Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Sifat Keterbasahan pada Material Slumpring Bambu dengan Metode Pengukuran Sudut Kontak Permukaan Ahmad, Yusuf; Kusumaningtyas, Indraswari; Parikesit, Gea Oswah Fatah
Journal of Mechanical Design and Testing Vol 6, No 1 (2024): Articles
Publisher : Department of Mechanical and Industrial Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmdt.97743

Abstract

Slumpring merupakan istilah dalam Bahasa Jawa untuk pelepah yang menyelubungi ruas batang bambu. Salah satu pemanfaatan slumpring ini ditemukan pada alat musik bundengan. Sebelum dimainkan oleh musisi, biasanya bundengan dilakukan proses perendaman untuk menghasilkan bunyi yang enak didengar. Selain itu zaman dahulu bundengan ini juga dimanfaatkan sebagai tudung pelindung hujan oleh penggembala bebek. Hal ini membuat interaksi slumpring dan air terlihat unik. Dari informasi tersebut menimbulkan sebuah dugaan bahwa slumpring memiliki dua sifat keterbasahan yaitu hidrofilik berdasarkan perlakuan oleh musisi terhadap bundengandanhidrofobik berdasarkan pemanfaatan bundengan oleh penggembala bebek. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan dugaan tersebut dengan menganalisis sudut kontak pada dinding luar dan dinding dalam slumpring. Tidak hanya itu, penelitian ini juga mengukur sudut kontak yang terjadi pada area tengah dan tepi slumpring. Penelitian ini menggunakan peralatan sederhana dan telepon cerdas untuk merekam citra sudut kontak. Analisis citra yang dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak ImageJ. Hasilnya kedua dinding dengan masing-masing sisinya ternyata memiliki sifat hidrofilik. Sudut kontak dinding luar area tengah dan tepi bernilai 60,4±8,4° dan 60,7±12,4° sedangkan sudut kontak dinding dalam area tengah dan tepi bernilai 42,1±9,7° dan 47,5±1,2°.
Design and development of a low-cost two-point bending tester for bamboo culm sheaths Kusumaningtyas, Indraswari; Wirabuana, Jalu Akbar; Baharsyah, Al Hafid; Parikesit, Gea Oswah Fatah
Prosiding SNTTM Vol 23 No 1 (2025): SNTTM XXIII October 2025
Publisher : BKS-TM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71452/y4ket639

Abstract

Sound generation in musical instruments depends on the instrument’s material properties. This is not yet completely understood for the bundengan musical instrument because the material properties of the bamboo culm sheath (slumpring in Javanese) that covers the bundengan’s woven structure are unknown. The dominant vibration mode of the bundengan is transversal; thus, the bending modulus of elasticity is required. Bamboo culm sheaths are thin, lightweight, and relatively fragile, so they must be characterised by a bending tester that can deliver a small enough force at a constant deflection rate. This is essential to obtain sufficient data within the material’s elastic region before the bamboo culm sheath breaks. It was observed that there are similarities between the structure of bamboo culm sheaths and corrugated paperboard. Therefore, a two-point bending tester was designed and developed based on the bending test standards of paper and paperboard. The design process comprises needs identification, design specification, and conceptual, preliminary, and detailed design. A prototype was then developed, calibrated, and tested. Tests with specimens made from thin aluminium plates gave a bending modulus of 75.15±5.90 GPa and 74.59±2.55 GPa for deflection angles of 5.4° and 15.3°, respectively. This indicates that the two-point bending tester can perform repeated tests with relatively good precision and accuracy, so that it can be further used to test bamboo culm sheaths.