Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Science Techno Health Journal

Perbedaan Penyuluhan Metode Diskusi dengan Ceramah terhadap Pengetahuan Ibu Paritas I Tentang Pemberian Makanan Tambahan pada Anak Usia 6 sampai 12 Bulan di Desa Trunuh Klaten Pradana, Riska; Suroso, Suroso
Science Techno Health Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku pemberian makanan tambahan tidak terlepas dari pengetahuan ibu tentang pemberian makanan tambahan. Walaupun ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi dengan bertambahnya umur, bayi yang sedang tumbuh memerlukan energi dan zat-zat gizi yang melebihi jumlah yang didapat dari ASI. Makanan tambahan harus diberikan pada umur yang tepat sesuai kebutuhan dan daya cerna bayi, Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penyuluhan metode diskusi dengan metode ceramah terhadap pengetahuan ibu paritas I tentang pemberian makanan tambahan pada anak usia 6 sampai 12 bulan di Desa Trunuh Kecamatan Klaten Selatan Kabupaten Klaten, Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Eksperimental dengan designe one group pretest posttest. Pada penelitian ini terdapat dua kelompok subyek yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan penyuluhan dengan metode diskusi dan kelompok pembanding yang mendapat penyuluhan dengan metode ceramah. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 48 responden, yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 24 ibu sebagai kelompok I dengan penyuluhan metode diskusi, sedangkan 24 ibu sebagai kelompok II dengan penyuluhan metode ceramah. Pembagian anggota kelompok I dan kelompok II dilakukan dengan menggunakan system random. Analisis data dilakukan dengan dua tahap, tahap pertama adalah analisis univariat, tahap kedua adalah analisis bivariat untuk melihat perbedaan penyuluhan metode diskusi dengan metode ceramah. Hasil penelitian ini adalah pada kelompok diskusi mayoritas responden dengan pretest cukup dan posttest baik sebanyak 8 responden (33.3%) dan nilai signifikansinya lebih dari 0,05 (p = 0,28 <0,05) yang berarti dapat disimpulkan terdapat peningkatan secara signifikan dan pada kelompok ceramah mayoritas responden dengan pretest cukup dan posttest cukup sebanyak 6 responden (25%) dan nilai signifikansinya lebih dari 0,05 (p = 0,826 <0,05) yang berarti dapat disimpulkan terdapat tidak peningkatan secara signifikan pada penyuluhan Metode Ceramah Terhadap Pengetahuan Ibu Paritas I Tentang Pemberian Makanan Tambahan Pada Anak Usia 6 Sampai 12 Bulan Di Desa Trunuh Klaten.
Gambaran Penggunaan Obat Hipertensi Pada Pasien Selama Puasa Ramadan Di Desa Jarum Kabupaten Klaten Pradana, Riska; Rani Tiara Desty; Dwi Subarti
Science Techno Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah masalah kesehatan global yang signifikan, terutama di Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat. Pada bulan Ramadan, pasien hipertensi menghadapi tantangan dalam pengelolaan tekanan darah karena perubahan pola makan dan aktivitas. Penelitian ini dilakukan di Desa Djarum, Kabupaten Klaten, untuk menggambarkan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi yang berpuasa dan tingkat kepatuhan mereka terhadap pengobatan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi, tingkat kepatuhan, dan kendala yang dihadapi pasien hipertensi selama puasa Ramadan di Desa Djarum, Kabupaten Klaten.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling. Sampel penelitian terdiri dari 30 pasien hipertensi yang menjalani puasa selama Ramadan di Desa Djarum. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis secara univariat.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah ACE Inhibitor (26,7%) dan Calcium Channel Blocker (23,3%). Sebagian besar pasien (60%) mengonsumsi obat sekali sehari, dengan waktu konsumsi terbanyak pada saat berbuka (83,3%) dan sahur (76,7%). Tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan menunjukkan 46,7% pasien memiliki kepatuhan tinggi, namun 16,7% mengalami kepatuhan rendah. Kendala utama yang dihadapi pasien adalah kurangnya pengetahuan tentang penggunaan obat (26,7%) dan lupa minum obat (23,3%).Simpulan: Penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi yang berpuasa di Desa Djarum menunjukkan variasi jenis obat dan pola konsumsi yang disesuaikan dengan waktu puasa. Edukasi dan dukungan medis sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan pasien dan mengurangi kendala yang dihadapi selama Ramadan.