Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERGESERAN NILAI PRAKTEK HUKUM WARIS DALAM MASYARAKAT ADAT LAMPUNG Izzati, Nida Rafiqa; Izzati, Nida; Dimas Alan Saputra
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 9 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i9.774

Abstract

Artikel ini mengulas pergeseran nilai dan praktik hukum waris dalam masyarakat adat Lampung seiring dengan modernisasi dan nilai-nilai baru yang masuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejarah serta prinsip-prinsip dasar hukum waris tradisional Lampung, menganalisis relevansi sistem waris adat di era modern dan faktor-faktor pergeserannya, serta mengusulkan solusi praktis untuk mempertahankan nilai-nilai tradisional dalam konteks kontemporer. Metode penelitiannya kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis digunakan, dengan data diperoleh dari literatur dan hasil wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat Lampung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem mayorat yang memberikan prioritas kepada anak sulung laki-laki dinilai kurang sesuai dengan zaman modern. Faktor seperti dinamika sosial, pengaruh hukum nasional, agama, peran perempuan dalam ekonomi keluarga, dan pergeseran nilai gender turut mendorong perubahan ini. Artikel mengusulkan integrasi hukum waris Islam sebagai solusi, yang menawarkan pembagian waris yang adil sesuai prinsip Al-Qur'an, dengan harapan bahwa edukasi intensif akan membantu masyarakat Lampung memahami dan menerima prinsip-prinsip ini demi keberlanjutan kesejahteraan keluarga.
Application of Multicultural Aspects in the Development of Exegetical Studies: The Perspective of Tafsir Mafatihul Ghaib by Fakhruddin Ar-Razi Septiawadi, Septiawadi; Dimas Alan Saputra
AL-DZIKRA: JURNAL STUDI ILMU AL-QUR'AN DAN AL-HADITS Vol 20 No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/10.24042/al-dzikra.v20i1.31042

Abstract

Abstract The issue of multiculturalism has become increasingly relevant amidst the complexity of diverse global societies, while the Qur’an from the very beginning has embodied the values of equality, tolerance, and respect for differences. Tafsir Mafatihul Ghaib, as a masterpiece of rational-philosophical exegesis, is not only rich in linguistic and theological analysis but also demonstrates openness to various intellectual traditions and socio-cultural contexts. This research employs a library research method with a descriptive-interpretive approach, analyzing thematic verses. The findings reveal that the multicultural aspects from ar-Razi’s perspective include: gender equality, ethnic equality, cultural and religious equality, equality in competition, and recognition of personal character qualities. These aspects can be implemented in the study of Qur’anic exegesis through the development of the following characteristics: equal rights without gender discrimination, unity in ethnic diversity, recognition of the private right to self-determination, acknowledgment of belief as part of multiculturalism, a spirit of competition and sportsmanship, and a logical, scientific culture. In conclusion, Tafsir Mafatihul Ghaib offers an inclusive, tolerant, and moderate model of exegetical study, which is relevant for responding to the dynamics of pluralism in the contemporary era. Keywords: Equality; Fakhruddin ar-Razi; Mafatihul Ghaib; Multiculturalism; Qur’anic Exegesis Studies.   Abstrak Isu multikulturalisme menjadi semakin relevan di tengah kompleksitas masyarakat global yang beragam, sementara Al-Qur’an sejak awal telah mengandung nilai-nilai kesetaraan, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan. Tafsir Mafatihul Ghaib sebagai salah satu mahakarya tafsir bercorak rasional-filosofis tidak hanya kaya akan analisis kebahasaan dan teologi, tetapi juga menunjukkan keterbukaan terhadap berbagai tradisi pemikiran dan konteks sosial budaya. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif interpretative serta menganalisis ayat-ayat tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek multikultural dalam perspektif ar-Razi meliputi: kesetaraan gender, kesetaraan etnis, kesetaraan budaya dan kepercayaan, kesetaraan kompetisi, serta pengakuan kualitas kepribadian. Aspek-aspek tersebut dapat diimplementasikan dalam pengkajian tafsir melalui pengembangan karakter: persamaan hak tanpa diskriminasi gender, kebersamaan dalam keragaman etnis, pengakuan hak privat kemerdekaan diri, pengakuan keyakinan sebagai bagian dari multikultur, semangat kompetisi dan sportivitas, serta budaya ilmiah yang logis. Kesimpulannya, Tafsir Mafatihul Ghaib menawarkan model pengkajian tafsir yang inklusif, toleran, dan moderat, yang relevan untuk merespons dinamika kemajemukan di era kontemporer. Kata Kunci: Multikulturalisme; Pengkajian Tafsir; Mafatihul Ghaib; Fakhruddin ar-Razi; Kesetaraan.