Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kajian Isytiqaq Dalam Memahami Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir Zurnafida; Mohamad Sobirin
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.701

Abstract

Artikel ini membahas tentang pentingnya isytiqaq dalam memahami Al-Quran dan Tafsir, yang meliputi pembehasan tentang pengertian isytiqaq, jenis-jenisnya (isytiqaq sughra, kabir, akbar, dan kubbar), serta bagaimana isytiqaq digunakan dalam pemahaman ilmu Al-Quran dan tafsir. Kajian ini menggunakan pedekatan kualitatif dengan menggunakan metode kajian pustaka. Hasil penelitian menjelaskan bahwa isytiqaq adalah proses pembentukan kata dengan cara mengubah bentuk kata dasarnya, yang memungkinkan terciptanya kata-kata baru dengan makna yang terkait. Isytiqaq sangat penting dalam pemahaman Al-Quran karena membantu untuk memahami makna-makna dalam teks secara lebih mendalam, kontekstual, dan akurat.
ANALISIS IMPLEMENTASI PARADIGMA INTEGRASI ILMU PENGETAHUAN DI PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM: (Kajian Terhadap Karya Akademik Mahasiswa di UIN Walisongo) Machrus; Yusriyah; Mohamad Sobirin; Mishbah Khoiruddin Zuhri
Jurnal Theologia Vol. 30 No. 2 (2019)
Publisher : The Faculty of Islamic Theology and Humanities, UIN Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/teo.2019.30.2.25455

Abstract

The change from the State Islamic Institute (IAIN) Walisongo to the State Islamic University (UIN) Walisongo has influenced the scientific paradigm. The scientific fields taught and developed by UIN Walisongo are increasingly diverse so that a new paradigm is needed, which is reflected in the vision of UIN Walisongo, namely ‘Leading Islamic Research University Based on the Unity of Science for Humanity and Civilisation in 2038’. The consequence of the vision requires all stakeholders at UIN Walisongo to be involved in realising it, so the understanding of UIN Walisongo's vision must be lived by the entire academic community, including students. This study aims to determine the extent to which students of UIN Walisongo understand the vision of UIN Walisongo. This research is a qualitative research with an interview and field study approach. The results of this study indicate that students of UIN Walisongo understand the vision with the following details: 60% of students use the strategy of local wisdom, 30% of students use the strategy of humanisation of Islamic sciences, and 10% of students use the strategy of spiritualisation of general sciences.
ANALISIS IMPLEMENTASI PARADIGMA INTEGRASI ILMU PENGETAHUAN DI PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM: (Kajian Terhadap Karya Akademik Mahasiswa di UIN Walisongo) Machrus; Yusriyah; Mohamad Sobirin; Mishbah Khoiruddin Zuhri
Jurnal Theologia Vol. 30 No. 2 (2019)
Publisher : The Faculty of Ushuluddin and Humanities, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/teo.2019.30.2.25455

Abstract

The change from the State Islamic Institute (IAIN) Walisongo to the State Islamic University (UIN) Walisongo has influenced the scientific paradigm. The scientific fields taught and developed by UIN Walisongo are increasingly diverse so that a new paradigm is needed, which is reflected in the vision of UIN Walisongo, namely ‘Leading Islamic Research University Based on the Unity of Science for Humanity and Civilisation in 2038’. The consequence of the vision requires all stakeholders at UIN Walisongo to be involved in realising it, so the understanding of UIN Walisongo's vision must be lived by the entire academic community, including students. This study aims to determine the extent to which students of UIN Walisongo understand the vision of UIN Walisongo. This research is a qualitative research with an interview and field study approach. The results of this study indicate that students of UIN Walisongo understand the vision with the following details: 60% of students use the strategy of local wisdom, 30% of students use the strategy of humanisation of Islamic sciences, and 10% of students use the strategy of spiritualisation of general sciences.
Rancang Bangun Sistem Deteksi Kebakaran Real-Time Berbasis IoT di MAN 1 Kabupaten Serang Dede Ikhsan; Ecih; Mohamad Sobirin; Saepul Anwar; Ulumuddin; Widyaningsih; Muhammad Fauzi Firdaus
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): SINTAK-MAS Sinergi Teknologi dan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sintak-mas.v1i2.54964

Abstract

Lingkungan sekolah menyimpan banyak peralatan elektronik dan dokumen penting, sehingga apabila terjadi kebakaran tanpa deteksi awal, kerugian yang ditimbulkan dapat berdampak lebih besar. Berdasarkan observasi tim pengusul di MA Negeri 1 Kabupaten Serang, sekolah belum memiliki sistem otomatis yang mampu memberikan peringatan secara cepat dan akurat jika terjadi peningkatan suhu, asap, atau nyala api. Sebagai solusi, tim pengusul dari Program Studi Sistem Komputer (S1) Universitas Pamulang Kampus Kota Serang mengusulkan pengembangan Sistem Peringatan Dini Kebakaran  berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini akan memanfaatkan sensor DHT22 untuk memantau suhu, sensor MQ-2 untuk mendeteksi asap, dan Flame Sensor untuk mendeteksi api. Ketiga sensor ini akan terhubung ke mikrokontroler yang kemudian mengirimkan data secara real-time ke server cloud melalui koneksi WiFi. Jika ambang batas terlampaui, sistem akan mengaktifkan buzzer, menghidupkan relay untuk mengontrol alat elektronik, dan mengimplementasikan relay pulsing dengan interval tiga detik ON/OFF pada kondisi danger, juga mengirimkan notifikasi melalui web monitoring dan telegram. Dengan adanya sistem ini, pihak sekolah akan lebih siap dalam menghadapi risiko kebakaran berupa evakuasi dini dan dapat mengurangi dampak buruknya secara signifikan.