Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Harmonization in A Multicultural Society in Padangpanjang City Wulandari, Putri Wiyani; Endrizal
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 2024
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v3i2.414

Abstract

This research examines "Harmonization in a multicultural society in Padangpanjang city". The purpose of this research is to see what values the community holds firmly in order to harmonize the harmonization. The writing method used by the presenter is a qualitative method. The theory of multiculturalism becomes a dissection of the problems used by the presenter. The findings of this study indicate that the harmonization of religious communities in the middle of the city of Padangpanjang is still maintained despite the pressure of the Islamic majority.
Implikasi Kebijakan Revitalisasi Pasar terhadap Masyarakat Pasar Kota Padangpanjang Sumatera Barat Wulandari, Putri Wiyani; Oktayanty, Yetty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36816

Abstract

Pasar pusat Kota Padangpanjang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Perubahan pola konsumsi menyebabkan penurunan intensitas kunjungan dan transaksi di pasar tersebut. Pemerintah daerah merespons kondisi ini melalui kebijakan revitalisasi pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses perubahan sosial serta implikasinya terhadap masyarakat pasar Kota Padangpanjang. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive sampling yang meliputi pedagang, pengunjung, pengelola pasar, serta aparat pemerintah terkait. Analisis data menggunakan teori perubahan sosial Lauer dan konsep peranan pemerintah sebagai pendorong perubahan sosial menurut Chodak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi pasar merupakan proses perubahan sosial yang berlangsung bertahap dan bersifat ambivalen. Proses perubahan ditandai oleh lima bentuk pembaruan kebijakan. Implementasi kebijakan memberikan implikasi positif berupa penguatan fungsi pasar sebagai ruang ekonomi dan sosial, peningkatan interaksi, kunjungan, serta transaksi. Namun, kebijakan revitalisasi menimbulkan implikasi negatif bagi pedagang akibat perubahan lokasi berdagang.