p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Life Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Life Science

Pengaruh Metode Pembelajaran dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Kimia untuk Biologi Chevi Ardiana Rusmawan; Sri Mulyaningsih; Indra Dodo Saputra; Tsaltsa Nur Aula Fajriah; De Budi Irwan Taofik
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v6i2.1531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Instrumen yang digunakan untuk mempelajari hasil tes pilihan ganda dan digunakan untuk gaya belajar visual adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar siswa diberikan metode pembelajaran ekspositori pada Pembelajaran Tinggi siswa yang diberikan metode pembelajaran konvensional. (2) terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dan gaya belajar visual. (3) hasil penelitian dan mahasiswa IPA yang memiliki gaya belajar visual dan metode pembelajaran yang diberikan pembelajaran ekspositori lebih tinggi daripada mahasiswa yang diberikan pembelajaran metode pembelajaran konvensional. (4) hasil penelitian dan mahasiswa IPA yang memiliki gaya belajar visual rendah dan metode pembelajaran yang diberikan pembelajaran ekspositori lebih rendah dibandingkan dengan mahasiswa yang diberikan metode pembelajaran konvensional.
Perbandingan Kadar Klorofil dan Karotenoid pada Empat Varietas Daun Selada (Lactuca sativa L.) dengan Menggunakan Spektrofotometri UV-VIS Rizky Ardiansyah; Lida Amalia; Chevi Ardiana Rusmawan
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/lsciences.v7i1.2253

Abstract

Klorofil merupakan pigmen penting dalam proses fotosintesis, yang berfungsi untuk menyerap energi cahaya dan mengubahnya menjadi energi kimia. Selain klorofil, karotenoid juga berperan dalam memberikan warna pada daun dan melindungi tumbuhan dari kerusakan akibat sinar ultraviolet. Klorofil dan karotenoid juga memiliki fungsi sebagai antioksidan bagi tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) perbedaan kadar klorofil dan karotenoid pada empat varietas daun selada (Lactuca sativa L.) dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. 2) jenis varietas daun selada (Lactuca sativa L.) yang memiliki kandungan kadar klorofil dan karotenoid tertinggi. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2024 sampai dengan bulan Mei 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif pada satu jenis tumbuhan yaitu selada (Lactuca sativa L) dengan 4 varietas yaitu selada hijau (Lactuca sativa L. var. crispa), selada merah (Lactuca sativa L. var. crispa), selada romanie (Lactuca sativa L. var. longifolia) dan selada crisphead (Lactuca sativa L. var. capitata) dan 6 ulangan. Parameter yang diamati adalah kadar klorofil dan karotenoid pada daun dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan kadar klorofil dan karotenoid pada empat varietas daun selada. Dilihat dari parameter yang diteliti menggunakan uji ANOVA, kadar klorofil dan karotenoid daun menunjukkan perbedaan yang signifikan. Daun selada romanie merupakan daun yang memiliki kandungan kadar klorofil sebesar 9,85 mg/L dan karotenoid sebesar 191,35 μmol/L yang merupakan kadar tertinggi, dibandingkan varietas daun lainnya.
Analisis Hasil Uji Organoleptik dan Rendamen Selulosa Nata de Leri dari Leri Putih dengan Leri Merah Wilda Lidiani; Lida Amalia; Chevi Ardiana Rusmawan
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair rumah tangga, khususnya air cucian beras (leri), masih sering dianggap tidak berguna dan langsung dibuang, padahal mengandung karbohidrat, vitamin B kompleks, serta mineral seperti fosfor, mangan, dan zat besi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai media fermentasi untuk menghasilkan nata yang bernilai gizi dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil uji organoleptik dan rendemen selulosa Nata de Leri yang berasal dari air cucian beras putih dan beras merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan dua jenis leri yang berbeda (leri putih dan merah) masing-masing dengan 16 ulangan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan uji t (Independent Samples Test) untuk menguji perbedaan berdasarkan jenis leri. Uji organoleptik dilakukan pada 35 panelis menggunakan skala hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nata dari leri merah lebih disukai dalam aspek warna karena kandungan antosianinnya, sedangkan nata dari leri putih lebih unggul dalam aspek rasa, tekstur, dan aroma karena kandungan karbohidrat yang lebih tinggi dan proses fermentasi yang lebih optimal. Nata dari leri putih juga menghasilkan rendemen selulosa sebesar 22,61%, lebih tinggi dibandingkan nata dari leri merah. Dapat disimpulkan bahwa jenis leri sebagai substrat fermentasi berpengaruh terhadap hasil uji organoleptik dan rendemen selulosa nata yang dihasilkan. Temuan ini menunjukkan potensi pemanfaatan air cucian beras sebagai media fermentasi yang bernilai gizi dan ekonomi.