Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Sinyal Fundamental dan Informasi Komponen Arus Kas terhadap Return Saham (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode 2009-2011) Ramly Ramly
-
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.418 KB) | DOI: 10.26618/perspektif.v2i1.585

Abstract

Failure of earnings reflects stock prices fully implies there is other information that can be used to invest. This aims to research were to investigate alternative information of non-profit (earning) in investing by examining (1) relationship between fundamental signals (accounts receivable, inventory, gross margin, sales and administrative expenses, effective tax rate, labor force and capital expenditure)and stock returns, and (2) the information of cash flow component (operating cash flows, investing cash flows and  financing cash flow)on  stock return. The research was conducted on the Indonesia Stock Exchange (IDX) using secondary data. The samples were selected using purposive sampling method consisting of 105 data observed from 2009 to 2011. The data were analyzed using multiple linear analysis. The results of the research indicate that fundamental signals such as inventory, gross margin, sales and administrative expenses and capital expenditure have a significant influence on stock returns, while the fundamental signals such as accounts receivable, effective tax rate, and labor force indicate an insignificant influence. Similarly, information of cash flow components such as operating cash flows, investing cash flows and financing cash flow indicate an insignificant influence either. Based on the results of these studies we can conclude that the fundamental signals such as inventory, gross margin, sales and administrative expenses and capital expenditure information can be used as an alternative to investing.
Hubungan Sinyal Fundamental dan Informasi Arus Kas Terhadap Return Saham Sebelum dan Setelah Konvergensi IFRS Ramly SE MSi; Alamsjah SE
Tangible Journal Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Tri Dharma Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47221/tangible.v3i2.20

Abstract

Kegagalan laba (earning) merefleksikan harga saham secara penuh menyiratkan terdapat informasi lain yang dapat digunakan untuk berinvestasi. Penelitian bertujuan mencari alternatif informasi non laba (earning) dalam berinvestasi dengan menguji (1) hubungan sinyal-sinyal fundamental (account receivable, inventory, gross margin, sales and administrative expeneses, effective tax rate, labor force dan capital expenditure) terhadap return saham , dan (2) informasi komponen arus kas (operating cash flows,investing cash flows dan financing cash flows) terhadap return saham. Penelitian ini dilakukan pada Bursa Efek Indonesia (IDX) dengan menggunakan data sekunder. Penyampelan dilakukan secara purposif dengan menggunakan data sebelum dan sesudah kovergensi IFRS dari 2009-2015 untuk menemukan bukti empiris setelah adanya konvergensi IFRS. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis linear berganda. Hasil yang diperoleh dari dua hasil regresi menunjukkan bahwa hubungan sinyal fundamental dan informasi arus kas terhadap return saham sebelum konvergensi IFRS memiliki hubungan yang signifikan khususnya pada variabel sinyal fundamental seperti inventory, gross margin, sales and administrative expenses dan capital expenditure dan informasi arus kas tidak memiliki hubungan yang signifikan. Sementara hasil diperoleh setelah Konvergensi IFRS hanya memperlihatkan dua variabel sinyal fundamental yang memiliki hubungan yang signifikan yaitu inventory dan sales and administrative expenses.
Prediksi Financial Distres Dengan Menggunakan Informasi Fundamental (Studi Pada Perusahaan Property Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) Ramly -; Linda Arisanty Razak; Sitti Sulaeha; Asriani Hasan
Tangible Journal Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Tri Dharma Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47221/tangible.v4i2.76

Abstract

Tujuan penelitian memprediksi financial distres dengan menggunakan informasi fundamental yaitu dengan menguji hubungan antara currrent ratio (CR), debt to equity ratio (DER), return on asset (ROA), inventory turnover (ITO) terhadap financial distres. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan mulai tahun 2014 hingga tahun 2018. Teknik perhitungan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Altman dan perhitungan rasio keuangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel currrent ratio (CR), debt to equity ratio (DER), return on asset (ROA) memiliki hubungan yang signifikan terhadap financial distres sementara inventory turnover (ITO) memperoleh hasil yang tidak signifikan.
Pengukuran Political Connection Dalam Penelitian Akuntansi Pasar Modal Ramly .; St Haerani; Yohanes Rura; Sarifuddin Rasyid
Tangible Journal Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Tri Dharma Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47221/tangible.v5i1.116

