Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementasi Program Sekolah Menulis dalam Mengasah Efikasi Diri Melalui Persuasi Verbal Santri di Pesantren Putri Walisongo Cukir Jombang Fauzi, Azizah Asmaul; Kibtiyah, Asriana; Hanifudin, Hanifudin; Idawati, Khoirotul
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 6 No 2 (2025): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/de_journal.v6i2.1877

Abstract

This study aims to describe the implementation of the writing school Program in honing the self-efficacy of students through verbal persuasion in Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir Jombang. This study uses a descriptive qualitative approach to the method of data collection through observation, interviews, and documentation. The results showed that this program effectively increases the confidence of students in writing. This is indicated by the increased self-efficacy of students after obtaining consistent verbal support from teachers and peers, as well as a supportive learning environment. The Program also facilitates the improvement of critical thinking skills, writing Systematics, and good use of language. However, there are obstacles such as limited facilities and infrastructure, lack of reference book collection, and lack of access to supporting technology. These findings emphasize the importance of the role of teachers and peers in providing constructive verbal persuasion to improve students ' self-efficacy, especially in writing skills.
Development of Artificial Intellegence-Based Akidah Akhlak Teaching Materials for Islamic Senior High Schools in Indonesia Hosna, Rofiatul; Idawati, Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin; Mahsun, Ali; Budiarti, Erika Mei; Ilahiyah, Iva Inayatul; Mustaji, Mustaji
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v9i1.355

Abstract

The rapid development of technology, particularly Artificial Intelligence (AI), has opened new opportunities to enhance the quality of education, including Islamic religious education. The Akidah Akhlak subject is still predominantly taught using conventional methods, which are often monotonous and less engaging for the digital generation. Therefore, there is a need for innovative, interactive, and adaptive teaching materials. This study aims to develop AI-based teaching materials to improve student engagement, understanding, and learning outcomes in Akidah Akhlak. This research employs a Research and Development (R&D) approach with both qualitative and quantitative designs. The ADDIE model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) is applied to develop the teaching materials, supported by the Quizizz platform as an interactive tool for learning and formative assessment. Data were collected through interviews, observations, documentation, pre-tests and post-tests, and student questionnaires, then analyzed using thematic analysis for qualitative data and statistical tests for quantitative data. The results indicate that the AI-based teaching materials are highly feasible, with expert validation reaching 84% and student response at 83%. Pre-test and post-test analyses showed a significant improvement in student understanding, with the average N-Gain score increasing from 53.16 to 81.53, demonstrating high effectiveness. The findings imply that AI-based teaching materials not only enhance the quality of Akidah Akhlak learning but also provide an interactive teaching alternative that aligns with the needs of the digital generation. This study serves as a reference for Islamic educational institutions in leveraging technology to enrich students’ learning experiences.
INTEGRASI MEDIA ULAR TANGGA DALAM PEMBELAJARAN MADRASAH DINIYYAH DI PONDOK PESANTREN Istiqomah, Indah; Aulia, Umu Intan; Annabila, Sayyidah Rahmah; Musyafa, Abriel Ainani; Idawati, Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 01 (2026): Paedagogie: Journal of Education and Islamic Studies
Publisher : Muttaqien Publishing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI DR. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/pdg.07.1.08

Abstract

This study aims to analyse the integration of the Snakes and Ladders game as an innovative strategy in Diniyyah learning in Islamic boarding schools. The research background is based on the need for contemporary 21st-century learning that is more interactive, engaging, and effective in increasing student involvement in understanding religious material. The type of research used is R&D (Research and Development), by adopting the ADDIE development model to produce learning media products. The results show that integrating the Snakes and Ladders game with several Diniyyah lessons, such as Tajwid, Nahwu, Shorof, and Fiqh, can increase learning motivation, strengthen the understanding of basic religious and scientific concepts, and foster positive interactions between students. This media integration is also in line with the gamification approach that emphasises active and collaborative learning experiences. Thus, the snakes and ladders game can be used as an alternative, creative learning medium that is relevant to improving the quality of Diniyyah learning in Islamic boarding schools.
Transformasi Pendidikan Agama Islam di Abad ke-21: Integrasi Teknologi, Literasi Digital, dan Penguatan Karakter Fitriyah, Ainul; Cahyaning Devikawati , Elik; Nur Fauziyah , Yuyun; Rojikin, Mad; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1517

