The Scout Movement plays a strategic role as a vehicle for character education at the junior high school level, particularly in internalizing the values of discipline, independence, and religiosity. This study examines the effectiveness of scouting activities at SMP Negeri 4 Salatiga, which combine weekly routine training and camping activities as a holistic development method for students in grades VII, VIII, and IX. The main focus of the study lies in the implementation of the "Cheerful Camp" activity held from September 30 to October 2, 2025, at the Kenteng Campground, Kopeng, with the active participation of approximately 240 students. Through an experiential learning approach in the open air, students are encouraged to develop social skills and mental resilience. The findings from this activity indicate a significant increase in aspects of discipline, sense of responsibility, solid teamwork, and deepening of students' spiritual awareness. This indicates that the Scout Movement is not just an extracurricular activity, but an educational instrument that has proven effective and relevant in shaping the profile of students with strong character, independence, and a solid religious foundation in the school environment. ABSTRAK Gerakan Pramuka memegang peranan strategis sebagai wadah pendidikan karakter di tingkat Sekolah Menengah Pertama, khususnya dalam menginternalisasi nilai kedisiplinan, kemandirian, dan religiusitas. Penelitian ini mengkaji efektivitas kegiatan kepramukaan di SMP Negeri 4 Salatiga yang mengkombinasikan latihan rutin mingguan dan aktivitas perkemahan sebagai metode pembinaan holistik bagi siswa kelas VII, VIII, dan IX. Fokus utama studi terletak pada pelaksanaan kegiatan "Kemah Gembira" yang diselenggarakan pada 30 September hingga 2 Oktober 2025 di Bumi Perkemahan Kenteng, Kopeng, dengan melibatkan partisipasi aktif sekitar 240 peserta didik. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman di alam terbuka, siswa didorong untuk mengembangkan keterampilan sosial dan ketahanan mental. Temuan dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek kedisiplinan, rasa tanggung jawab, soliditas kerja sama tim, serta pendalaman kesadaran spiritual peserta didik. Hal ini mengindikasikan bahwa Gerakan Pramuka bukan sekadar aktivitas ekstrakurikuler, melainkan instrumen edukatif yang terbukti efektif dan relevan dalam membentuk profil pelajar yang berkarakter kuat, mandiri, serta memiliki landasan religius yang kokoh di lingkungan sekolah.