Abstract

Tujuan penelitian mengekplorasi pengukuran koneksi politik disetiap penelitian akuntansi pasar modal. Penelitian menggunakan studi literatur, yaitu menggunakan artikel selama 20 tahun terakhir untuk mengungkap dan membandingkan pengukuran yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan koneksi politik dengan pengukuran dummy lebih sering digunakan dalam penelitian akuntansi di pasar modal.
PERBANDINGAN KETEPATAN PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS ANTARA MODEL ALTMAN Z-SCORE DENGAN MODEL ZMIJEWSKI X- SCORE Ramly Ramly; Amilia Amilia Amilia
Tangible Journal Vol 8 No 1 (2023): Vol. 8 No.1 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Tri Dharma Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/tangible.v8i1.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model prediksi yang paling akurat antara model Altman (Z-Score) dan Zmijewski (X-Score) dalam Memprediksi Financial Distress perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2019-2020. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan yang di publikasikan di bursa efek Indonesia yang dapat di akses melalui situs www.idx.co.id. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2019-2021. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunkan teknik proposive sampling sehingga didapat 53 perusahaan yang akan dijadikan sampel. Penelitian ini membandingkan score dua model prediksi. Hasil penelitian ini menunjukkan model Altman lebih akurat memprediksi financial distress dengan score 66.04 %, dibandingkan dengan model Zmijewski dengan score 49.06% .
PERBANDINGAN KETEPATAN PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS ANTARA MODEL ALTMAN Z-SCORE DENGAN MODEL ZMIJEWSKI X- SCORE Ramly Ramly; Amilia Amilia Amilia
Tangible Journal Vol 8 No 1 (2023): Vol. 8 No.1 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIE Tri Dharma Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/tangible.v8i1.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model prediksi yang paling akurat antara model Altman (Z-Score) dan Zmijewski (X-Score) dalam Memprediksi Financial Distress perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2019-2020. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan yang di publikasikan di bursa efek Indonesia yang dapat di akses melalui situs www.idx.co.id. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2019-2021. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunkan teknik proposive sampling sehingga didapat 53 perusahaan yang akan dijadikan sampel. Penelitian ini membandingkan score dua model prediksi. Hasil penelitian ini menunjukkan model Altman lebih akurat memprediksi financial distress dengan score 66.04 %, dibandingkan dengan model Zmijewski dengan score 49.06% .
Penggunaan Artificial Intelligence dalam Pelaksanaan Audit oleh Kantor Akuntan Publik A Systematic Literature Review Muh Risnandar; Muchriana Muchran; Ramly Ramly
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v5i01.3087

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam profesi audit, khususnya melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). AI menawarkan kemampuan analisis data skala besar, otomatisasi prosedur audit, serta peningkatan efisiensi dan kualitas audit. Namun, hasil penelitian terdahulu menunjukkan temuan yang beragam terkait efektivitas penerapan AI dalam audit, baik dari sisi manfaat maupun tantangan implementasinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis perkembangan penelitian mengenai penggunaan Artificial Intelligence dalam pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik, mengidentifikasi bentuk dan jenis pemanfaatannya, serta menganalisis manfaat dan tantangan yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA terhadap artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI telah dimanfaatkan dalam berbagai tahapan audit, mulai dari perencanaan berbasis risiko, pengujian pengendalian internal, prosedur substantif, deteksi kecurangan dan continuous auditing. Pemanfaatan AI terbukti mampu meningkatkan efisiensi waktu, memperluas cakupan pengujian hingga seluruh populasi data, serta mendukung peningkatan kualitas audit. Namun demikian, efektivitas penerapan AI sangat dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia auditor, kompetensi teknologi, dukungan infrastruktur,kerangka regulasi dan etika profesi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Artificial Intelligence sebaiknya diposisikan sebagai alat pendukung pengambilan keputusan auditor, bukan sebagai pengganti pertimbangan profesional. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur audit berbasis teknologi serta kontribusi praktis bagi KAP dan regulator dalam menghadapi transformasi digital.