Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengalaman Komunikasi Dialogis Para Guru dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pendidikan: Teachers' Dialogic Communication Experiences in Improving the Quality of Educational’s Service Ismanto, Heri; Antony, Rian; Mulyatno, Carolus Borromeus
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i1.22323

Abstract

Komunikasi dialogis merupakan salah satu pilar penting pelaksanaan layanan pendidikan. Praktik komunikasi dialogis di sekolah perlu diapresiasi dan diorientasikan pada pengembangan layanan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengalaman para guru dalam melaksanakan komunikasi dialogis dalam melaksanakan layanan pendidikan yang berkualitas. Metode pengumpulan data menggunakan platform google form. Data-data terkait pengalaman para guru di salah satu sekolah swasta di kabupaten Semarang dalam melaksanakan komunikasi dialogis dianalisis dengan menggunakan kerangka teori Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa para guru melaksanakan komunikasi dialogis dengan jujur, aktif, terbuka, dan saling menghargai demi terwujudnya iklim kehidupan bersama dan kerjasama yang kondusif. Para guru menyadari makna komunikasi dialogis untuk pengembangan diri, pelaksanaan tugas dan pengembangan lembaga. Masih sangat sedikit guru yang menghubungkan pengalaman komunikasi dialogis dengan pendampingan siswa dan pelaksanaan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Management sekolah perlu memfasilitasi pembiasaan komunikasi dialogis antar guru untuk mengembangkan panggilan guru dalam mendampingi setiap siswa.
MAKNA REGULASI DIRI DALAM PENGALAMAN AGEN PEMULIHAN PROGRAM INTERVENSI BERBASIS MASYARAKAT: STUDI FENOMENOLOGI Fadhila, Aisya; Ismanto, Heri; Yulianti, Padmi
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2026): Vol 9, No 3 Mei 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i3.31203

Abstract

Drug abuse in Indonesia demands empowerment-based handling strategies through the Community-Based Intervention (IBM) Program. Recovery agents face complex challenges, requiring strong self-regulation to maintain work effectiveness and psychological resilience. This study explores the meaning of self-regulation within the lived experiences of recovery agents using a phenomenological approach. Three participants were purposively selected from Gayamsari Sub-district, Semarang City, with at least one year of active involvement and direct mentoring experience. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and analyzed using phenomenological analysis supported by NVivo. The findings reveal three integrated dimensions of self-regulation: metacognition, motivation, and behavior. Recovery agents demonstrate goal setting, action evaluation, internalization of altruistic values, and adaptive strategies. Collaborative support from the National Narcotics Agency (BNN) and fellow agents strengthens individual self-regulation capacity. This study contributes theoretically to understanding self-regulation in social work and offers practical implications for developing holistic training and sustained support systems.