Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIFITAS PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK DAN AROMATERAPI BUNGA LAVENDER TERHADAP NYERI LUKA PERINEUM IBU POSTPARTUM DI PMB NURUL APRI Pembayun, Sonia Sekar; Oktavia, Eka; Putri, Silvia Rizki Syah
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 11 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri perineum timbul karena adanya kejadian robekan / laserasi perineum saat proses melahirkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penerapan terapi musik klasik dan aromaterapi bunga lavender terhadap nyeri luka perineum ibu postpartum, dan juga untuk mengetahui penurunan skala nyeri pda ibu postpartum. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimen dengan desain Pre-test Post-test Non-Equivalent Control Group Design. Dimana terdapat dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dengan terapi musik klasik dan kelompok kontrol dengan aromaterapi bunga lavender. Hasil penelitian ini yaitu terdapat perbedaan penurunan skala nyeri pada kelompok eksperimen yang menggunakan terapi musik klasik dengan kelompok kontrol yang menggunakan aromaterapi lavender, sehingga penggunaan terapi musik klasik lebih efektif dibandingkan dengan aromaterapi bunga lavender, karena terapi musik lebih mudah digunakan dan lebih efisien dibandingkan dengan aromaterapi bunga lavender.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG SENAM NIFAS DI PMB ARINTA LINDARI TAHUN 2023 Khairunnisa, Khairunnisa; Oktavia, Eka; Putri, Silvia Rizki Syah
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 12 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v2i12.3826

Abstract

Masa nifas atau postpartum adalah masa dimulai setelah beberapa jam sesudah lahirnya plasenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti semula.WHO menyebutkan pada tingkat gelobal lebih dari 300 juta orang diperkirakan menderita depresi postpartum, upaya yang dilakukan untuk menurunkan depresi postpartum dengan latihan fisik yaitu dengan melakukan senam nifas.Tujuan penelitian ini untuk mengetuhi adanya pengetahuan ibu nifas dan mengidentifikasi karakteristik baik,cukup,kurang ibu nifas tentang senam nifas. Penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi 40 ibu nifas dan sample 37 responden. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan univariat. Hasil penelitian: data dapat  disimpulkan karakteristik responden menunjukan berdasarkan umur sebagian besar berumur 25-35 tahun sebanyak 32 orang (86,4%) dan responden berumur >35 tahun sebanyak 5 orang (13,5%) , pendidikkan responden sebagian besar SMA/SMK sebanyak 28 orang (75,6%), pendidikan SMP responden sebanyak 2 orang (5,4%) dan pendidikan perguruan tinggi reponden sebanyak 7 orang (18,9%). Pekerjaan responden sebagian tidak bekerja (IRT) sebanyak 25 orang (67,5%) responden bekerja sebanyak 12 orang (32,4%), pengetahan responden tentang senam nifas pada kategori baik sebanyak 27 orang (73,0%) pengetahuan cukup sebanyak 10 orang (27,0%). Pengetahuan responden tentang senam nifas mayoritas pada kategori baik, karaktristik responden mayoritas umur 20-35 tahun, mayoritas pendidikan SMA/SMK, mayoritas ibu nifas tidak bekerja (IRT).
Experience of First Pregnancy at Teenage Age: Scoping Review Putri, Silvia Rizki Syah; Astuti, Dhesi Ari
Journal of Health Sciences and Medical Development Vol. 4 No. 01 (2025): Journal of Health Sciences and Medical Development
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/hesmed.v4i01.839

Abstract

Adolescent pregnancy is a significant global concern and a major contributor to maternal mortality across high-, middle-, and low-income countries. The risk of maternal death is considerably higher among younger adolescents. This study aims to review evidence-based findings on the experiences of first pregnancy in adolescence. A scoping review methodology was employed following Arksey and O'Malley’s framework, using the PEOS model to guide the research questions. A systematic search was conducted in Wiley Online Library, EBSCO, ProQuest, and PubMed, selecting relevant studies based on predefined inclusion and exclusion criteria. Findings indicate that adolescent mothers’ experiences during their first pregnancy are influenced by their level of knowledge and the support received from husbands, families, and healthcare providers. Poor parent-child communication is identified as a key factor contributing to adolescent pregnancy. Additionally, adolescent pregnancy has significant health and educational consequences. Preventive measures include health promotion programs and personalized interventions. This review highlights the experiences, influencing factors, impacts, and prevention strategies related to adolescent pregnancy, providing insights for future research and policy development. 
Pengabdian kepada Masyarakat dalam Pengembangan UMKM melalui Pembuatan NIB PIRT dan Label Priwanda, Ardila Septi; Putri, Silvia Rizki Syah; Maghfiroh, Nafi Alifatul; Nurlaila, Nurlaila; Fananda, Adi Bintang Rizko; Nasution, Nurul Maulana Fatimah; Itawari, Itawari; Nur Rohmah, Fatika Isnaini; Septiana, Risma; Abas, Fadel Adhianta
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(1).1-8

