Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tradisi Manulangi Natua- Tua Perantau Batak Toba Desa Sialang Baru Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak Provinsi Riau Nadeak, Rachel Tree Anggun; Suharti, Suharti
Ethnography : Journal of Cultural Anthropology Vol 3, No 1 (2024): Vol 3, No 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/ethnography.v3i1.4262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk prosesi Manulangi Natua-tua perantau Batak Toba, Desa Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak. Tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui dan melihat bagaimana fungsi dan makna dari manulangi natua-tua pada masyarakat Batak Toba perantau. Tradisi manulangi di lingkungan sosial yang heterogen akan mengakibatkan perbedaan tradisi dalam upacara manulangi tradisional Batak Toba karena interaksi antara kelompok- kelompok sosial yang berbeda tradisinya. Penelitian ini menggunakan studi kualitatif yang menggambarkan kehidupan orang Batak Toba secara faktual dalam kehidupan berkeluarga, penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui pengamatan dan wawancara. Teori Fenomenologi Edmund Husserl dengan didukung konsepisasi menjadi pisau teori penelitian. Hasilnya, tradisi manulang memiliki makna sebagai bentuk penghormatan dan balasan budi seorang anak terhadap orang tua karena telah berhasil membesarkan anaknya. Tradisi ini telah menjadi salah satu dari rangkaian tradisi yang divalidasi dan disetujui oleh masyarakat suku Batak Toba itu sendiri.
Perubahan Tradisi Mangupa-Upa: Budaya Batak Toba di Desa Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Provinsi Riau Nadeak, Rachel Tree Anggun; Endrizal, Endrizal
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7983

Abstract

Penelitian ini membahas tentang "Perubahan Tradisi Mangupa-upa: Budaya Batak Toba Di Desa Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Provinsi Riau". Mangupa-upa adalah sebuah tradisi masyarakat Batak Toba yang berarti untuk memberkati. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana bentuk perubahan dalam pelaksanaan tradisi Mangupa-upa yang dahulu dengan yang sekarang dan faktor apa yang melatarbelakangi terjadinya perubahan pada tradisi Mangupa-upa pada masyarakat Batak Toba di Desa Sialang Baru. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perubahan dari J.L Gillin dan J.P Gillin. Metode yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah tradisi Mangupa-upa dalam masyarakat Batak Toba di Desa Sialang Baru, mengalami perubahan pelaksanaan. Temuan pertama pada penelitian ini adalah Mangupa-upa tidak lagi dipraktikkan sebagai bentuk pemulihan tondi, melainkan sebagai bentuk ucapan syukur, pemberian pasu-pasu (berkat), dan poda (nasihat). Selain itu terdapat juga pergeseran peran hula-hula kepada orang tua atau keluarga terdekat, penyederhanaan penggunaan benda-benda adat seperti ulos, dekke simudur-udur (ikan mas arsik), boras sipir ni tondi, saek sitio-tio, dan tikar pandan,  serta fleksibilitas waktu pelaksanaan yang tidak lagi berpatokan pada panakok mata ni ari (saat mata hari akan naik). Temuan kedua yaitu faktor penyebab terjadinya perubahan pada tradisi Mangupa-upa, pada masyarakat Batak Toba yang berada di Desa Sialang Baru, faktor penyebab terjadinya perubahan tersebut karena migrasi, perubahan benda material, dan difusi akibat lingkungan masyarakat yang majemuk di Desa Sialang Baru.