Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Pengelolaan Sampah di Sekolah SMP Muhammadiyah 61 Tanjung Anom Aguansyah Maulana Siregar; Alwi Ridho; Fauzan Asyqarullah Ginting; Muhammad Syahputra; Natasya Putri Lika; Sri Wahdina Tanjung; Tengku Armita Chairiyah; Nisrina Nisrina
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v2i1.685

Abstract

This community service project aims to overcome the low level of environmental awareness and waste management practices among students at SMP Muhammadiyah 61 Tanjung Selamat. One class showed low levels of cleanliness, with students reluctant to keep the class clean and dispose of rubbish properly. The project conducts educational outreach programs that focus on identifying organic and inorganic waste, emphasizing the importance of proper waste disposal, and the existence of designated disposal sites. Involving a 30-minute session with a pre-test and post-test, this project succeeded in increasing students' understanding of organic and inorganic waste, showing a significant change from the minimal understanding before the intervention. These results emphasize the success of the extension program in increasing students' understanding of waste management, especially in the school environment. Recommendations include implementation of sustainable programs, involvement of parents, collaboration with relevant agencies, and regular monitoring and evaluation to ensure the sustainability of waste management efforts.
Pengaruh Shift Kerja Terhadap Stres Kerja Pada Perawat  Rumah Sakit Islam Malahayati Kecamatan Medan Petisah Fauzan Asyqarullah Ginting; Salianto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1347

Abstract

Shift kerja merupakan sistem penjadwalan yang penting untuk menjaga keberlangsungan pelayanan rumah sakit selama 24 jam, namun berpotensi menimbulkan stres kerja pada perawat. Berdasarkan wawancara dengan lima perawat yang bertugas secara bergiliran di ketiga shift tersebut, empat di antaranya mengaku mengalami gangguan awal yang mengarah pada gejala stres psikologis. Gejala tersebut meliputi lekas marah, mudah bosan, sulit berkonsentrasi, serta keluhan fisik seperti sakit kepala dan kelelahan yang lebih sering muncul setelah menjalani shift malam. Shift malam khususnya dianggap paling membebani karena mengganggu ritme sirkadian, waktu istirahat, dan kualitas tidur, serta menurunkan energi dan semangat kerja keesokan harinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh shift kerja terhadap tingkat stres kerja perawat di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 67 perawat diperoleh melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang menilai aspek stres fisiologis, psikologis, dan perilaku, kemudian dianalisis dengan uji ANOVA satu arah serta dilanjutkan Post Hoc LSD dan Games-Howell. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat stres kerja berdasarkan shift kerja (p = 0,015). Berbeda dengan anggapan umum yang menempatkan shift malam sebagai penyebab stres tertinggi, penelitian ini menemukan bahwa shift pagi dan siang justru memiliki rata-rata skor stres lebih tinggi dibandingkan shift malam. Distribusi tingkat stres menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori sedang (47,76%), diikuti stres berat (37,31%), dan stres ringan (14,93%). Kesimpulannya, shift kerja terbukti berpengaruh terhadap stres kerja perawat, namun tidak selalu shift malam yang menimbulkan tekanan tertinggi. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya perhatian manajemen rumah sakit dalam mengatur jadwal kerja agar beban kerja perawat lebih seimbang, sehingga kesejahteraan tenaga kesehatan dan mutu pelayanan tetap terjaga.