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi tantangan signifikan di abad ke-21 seiring berkembangnya revolusi digital, Revolusi Industri 4.0, dan Era Society 5.0 yang menuntut transformasi mendasar dalam pendekatan pedagogis dan kurikuler. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi Pendidikan Agama Islam kontemporer dengan fokus pada tiga pilar utama, yaitu integrasi teknologi pembelajaran, pengembangan literasi digital, dan penguatan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap 182 publikasi akademik periode 2015–2025 yang bersumber dari database internasional dan nasional, dengan analisis tematik terhadap strategi implementasi, model pedagogis, serta tantangan transformasi PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi PAI mampu meningkatkan aksesibilitas, interaktivitas pembelajaran, serta literasi keagamaan peserta didik pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Model pembelajaran yang efektif mengombinasikan blended learning, konten digital buatan guru, dan kurikulum berbasis karakter. Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi digital guru, dan risiko disinformasi konten keagamaan. Transformasi PAI yang efektif memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan teknologi, literasi digital kritis, pendidikan karakter berbasis moderasi beragama, serta pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.
Transformasi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Implementasi Deep Learning Arifin, Firman; Rafi Mutaqin, Nizar; Bukhori , Muslim; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1518

Abstract

Perubahan adalah transformasi pendidikan pada abad ke-21 menuntut mengubah paradigma pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Pendekatan deep learning atau lebih dikenal sebagai pembelajaran mendalam menjadi salah satu strategi penting untuk menjawab tantangan rendahnya keterampilan berpikir tingkat tinggi, penguatan karakter, serta relevansi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji transformasi peran guru PAI dalam mengimplementasikan deep learning melalui pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis dokumen kebijakan, modul Pembelajaran Mendalam Kementerian Pendidikan, serta hasil penelitian relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi guru PAI mencakup perubahan peran dari penyampai materi menjadi fasilitator pembelajaran, integrator teknologi, dan teladan nilai-nilai Islam. Implementasi deep learning dalam PAI mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, memperdalam pemahaman keislaman, serta memperkuat karakter berbasis nilai iman dan takwa.
Transformasi Nilai-Nilai Pendidikan KH. Hasyim Asy’ari dalam Membangun Harmoni Agama dan Negara di Era Post-Truth Arifin, Firman; Bukhori , Muslim; Rafi Mutaqin, Nizar; Hosna, Rofiatul; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1519

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi nilai-nilai pendidikan KH. Hasyim Asy’ari dalam konteks pembangunan harmoni agama dan negara di era post-truth. Era post-truth ditandai oleh menguatnya emosi dan opini subjektif dalam pembentukan persepsi publik yang sering kali menggeser otoritas fakta. Kondisi ini berimplikasi pada meningkatnya polarisasi sosial-keagamaan dan ketegangan antara identitas religius dan identitas kebangsaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan metode analisis deskriptif-analitis dan hermeneutik kritis terhadap karya-karya KH. Hasyim Asy’ari, terutama Adab al-‘Ālim wa al-Muta‘allim, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan KH. Hasyim Asy’ari—meliputi integrasi akhlak dan ilmu, etika relasi guru-murid, keseimbangan spiritual-intelektual, serta orientasi kemaslahatan—memiliki relevansi strategis dalam membangun harmoni agama dan negara. Transformasi nilai tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan pendidikan karakter berbasis adab, literasi informasi, dan internalisasi moderasi beragama. Artikel ini menegaskan bahwa pendidikan Islam yang berakar pada tradisi pesantren, sebagaimana dirumuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari, dapat menjadi fondasi epistemik dan etik dalam merespons disrupsi kebenaran di era post-truth.
Globalisasi: Peluang dan Tantangan bagi Pesantren dalam Transformasi Pendidikan Islam Nur Fauziyah, Yuyun; Fitriyah, Ainul; Cahyaning Devikawati , Elik; Hosna, Rofiatul; Idawati , Khoirotul; Hanifudin, Hanifudin
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 10 No 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April, Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v10i2.1520

Abstract

Globalisasi merupakan fenomena multidimensional yang membawa perubahan fundamental dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan. Dalam konteks pendidikan Islam, pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional menghadapi dinamika transformasi yang menuntut kemampuan adaptasi tanpa kehilangan identitas keislamannya. Artikel ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan globalisasi terhadap pengembangan sistem pendidikan pesantren serta relevansinya dalam membentuk sumber daya manusia unggul di era abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis kritis terhadap literatur globalisasi dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi membuka peluang modernisasi kurikulum, integrasi teknologi pendidikan, serta penguatan kompetensi global santri. Namun demikian, globalisasi juga menghadirkan tantangan berupa krisis nilai, disrupsi budaya, serta tuntutan profesionalisasi lembaga pendidikan. Oleh karena itu, pesantren perlu melakukan transformasi pedagogis berbasis nilai keislaman, literasi digital, dan pendidikan karakter agar tetap relevan dalam sistem pendidikan global.