Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementasi Program Sekolah Menulis dalam Mengasah Efikasi Diri Melalui Persuasi Verbal Santri di Pesantren Putri Walisongo Cukir Jombang Fauzi, Azizah Asmaul; Kibtiyah, Asriana; Hanifudin, Hanifudin; Idawati, Khoirotul
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 6 No 2 (2025): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/de_journal.v6i2.1877

Abstract

This study aims to describe the implementation of the writing school Program in honing the self-efficacy of students through verbal persuasion in Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir Jombang. This study uses a descriptive qualitative approach to the method of data collection through observation, interviews, and documentation. The results showed that this program effectively increases the confidence of students in writing. This is indicated by the increased self-efficacy of students after obtaining consistent verbal support from teachers and peers, as well as a supportive learning environment. The Program also facilitates the improvement of critical thinking skills, writing Systematics, and good use of language. However, there are obstacles such as limited facilities and infrastructure, lack of reference book collection, and lack of access to supporting technology. These findings emphasize the importance of the role of teachers and peers in providing constructive verbal persuasion to improve students ' self-efficacy, especially in writing skills.
INTEGRASI MEDIA ULAR TANGGA DALAM PEMBELAJARAN MADRASAH DINIYYAH DI PONDOK PESANTREN Istiqomah, Indah; Aulia, Umu Intan; Annabila, Sayyidah Rahmah; Musyafa, Abriel Ainani; Idawati, Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 01 (2026): Paedagogie: Journal of Education and Islamic Studies
Publisher : Muttaqien Publishing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI DR. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/pdg.07.1.08

Abstract

This study aims to analyse the integration of the Snakes and Ladders game as an innovative strategy in Diniyyah learning in Islamic boarding schools. The research background is based on the need for contemporary 21st-century learning that is more interactive, engaging, and effective in increasing student involvement in understanding religious material. The type of research used is R&D (Research and Development), by adopting the ADDIE development model to produce learning media products. The results show that integrating the Snakes and Ladders game with several Diniyyah lessons, such as Tajwid, Nahwu, Shorof, and Fiqh, can increase learning motivation, strengthen the understanding of basic religious and scientific concepts, and foster positive interactions between students. This media integration is also in line with the gamification approach that emphasises active and collaborative learning experiences. Thus, the snakes and ladders game can be used as an alternative, creative learning medium that is relevant to improving the quality of Diniyyah learning in Islamic boarding schools.
Transformasi Pendidikan Agama Islam di Abad ke-21: Integrasi Teknologi, Literasi Digital, dan Penguatan Karakter Fitriyah, Ainul; Cahyaning Devikawati , Elik; Nur Fauziyah , Yuyun; Rojikin, Mad; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1517

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi tantangan signifikan di abad ke-21 seiring berkembangnya revolusi digital, Revolusi Industri 4.0, dan Era Society 5.0 yang menuntut transformasi mendasar dalam pendekatan pedagogis dan kurikuler. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi Pendidikan Agama Islam kontemporer dengan fokus pada tiga pilar utama, yaitu integrasi teknologi pembelajaran, pengembangan literasi digital, dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 182 publikasi akademik periode 2015–2025 yang bersumber dari database internasional dan nasional, dengan analisis tematik terhadap strategi implementasi, model pedagogis, serta tantangan transformasi PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi PAI mampu meningkatkan aksesibilitas, interaktivitas pembelajaran, serta literasi keagamaan peserta didik pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Model pembelajaran yang efektif mengombinasikan blended learning, konten digital buatan guru, dan kurikulum berbasis karakter. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital guru, dan risiko disinformasi konten keagamaan. Transformasi PAI yang efektif memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan teknologi, literasi digital kritis, pendidikan karakter berbasis moderasi beragama, serta pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.
Transformasi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Implementasi Deep Learning Arifin, Firman; Rafi Mutaqin, Nizar; Bukhori , Muslim; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1518

Abstract

Perubahan adalah transformasi pendidikan pada abad ke-21 menuntut mengubah paradigma pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Pendekatan deep learning atau lebih dikenal sebagai pembelajaran mendalam menjadi salah satu strategi penting untuk menjawab tantangan rendahnya keterampilan berpikir tingkat tinggi, penguatan karakter, serta relevansi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji transformasi peran guru PAI dalam mengimplementasikan deep learning melalui pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis dokumen kebijakan, modul Pembelajaran Mendalam Kementerian Pendidikan, serta hasil penelitian relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi guru PAI mencakup perubahan peran dari penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran, integrator teknologi, dan teladan nilai-nilai Islam. Implementasi deep learning dalam PAI mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, memperdalam pemahaman keislaman, serta memperkuat karakter berbasis nilai iman dan takwa.
Transformasi Nilai-Nilai Pendidikan KH. Hasyim Asy’ari dalam Membangun Harmoni Agama dan Negara di Era Post-Truth Arifin, Firman; Bukhori , Muslim; Rafi Mutaqin, Nizar; Hosna, Rofiatul; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1519

