAL 28 AYAT 4 UU NOMOR 39 TAHUN 1999 TENTANG HAK ASASI MANUSIA DAN HADITS RIWAYAT BUKHARI Siti Ulfah Awaliyah; Tajul Arifin
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i3.3642

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara Pasal 28 Ayat 4 UU Nomor 39 Tahun 1999 dan hadis riwayat Bukhari dalam konteks kebebasan beragama serta memahami implikasi moralnya terhadap umat Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, di mana data diperoleh dari analisis teks hukum dan literatur keagamaan yang relevan untuk memahami perspektif hukum dan keagamaan terkait kebebasan beragama. Hasilnya menunjukkan bahwa hadis riwayat Bukhari memberikan landasan moral bagi umat Islam untuk menghargai dan menghormati kebebasan beragama sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu, terlihat bahwa Pasal 28 Ayat 4 UU Nomor 39 Tahun 1999 dan hadis riwayat Bukhari saling melengkapi dalam menyuarakan pentingnya menghormati hak asasi manusia, termasuk kebebasan beragama, sebagai bagian integral dari sebuah masyarakat yang inklusif dan beradab. Temuan ini memiliki dampak penting dalam memperkuat pemahaman akan hak asasi manusia dan kebebasan beragama dalam masyarakat Indonesia, serta memperkuat prinsip-prinsip keadilan sosial dan keberagaman.
Hak atas Lingkungan Hidup yang Baik dan Sehat sebagai Hak Asasi Manusia: Tantangan Konstitusional dan Implementasinya di Indonesia Ulfi Dwiani; Windi Putri Oktapiani; Siti Ulfah Awaliyah; Jasmine Az-Zahra; Yoyoh
Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry Vol 1 No 2 (2025): December: Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/cgr51v94

Abstract

The right to a good and healthy environment has been universally recognized as an integral part of human rights (HAM), as affirmed in the Stockholm Declaration 1972, Rio Declaration 1992, and Article 28H paragraph (1) of the 1945 Constitution of Indonesia. This study analyzes the constitutional recognition of this right in Indonesia, the challenges in its implementation amid environmental degradation due to industrialization and urbanization, and its legal implications for human rights enforcement. Employing a normative juridical approach with analysis of international and national legal documents and a case study on the Citarum River pollution, the findings indicate that while normatively robust, this right remains weak in enforcement due to ineffective sanctions and poor inter-agency coordination. Reforms in human rights-based legislation and strengthening of environmental courts are recommended to realize a healthy environment as a substantive human right.