Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CRYPTOCURRENCY DALAM PERSPEKTIF PERMENDAG NO. 99 TH. 2018 DAN HUKUM ISLAM Ade Lukman Firmansyah; Tajul Arifin
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i3.3686

Abstract

Cryptocurrency telah menjadi topik yang semakin relevan dalam konteks peraturan pemerintah dan pandangan agama, terutama dalam kaitannya dengan Permendag No.99 tahun 2018 di Indonesia serta perspektif hukum Islam. Tulisan ini akan mengulas dampak cryptocurrency terhadap regulasi pemerintah yang tertuang dalam Permendag No.99 tahun 2018 serta mempertimbangkan relevansinya dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Permendag No.99 tahun 2018 mengatur tentang transaksi mata uang digital, termasuk cryptocurrency, dengan fokus pada perlindungan konsumen dan pencegahan penggunaan untuk kegiatan ilegal. Namun, dalam konteks hukum Islam, terdapat perspektif tambahan yang harus dipertimbangkan, seperti kepatuhan terhadap prinsip syariah, ketentuan tentang riba (bunga), dan keadilan dalam pertukaran. Penelitian ini akan mengeksplorasi sejauh mana regulasi pemerintah dan prinsip-prinsip hukum Islam dapat bersinergi atau bertentangan dalam konteks cryptocurrency. Melalui analisis ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang implikasi hukum dan agama terhadap penggunaan cryptocurrency di Indonesia.
Penanaman Kelapa Sawit Sebagai Ancaman Ekologis dalam Perspektif Hukum Lingkungan Ade Lukman Firmansyah; Fahmi Nuraziz Awaludin; Dewi Mayang; Tansya Hadiansyah Ramdi; Yoga Ammar Arifin
Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry Vol 1 No 2 (2025): December: Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/jcwx5398

Abstract

This study examines oil palm cultivation as an ecological threat from the perspective of environmental law, focusing on the paradoxical role of the state in regulating and promoting plantation expansion. Using a normative juridical approach with descriptive-analytical methods, the research analyzes statutory regulations, environmental law principles, and policy frameworks governing oil palm plantations and environmental protection. The findings indicate a structural contradiction between the state’s constitutional obligation to protect the environment and its economic policies that actively encourage oil palm expansion. Although environmental law instruments, including environmental permits and environmental impact assessments, are formally established to prevent ecological degradation, their implementation remains largely procedural and weakly enforced. This condition contributes to deforestation, biodiversity loss, water pollution, and social-ecological conflicts affecting local communities. The study reveals that the dominance of economic interests has positioned environmental protection as subordinate within development policy.