Abstract

UMKM berperan penting dalam perekonomian nasional, namun masih banyak yang belum memiliki legalitas usaha. Legalitas seperti NIB, PIRT, dan label produk sangat penting untuk meningkatkan daya saing, perlindungan hukum, dan akses program pemerintah. Melalui KKN Tematik di Kelurahan Limbangan Kulon, mahasiswa membantu pelaku UMKM dalam pengurusan legalitas dan edukasi pentingnya kepatuhan hukum. Kegiatan ini diharapkan mendorong UMKM tumbuh lebih kuat dan kompetitif di era digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), di mana masyarakat terlibat langsung dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi hasil. Hassil observasi menunjukkan bahwa sebagian UMKM di wilayah tersebut belum memiliki legalitas usaha yang lengkap, yang menjadi kendala dalam memperluas pasar dan mengakses berbagai program pemerintah.Melalui sosialisasi dan pendampingan, pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas serta langkah-langkah untuk memperoleh dokumen yang diperlukan. Dengan adanya legalitas yang sah, UMKM di Kelurahan Limbangan Kulon diharapkan dapat meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan memanfaatkan program pemerintah untuk pengembangan usaha. Hasil pengabdian menunjukkan program ini berdampak langsung pada peningkatan pemahaman dan kepemilikan legalitas, serta mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang tertib hukum dan berdaya saing.
EDUKASI PARENTING DALAM MENANGANI STRES PADA ANAK USIA DINI: PENGUATAN PERAN ORANG TUA DI LINGKUNGAN KELUARGA Ayuningrum, Lia Dian; Putri, Silvia Rizki Syah; Fadilasa, Alifa Risda; Yendena, Nelli; Izzaha, Dewi Humairo Nailatul; Fajriyani, Ramadini Agusti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33243

Abstract

Abstrak: Masa usia dini merupakan periode krusial dalam perkembangan anak, khususnya dalam aspek mental dan emosional. Salah satu faktor yang dapat menghambat perkembangan tersebut adalah stres yang tidak tertangani dengan baik. Pola asuh yang kurang tepat, konflik keluarga, serta kurangnya pemenuhan kebutuhan emosional anak menjadi pemicu utama gangguan stres. Oleh karena itu, peran keluarga, khususnya orang tua, sangat penting dalam mengenali dan menangani stres pada anak usia dini. Edukasi parenting menjadi sangat penting sebagai upaya preventif bagi orangtua sebagai penguatan peran keluarga dalam menangani stres pada anak usia dini. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengenali, merespons, dan mengelola stres anak secara tepat melalui pendekatan edukatif-partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2025 di TK Dharma Bakti IV, Kasihan, Bantul, dengan melibatkan 37 ibu dari siswa TK. Edukasi diberikan dalam bentuk penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi studi kasus. Hasil pre-test menunjukkan 27% peserta memiliki pengetahuan yang baik tentang stres pada anak usia dini, yang kemudian meningkat menjadi 95% pada post-test. Hasil ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa edukasi parenting mampu memperkuat peran keluarga dalam mendukung kesehatan mental anak usia dini melalui pengasuhan yang lebih responsif dan suportif.Abstract: Early childhood is a crucial period in a child's development, particularly in terms of mental and emotional aspects. One factor that can hinder this development is stress that is not properly managed. Inappropriate parenting styles, family conflicts, and the failure to meet a child's emotional needs are the primary triggers of stress-related disorders. Therefore, the role of the family, particularly parents, is crucial in recognizing and addressing stress in young children. Parenting education is vital as a preventive measure for parents to strengthen the family's role in managing stress in young children. The aim of this activity is to enhance parents' knowledge and skills in recognizing, responding to, and managing children's stress appropriately through an educational-participatory approach. The activity was conducted on February 28, 2025, at Dharma Bakti IV Kindergarten, Kasihan, Bantul, involving 37 mothers of kindergarten students. Education was provided in the form of lectures, interactive discussions, and case study simulations. Pre-test results showed that 27% of participants had good knowledge about stress in young children, which increased to 95% in the post-test. These results indicate a significant improvement in parents' understanding. This community service activity demonstrates that parenting education can strengthen the family's role in supporting the mental health of young children through more responsive and supportive care.