A., Afraah S.
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mental Health Crisis and World Wars: A Semiotic Analysis of Alfred Hayes' Three Selected Poems A., Afraah S.; Suwargono, Eko; Kusumayanti, Dina Dyah
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 12, No 2 (2023): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v12i2.5293

Abstract

This article moots mental health crisis qua the impact of World Wars in Alfred Hayes' three selected poems: 'Singleman' (1936), 'The Shrunken Head' (1948), and 'The Slaughter-House' (1943). This research utilizes Michael Riffaterre's Semiotics of Poetry theory to dissect the purport and significance of the selected odes and wields some contentions (UNICEF, SAMHSA, Mann, Conner, Afridi, and Larson) and chronicle qua hypogram to limn mental health crisis qua the impact of World Wars relevant to the increasing rate amount of mental health phenomenon nowadays. Qualitative research marks this study. This kind of research employs non-numerical data and dissection. The upshot of this probe divulges that these runes enunciate suicidal thought, insecurity, and shambles issue qua the yield of the fettle of ere war British colony's identification forfeit. AbstrakArtikel ini berbicara tentang krisis kesehatan mental sebagai akibat dari Perang Dunia dalam tiga puisi pilihan Alfred Hayes: 'Singleman' (1936), 'The Shrunken Head' (1948), dan 'The Slaughter-House' (1943). Penelitian ini menggunakan teori Semiotika Puisi oleh Michael Riffaterre untuk menemukan arti dan makna dari puisi-puisi pilihan tersebut dan menggunakan beberapa pendapat (UNICEF, SAMHSA, Mann, Conner, Afridi, and Larson) dan konteks sejarah sebagai hipogram untuk menggambarkan krisis kesehatan mental sebagai akibat dari Perang Dunia berkaitan dengan jumlah (tingkat) kecepatan gejala kesehatan mental yang meningkat saat ini. Penelitian kualitatif menandai kajian ini. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa puisi-puisi ini memberitahukan pemikiran bunuh diri, kegelisahan, serta masalah keadaan kacau balau sebagai hasil dari keadaan kehilangan jati diri masyarakat Inggris sebelum perang.