Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Inspiratif Pendidikan

ANALISIS KESULITAN MENGHAFAL AL-QURAN JUZ 30 PADA PESERTA DIDIK TAMAN PENDIDIKAN AL-QURAN (TPQ) MADIN DARUSSALAM KECAMATAN ADILUWIH Oktavia, Della; Ainal Gani; Evi Febriani
Inspiratif Pendidikan Vol 15 No 1 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menghafal Al-Qur’an Juz 30 sering dianggap mudah karena berisi ayat-ayat pendek, namun pada kenyataannya banyak peserta didik yang masih mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan, faktor penyebab, serta strategi guru tahfiz dalam mengatasi kesulitan menghafal Al-Qur’an pada peserta didik TPQ Madin Darussalam Kecamatan Adiluwih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi yang dilakukan pada Desember 2025 – Januari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surah-surah awal di Juz 30 seperti An-Naba', An-Nazi’at, Al-Muthaffifin, dan At-Takwir memiliki tingkat kesulitan yang  paling tinggi disebabkan karena kemiripan ayat atau lafaz yang serupa, menurunnya konsentrasi akibat kelelahan dan penguasaan tajwid-makhraj yang lemah. Faktor internal yang memengaruhi kesulitan hafalan, seperti motivasi yang tidak stabil, rasa malas, muraja'ah yang tidak konsisten, dan kemampuan membaca Al-Qur’an yang belum baik. Sementara itu faktor eksternal, seperti lingkungan yang tidak kondusif, manajemen waktu yang kurang baik, penggunaan handphone berlebihan, dan kurangnya dukungan orang tua. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dengan pemberian motivasi peserta didik, menerapkan metode talaqqi, muraja’ah, dan tasmi’, pengaturan waktu belajar, penguatan dukungan orang tua dan peningkatan kualitas lingkungan yang nyaman dan kondusif
PEMBELAJARAN PAI SEBAGAI SARANA INTEGRASI NILAI-NILAI AGAMA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL Amelia, Devi; Ainal Gani; Evi Febriani
Inspiratif Pendidikan Vol 15 No 1 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Islamic Religious Education (PAI) learning as a means of integrating religious values ​​in character building for students in the digital era at SMAN 1 Tumijajar, Tulang Bawang Barat. The study used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the integration of religious values ​​is implemented systematically through learning materials, collaborative methods, the use of digital media (YouTube, Instagram, and TikTok), and the familiarization of school culture through the "Jumat Seroja" program. PAI teachers act as facilitators and role models in internalizing religious values, responsibility, discipline, cooperation, and social awareness. This integration not only touches the cognitive domain, but also the affective and psychomotor domains through habituation and critical reflection on digital phenomena. These findings confirm that adaptive and contextual PAI learning contributes significantly to shaping students' religious character and digital ethics, although its success still requires synergy between schools and families.