Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN STRESS LEVEL, PICKY EATING BEHAVIOR, AND PHYSICAL ACTIVITY ON BODY MASS INDEX AMONG ADOLESCENT GIRLS Fitriani, Dyah Ayu; Rofiasari, Linda; Yati, Asri Fitri; Ariani, Antri
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 16 No. 2, Juli 2025
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v16i2.1842

Abstract

Background: Adolescence is a critical developmental period marked by significant physical, psychological, and social changes. An imbalance between energy intake and expenditure during this stage can lead to nutritional disorders, including underweight and overweight conditions. This study aimed to analyze the relationship between stress levels, picky eating behavior, and physical activity with Body Mass Index (BMI) among adolescent girls in Bandung Regency. Methods: This quantitative study employed a cross-sectional design involving 106 randomly selected high school female students. Data were collected using standardized questionnaires to assess stress levels (DASS-42), picky eating behavior (modified CEBQ), and physical activity (PAQ-A), along with direct anthropometric measurements to calculate BMI. Multivariate logistic regression analysis was used. Results: Stress level (p = 0.012; OR = 3.13), picky eating behavior (p = 0.003; OR = 5.42), and physical activity (p = 0.018; OR = 0.29) were significantly associated with BMI status. The findings highlight that a combination of stress, eating behavior, and physical activity plays a crucial role in influencing the nutritional status of adolescent girls. Conclusion: A comprehensive approach involving education, nutritional counseling, and promotion of active lifestyles is highly recommended within the school environment. Keywords: Adolescents, Body Mass Index, Physical activity, Picky Eating, Stress level
Harapan Ibu Postpartum Riwayat Rupture Perineum terhadap Pelayanan Kebidanan: Studi Kualitatif Montessori, Yolanda; Pratiwi, Dian Ika; Ose Payon, Hearty Efifania; Yati, Asri Fitri; Rahayu, Ngaisah Tri; Hannisa, Silvia Finida
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8921

Abstract

Rupture perineum dapat meningkatkan permasalahan tidak hanya berupa permasalahan fisik, tetapi juga permasalahan psikologis, sosial, dan juga seksual. Kondisi ini tentunya dapat mempengaruhi interaksi antara ibu dan bayi, proses menyusui, interaksi ibu dengan lingkungan sosial, aktifitas seksual, dan psikologis ibu postpartum. Dukungan dan pelayanan kebidanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan kepada ibu postpartum lebih rendah dibandingkan dengan dukungan dan pelayanan pada masa kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahui harapan ibu postpartum dengan riwayat rupture perineum terhadap pelayanan kebidanan. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sebanyak 9 ibu postpartum 1 – 3 bulan dengan riwayat rupture perineum diwawancarai secara semi terstruktur menggunakan teknik purposive sampling. Triangulasi sumber dan triangulasi pengumpulan data digunakan untuk menilai keabsahan data. Dua tema besar muncul dalam penelitian ini, yaitu “harapan dalam pemberdayaan diri” dan “harapan pada tenaga kesehatan”. Penelitian dapat disimpulkan ibu postpartum berharap adanya pemberdayaan diri pada masa postpartum dari tenaga kesehatan agar dapat menjalani masa postpartum dengan sehat dan nyaman dari berbagai aspek, baik aspek fisik maupun psikologis. Selain itu diharapkan ada kolaborasi antar profesi untuk penanganan masalah yang berkaitan dengan rupture perineum.