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi nilai-nilai pendidikan KH. Hasyim Asy’ari dalam konteks pembangunan harmoni agama dan negara di era post-truth. Era post-truth ditandai oleh menguatnya emosi dan opini subjektif dalam pembentukan persepsi publik yang sering kali menggeser otoritas fakta. Kondisi ini berimplikasi pada meningkatnya polarisasi sosial-keagamaan dan ketegangan antara identitas religius dan identitas kebangsaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan metode analisis deskriptif-analitis dan hermeneutik kritis terhadap karya-karya KH. Hasyim Asy’ari, terutama Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan KH. Hasyim Asy’ari—meliputi integrasi akhlak dan ilmu, etika relasi guru-murid, keseimbangan spiritual-intelektual, serta orientasi kemaslahatan—memiliki relevansi strategis dalam membangun harmoni agama dan negara. Transformasi nilai tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan pendidikan karakter berbasis adab, literasi informasi, dan internalisasi moderasi beragama. Artikel ini menegaskan bahwa pendidikan Islam yang berakar pada tradisi pesantren, sebagaimana dirumuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari, dapat menjadi fondasi epistemik dan etik dalam merespons disrupsi kebenaran di era post-truth.
Globalisasi: Peluang dan Tantangan bagi Pesantren dalam Transformasi Pendidikan Islam Nur Fauziyah, Yuyun; Fitriyah, Ainul; Cahyaning Devikawati , Elik; Hosna, Rofiatul; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1520

Abstract

Globalisasi merupakan fenomena multidimensional yang membawa perubahan fundamental dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan. Dalam konteks pendidikan Islam, pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional menghadapi dinamika transformasi yang menuntut kemampuan adaptasi tanpa kehilangan identitas keislamannya. Artikel ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan globalisasi terhadap pengembangan sistem pendidikan pesantren serta relevansinya dalam membentuk sumber daya manusia unggul di era abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis kritis terhadap literatur globalisasi dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi membuka peluang modernisasi kurikulum, integrasi teknologi pendidikan, serta penguatan kompetensi global santri. Namun demikian, globalisasi juga menghadirkan tantangan berupa krisis nilai, disrupsi budaya, serta tuntutan profesionalisasi lembaga pendidikan. Oleh karena itu, pesantren perlu melakukan transformasi pedagogis berbasis nilai keislaman, literasi digital, dan pendidikan karakter agar tetap relevan dalam sistem pendidikan global.
Pendidikan Karakter melalui Kitab Ta’limul Muta’allim Berbasis Pesantren di Madrasah Mu’allimin Tambakberas Jombang Faza, Muhammad; Idawati, Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
TSAQOFAH Vol 5 No 4 (2025): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i4.6197

Abstract

Character formation is influenced by various factors, particularly the family and community environments in which an individual is raised. Good character leads to positive behavior, while poor character tends to result in negative actions. The term character, derived from the Latin character, refers to traits, dispositions, or morals that distinguish one individual from another. In this context, akhlak (morals) is a component of character embedded within an individual, which drives spontaneous good or bad actions without rational deliberation. This study aims to examine the formation of students’ character through the learning of the classical Islamic text Ta’limul Muta’allim at Madrasah Mu’allimin Mu’allimat. The research employs a qualitative case study approach, using observation and interviews with students and school administrators. The findings indicate that the classical learning methods applied at the madrasah contribute significantly to the moral development of students. Following the study of Ta’limul Muta’allim, students exhibited positive behavioral changes, especially in their respect toward kyai (religious leaders), teachers, dormitory administrators, and peers. However, some students still displayed undesirable behaviors in daily life, indicating the continued need for consistent moral guidance. The study concludes that moral education through classical texts plays a crucial role in shaping the character of students in pesantren-based madrasahs. Its implication is that strengthening character education rooted in Islamic values should be an integral part of the pesantren education system.
Internalisasi dan Aktualisasi Nilai Cinta Damai dalam Upaya Pencegahan Perilaku Bullying Rojiah, Yuni Oktavia; Idawati, Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.309

Abstract

Kasus bullying di lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, perlu segera diatasi karena bertentangan dengan tujuan pesantren sebagai tempat pembentukan karakter dan moral. Pencegahan dapat dilakukan melalui penanaman nilai cinta damai pada siswa sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk membentuk generasi berkarakter mulia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis: (1) proses internalisasi nilai cinta damai dalam pencegahan bullying, (2) bentuk aktualisasi nilai cinta damai, serta (3) faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diperkuat melalui ketekunan pengamatan, triangulasi, dan pemeriksaan sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) internalisasi nilai cinta damai dilakukan melalui tahap transformasi nilai, transaksi nilai, dan trans-internalisasi nilai; (2) aktualisasi nilai diwujudkan melalui penolakan terhadap kekerasan, toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, kebersamaan, kerja sama, empati, dan kepedulian; serta (3) faktor pendukung dan penghambat meliputi faktor internal, eksternal, dan instrumental.