Paul's principle of ministry was unique because he was different from the other apostles. One of these differences can be seen when he emphasized that as an evangelist he did not want to burden the churches he served. He was also firm in not accepting any reward for his preaching even though he was entitled to it. The purpose of this study is that the church has an important role in helping to liberate people and bring them to a prosperous life, including in the economic field. Using a descriptive qualitative method, it can be concluded that it is important for the church to understand the biblical principles of entrepreneurship. Acts 18 shows that the apostle Paul is an example of an evangelist and entrepreneur who provides lessons on creativity, innovation, and hard work in overcoming economic challenges. The implication is that the church should provide clear teaching on the principles of economic ethics and business morals and model the application of entrepreneurial principles inspired by Paul.AbstrakPrinsip pelayanan Paulus sangat unik karena ia berbeda dengan rasul-rasul yang lain. Salah satu perbedaan ini bisa dilihat ketika ia menegaskan bahwa sebagai seorang penginjil ia tidak mau membebani jemaat yang dilayani. Ia juga tegas untuk tidak menerima imbalan apapun atas pemberitaan Injil yang dilakukannya meskipun sebenarnya ia berhak untuk itu. Tujuan dari penelitian ini gereja memiliki peran penting dalam membantu membebaskan manusia dan membawa mereka ke kehidupan yang sejahtera, termasuk dalam bidang ekonomi. Mengunakan metode kualitatif deskritif maka dapat disimpulkan bahwa Penting bagi gereja untuk memahami prinsip-prinsip alkitabiah tentang kewirausahaan. Kisah Para Rasul 18 menunjukkan bahwa rasul Paulus adalah contoh penginjil dan wiraswasta yang memberikan pelajaran tentang kreativitas, inovasi, dan kerja keras dalam mengatasi tantangan ekonomi. Implikasinya adalah gereja harus memberikan pengajaran yang jelas mengenai prinsip-prinsip etika ekonomi dan moral bisnis serta memberikan teladan dalam penerapan prinsip-prinsip kewirausahaan yang diilhami oleh Paulus.