Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Legalitas dan Efektivitas Penggunaan Teknologi Blockchain Terhadap Smart Contract Pada Perjanjian Bisnis di Masa Depan Martinelli, Imelda; Mahva Tsabita, Nabilla; Eka Putri, Amanda Fitriani; Novela, Devina
UNES Law Review Vol. 6 No. 4 (2024): UNES LAW REVIEW (Juni 2024)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i4.2049

Abstract

Perkembangan teknologi sangat marak terjadi di era digitalisasi, banyak perusahaan yang mengembangkan bisnisnya dengan mengikuti trend zaman salah satunya dengan menerapkan teknologi blockchain pada smart contract. Teknologi ini merupakan turunan dari Cryptocurrency yang saat ini menjadi trend mata uang dalam bidang perdagangan aset. Sistem blockchain pada Cryptocurrency tersebutlah yang menarik smart contract untuk dapat dirancang bekerja sendiri melalui teknologi blockchain dengan menggunakan bahasa pemrograman yang diterjemahkan kedalam bahasa hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Legalitas Penggunaan Teknologi blockchain Terhadap smart contract Sebagai Produk hukum di Era Digital dan mengetahui Efektivitas Teknologi blockchain Terhadap smart contract pada Perjanjian Bisnis Antar Perusahaan Indonesia. Pada penelitian ini kami menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang berfokus pada aturan-aturan hukum yang berlaku terkait dengan legalitas dan efektivitas dari penggunaan Teknologi blockchain pada smart contract. Sehingga, dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa potensi blockchain terhadap smart contract sangat besar mengingat efisiensi dan kepraktisan teknologi ini juga dapat menghemat biaya transaksi. Namun dalam penerapannya teknologi ini masih perlu beradaptasi agar dapat berjalan beriringan dengan teknologi yang ada dan dapat mudah diterima langsung oleh masyarakat serta mempunyai jaminan lebih secara hukum dalam penerapannya.
Pelestarian Permainan Rakyat Jong Titis di Desa Muntai Barat Novela, Devina; Hendri, Hendri; Fazly, Muhammad
JOURNAL OF COMMUNITY SERVICES PUBLIC AFFAIRS Vol. 4 No. 1 (2023): JCSPA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46730/jcspa.v4i1.81

Abstract

Permainan rakyat Jong Titis adalah bagian penting dari warisan budaya Desa Muntai Barat yang menghadapi tantangan modernisasi. Penelitian ini menganalisis upaya pelestarian yang meliputi pendokumentasian, integrasi dalam pendidikan, dan sosialisasi masyarakat. Dukungan pemerintah, kolaborasi dengan lembaga pendidikan, dan inovasi teknologi seperti aplikasi mobile membantu meningkatkan partisipasi generasi muda. Meskipun ada tantangan perubahan gaya hidup, hasil penelitian menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat serta penguatan identitas budaya lokal.
KEADAAN COVID-19 SEBAGAI FORCE MAJEURE DALAM PERJANJIAN BAGI PELAKU BISNIS Juliastrid, Juliastrid; Novela, Devina; Diana, Diana
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.1666

Abstract

Covid-19 is one of the newest types of virus variants that has caused unrest in society. Therefore the government made various policies to tackle the spread of this virus. In addition to having an impact on health, it also has an impact on the community's economy. The existence of restrictions makes the parties who have an agreement unable to fulfill their obligations, this can be said to be a default. However, this can be justified when there are compelling circumstances or Force Majeure. There is a difference between Force Majeure Civil Law and Common Law which lies in agreement and proof, then the provisions in the Civil Code have explained that the Covid-19 situation can be said to be a Force Majeure if it fulfills 4 elements. And government policies when tackling Covid-19 in accordance with the Presidential Decree can be categorized as a Force Majeure with aspects of unexpected events such as natural disasters and others.
Legalitas dan Efektivitas Penggunaan Teknologi Blockchain Terhadap Smart Contract Pada Perjanjian Bisnis di Masa Depan Martinelli, Imelda; Mahva Tsabita, Nabilla; Eka Putri, Amanda Fitriani; Novela, Devina
UNES Law Review Vol. 6 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i4.2049

