Goni, Moody Daniel
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemahaman Tentang Ibadah yang Sejati Menurut Roma 12:1 Terhadap Pertumbuhan Iman Remaja Kowal, Roike Roudjer; Goni, Moody Daniel; Salone, Wahyuni
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 1 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.905 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v1i1.178

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara kuantitatif pengaruh pemahaman tentang ibadah menurut Roma 12:1 terhadap pertumbuhan iman remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman tentang ibadah yang sejati menurut Roma 12:1 memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan iman remaja Kristen. Jika thitung lebih besar dari ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak, sebaliknya jika thitung lebih kecil dari ttabel maka Ho diterima dan Ha ditolak. Hasil perhitungan thitung sebesar 8.735 dan lebih besar dari ttabel yang bernilai 2.021, maka Ha diterima dan Ho ditolak, atau dengan kata lain menolak hipotesis nol (Ho) dan menerima hipotesis alternatif (Ha) untuk pengujian kedua variabel penelitian ini. Uji koefisien determinan menunjukkan seberapa besar pengaruh yang diberikan oleh variabel Ibadah yang Sejati (X) terhadap variabel Pertumbuhan Iman (Y). Nilai KD yang diperoleh adalah 0.668 atau 66,.8% (dibulatkan menjadi 67%), Sehingga dapat ditafsirkan bahwa variabel bebas (Ibadah yang Sejati) memiliki pengaruh sebesar 67% terhadap variabel Y (Pertumbuhan Iman), yang selebihnya (33%) dipengaruhi oleh faktor atau variabel yang lain.
Tinjauan Kewirausahaan Menurut Kisah Para Rasul 18:3 untuk Menunjang Pelayanan Hamba Tuhan Masa Kini Karamoy, Ilona Olvy; Goni, Moody Daniel; Alexander, Abiyah Elia
DIDASKO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 4, No 1 (2024): Teologi dan Pendidikan Kristen (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Diaspora Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52879/didasko.v4i1.112

Abstract

Paul's principle of ministry was unique because he was different from the other apostles. One of these differences can be seen when he emphasized that as an evangelist he did not want to burden the churches he served. He was also firm in not accepting any reward for his preaching even though he was entitled to it. The purpose of this study is that the church has an important role in helping to liberate people and bring them to a prosperous life, including in the economic field. Using a descriptive qualitative method, it can be concluded that it is important for the church to understand the biblical principles of entrepreneurship. Acts 18 shows that the apostle Paul is an example of an evangelist and entrepreneur who provides lessons on creativity, innovation, and hard work in overcoming economic challenges. The implication is that the church should provide clear teaching on the principles of economic ethics and business morals and model the application of entrepreneurial principles inspired by Paul.AbstrakPrinsip pelayanan Paulus sangat unik karena ia berbeda dengan rasul-rasul yang lain. Salah satu perbedaan ini bisa dilihat ketika ia menegaskan bahwa sebagai seorang penginjil ia tidak mau membebani jemaat yang dilayani. Ia juga tegas untuk tidak menerima imbalan apapun atas pemberitaan Injil yang dilakukannya meskipun sebenarnya ia berhak untuk itu. Tujuan dari penelitian ini gereja memiliki peran penting dalam membantu membebaskan manusia dan membawa mereka ke kehidupan yang sejahtera, termasuk dalam bidang ekonomi. Mengunakan metode kualitatif deskritif maka dapat disimpulkan bahwa Penting bagi gereja untuk memahami prinsip-prinsip alkitabiah tentang kewirausahaan. Kisah Para Rasul 18 menunjukkan bahwa rasul Paulus adalah contoh penginjil dan wiraswasta yang memberikan pelajaran tentang kreativitas, inovasi, dan kerja keras dalam mengatasi tantangan ekonomi. Implikasinya adalah gereja harus memberikan pengajaran yang jelas mengenai prinsip-prinsip etika ekonomi dan moral bisnis serta memberikan teladan dalam penerapan prinsip-prinsip kewirausahaan yang diilhami oleh Paulus.