Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MENGATASI TOXIC PARENTS BAGI KESEHATAN MENTAL ANAK Ilza Catur Nikmatus; Qoni’ah Nur Wijayanti, S.Ikom., M.Ikom
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i1.37

Abstract

Di dalam keluarga yang di hadirkan anugrah seorang anak biasanya disebut keluarga yang sempurna, namun faktanya berbalik. Masih banyak orang tua yang tidak bersyukur mempunyai keturunan, sehingga sering sekari terjadinya “Toxic Parents” yang mendidik dengan cara yang kasar, bahkan menjadikan anak sebagai pelampiasan nya ketika marah atau sedang tidak enak hati. Orang tua sering kali merasa ingin dimengerti oleh anak, tanpa mau ingin mengerti kembali keadaan anak nya tersebut. Orang tua juga sering menuntut anak dalam hal apapun. Parenting yang seperti ini jika diteruskan sangat tidak baik,menganggu mental anak. Itu yang sering terjadi pada kejadian akhir-akhir ini yang sempat viral. Seorang mahasiswa yang memilih mengakhiri hidupnya hanya karena tidak kuat oleh tuntutan orang tua. Di zaman sekarang harus nya para orang tua harus mempelajari parenting yang baik, agar menciptakan keluarga yang harmonis, dan tidak menjadi keluarga yang “Toxic”. Tujuan dari penelitian ini adalah agar mengetahui seberapa bahayanya dampak yang terjadi akibat keluarga toxic parents. Metode yang digunakan oleh peneliti yaitu dengan metode kualitatif.
Konstruksi Peran Perempuan dalam Menyikapi Pernikahan pada Podcast Suara Berkelas Episode “Bedah Mindset Perempuan Berkelas #67 Ilza Catur Nikmatus; Nabila Saviratus Zahirah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/sxh55r58

Abstract

This study aims to examine how women’s roles in navigating marriage are socially constructed through the dialogue presented in Episode 67 of the Suara Berkelas podcast. The research is motivated by the persistence of social expectations that position women as the primary bearers of domestic responsibilities, emotional labor, and pressure to marry at a certain age. The study seeks to identify how the speaker negotiates, challenges, and reconstructs these expectations through personal experiences and reflections on marital readiness, division of roles, and partner independence. Using a descriptive qualitative approach with content analysis, the study applies Berger and Luckmann’s social construction theory along with Simone de Beauvoir’s concept of gender construction. The findings show that the speaker actively articulates a new narrative that positions women as empowered, rational agents with full authority over major life decisions, including marriage. Ideas such as shared household responsibilities, emotional maturity, support for women’s careers, and marrying at a more mature age emerge as alternative constructions that contest patriarchal norms. The study concludes that the podcast serves as a medium for shaping alternative discourses that strengthen women’s position within marriage. This research recommends increased production of media content that centers women’s experiences and supports public education policies promoting gender equality within families and marital decision-making.