Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memperkuat Identitas Budaya Melalui Pengajaran Bahasa Arab dalam Konteks Lokal di Desa Klatakan, Situbondo Laili Mas Ulliyah Hasan; Dewien Nabielah Agustin; Muhammad Tareh Aziz
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma)
Publisher : Universitas Darunnajah, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/bisma.v2i1.187

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengimplementasikan program pengajaran Bahasa Arab dalam memperkuat identitas budaya masyarakat Desa Klatakan, Situbondo, dengan mengadopsi pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan melibatkan tiga tahap utama. Pertama, studi lapangan dengan melakukan observasi partisipan untuk mengamati secara langsung implementasi program di lapangan. Kedua, wawancara mendalam dengan peserta program dan pemangku kepentingan lokal, seperti tokoh masyarakat dan guru pengajar, guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman dan persepsi mereka terhadap program. Terakhir, analisis isi digunakan untuk mengeksplorasi dan memahami persepsi, pengalaman, serta dampak program terhadap pemahaman dan apresiasi terhadap budaya Arab serta identitas budaya lokal. Dengan menggunakan kombinasi metode ini, diharapkan penelitian ini mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana pengajaran Bahasa Arab dapat memperkuat identitas budaya lokal di Desa Klatakan, Situbondo. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga dan implikasi praktis yang relevan dalam pengembangan program pendidikan bahasa dan pelestarian budaya di tingkat lokal, serta mendukung upaya untuk memperkokoh identitas budaya masyarakat setempat.
Fenomenologi Bahasa Komunitas Kampung Arab (Studi Kasus Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Bahasa Arab di Ampel Surabaya): Phenomenology of Arabic Village Community Language (Case Study of Code Switching and Arabic Conversation Code Mixing in Ampel Surabaya) Dewien Nabielah Agustin
MUMTAZA Journal of Arabic Teaching, Arabic Linguistic and Literature Vol 1 No 1 (2021): Mumtaza: Journal of Arabic Teaching, Arabic Linguistic, and Literature
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Bahasa Arab dan Dakwah Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65799/mumtaza.v1i1.27

Abstract

The language of the Arab community is unique when it comes to the style of language and how people interact. People of Arab ethnic descent are generally classified as bilingual societies. They mastered the first language (B1) regional language and the second language (B2) Arabic. This study aims to determine the speech used by the ethnic community of Arab descent Ampel in the city of Surabaya. The approach used in this research is a qualitative approach. In this study it can be concluded that first, the form of code switching in Arab community communication includes code switching from Arabic to Indonesian and code switching from Indonesian to Arabic; Second, the form of code mixing is the insertion of words, phrases and clauses; Third, the factors that cause code switching and code mixing are the speaker, the interlocutor, the presence of a third speaker, the mode of conversation and the topic of discussion; Fourth, the purpose and function of code switching and code mixing in Arab community communication is to familiarize the atmosphere, evoke a sense of humor, look prestigious, respect the interlocutor and tell secrets.