Abstract

Perkembangan teknologi sangat marak terjadi di era digitalisasi, banyak perusahaan yang mengembangkan bisnisnya dengan mengikuti trend zaman salah satunya dengan menerapkan teknologi blockchain pada smart contract. Teknologi ini merupakan turunan dari Cryptocurrency yang saat ini menjadi trend mata uang dalam bidang perdagangan aset. Sistem blockchain pada Cryptocurrency tersebutlah yang menarik smart contract untuk dapat dirancang bekerja sendiri melalui teknologi blockchain dengan menggunakan bahasa pemrograman yang diterjemahkan kedalam bahasa hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Legalitas Penggunaan Teknologi blockchain Terhadap smart contract Sebagai Produk hukum di Era Digital dan mengetahui Efektivitas Teknologi blockchain Terhadap smart contract pada Perjanjian Bisnis Antar Perusahaan Indonesia. Pada penelitian ini kami menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang berfokus pada aturan-aturan hukum yang berlaku terkait dengan legalitas dan efektivitas dari penggunaan Teknologi blockchain pada smart contract. Sehingga, dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa potensi blockchain terhadap smart contract sangat besar mengingat efisiensi dan kepraktisan teknologi ini juga dapat menghemat biaya transaksi. Namun dalam penerapannya teknologi ini masih perlu beradaptasi agar dapat berjalan beriringan dengan teknologi yang ada dan dapat mudah diterima langsung oleh masyarakat serta mempunyai jaminan lebih secara hukum dalam penerapannya.
DEVIATIONS IN THE USE OF FIXED-TERM EMPLOYMENT AGREEMENT IN THE OUTSOURCING SYSTEM Novela, Devina; Lie, Gunardi
Awang Long Law Review Vol. 7 No. 2 (2025): Awang Long Law Review
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awl.v7i2.1955

Abstract

Outsourcing has become a choice for companies in dealing with market competition to reduce production costs and increase company flexibility. In practice, outsourcing uses fixed-term employment agreement to form a bond between employers and workers. However, disputes often arise between the two parties regarding rights and obligations that are frequently violated, especially by companies that take advantage of the existence of fixed-term employment agreement to bind outsourced workers. The issues to be examined are the misuse of fixed-term employment agreement in the outsourcing system in The Industrial Relations Court Decision No. 400/Pdt.Sus-PHI/2022/PN.Jkt.Pst. and the application of the principles of protection and legal certainty for outsourced workers in cases of misuse of fixed-term employment agreement in the aforementioned case. The author applies a normative research method with primary legal materials, namely positive labor law and secondary legal materials such as books and legal journals through legal literature study techniques. With a regulatory approach, the data is then analyzed using qualitative methods to compile the data into information. Through the conflict between the law and its implementation, it can be concluded that the form of deviation that occurs is due to the repeated use of agreements and the existence of a pseudo-employment relationship that gives rise to legal consequences for which the company must be held accountable. The application of the principles of legal protection and legal certainty is a form of justice obtained by workers so that the agreement that has been made is binding on both parties. Through the conflict between the law and its implementation, it can be concluded that the form of deviation that occurs is due to the repeated use of agreements and the existence of pseudo-employment relationships that give rise to legal consequences for which the company is liable. The application of the principles of legal protection and legal certainty is a form of justice for workers, so that the agreements that have been made are not merely a formality but provide real protection.
Konsep Insan Kamil Abdul Karim Al-Jili Dan Relevansinya Terhadap Krisis Moral Kontemporer Novela, Devina; Gazali, Gazali
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i1.2537

Abstract

ABSTRAK Krisis moral yang melanda era kontemporer ditandai oleh merosotnya standar etika, dominasi budaya materialistik dan hedonistik, serta menurunnya kualitas spiritual dalam kehidupan masyarakat. Kondisi ini memicu disorientasi moral yang mengakar, terutama di kalangan generasi muda. Dalam situasi demikian, pemikiran Abdul Karim al-Jili tentang Insan Kamil menjadi relevan sebagai tawaran alternatif yang bersifat filosofis sekaligus spiritual. Al-Jili dipilih sebagai objek kajian karena ia merupakan salah satu tokoh sufi-filosof yang secara sistematis dan mendalam menguraikan konsep insan kamil dalam karya monumentalnya al-Insan al-Kamil fi Ma‘rifat al-Awakhir wa al-Awa’il. Artikel ini bertujuan untuk mengulas konsep insan kamil dalam pemikiran al-Jili secara mendalam, serta menganalisis relevansi nilai-nilainya sebagai solusi etis atas krisis moral kontemporer. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini mengkaji secara komprehensif karya utama al-Jili tersebut dan mengaitkannya dengan fenomena krisis moral dewasa ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa insan kamil merupakan sosok yang mencapai kesempurnaan spiritual melalui proses tajalli dan kesadaran terhadap sifat-sifat Ilahi. Nilai-nilai utama seperti kejujuran, ihsan, tawadhu’, zuhud, dan tanggung jawab yang terkandung dalam konsep tersebut terbukti memiliki relevansi tinggi dalam pembentukan karakter manusia modern yang kokoh secara etis dan spiritual. Dengan demikian, konsep insan kamil dapat menjadi solusi alternatif untuk mengatasi disorientasi moral dan membangun masyarakat yang lebih beradab dan berakar pada nilai-nilai ilahiah.