Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Outdoor Learning Process dalam Pembelajaran Biologi Deva Dewiyana Sari; Dinda Kinanti; Putri Dewi Sartika; Revita Alief Pramesti; Roza Sani Aidah
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v2i2.1370

Abstract

Learning Outdoor is a way to increase student learning capacity and encourage student motivation to bridge between theory in books and realities in the field. Learning outside the classroom is not just moving lessons out of the classroom, but instead invites students to unite with nature and make observations of objects in the surrounding environment that lead to the realization of student understanding. The method used in this study is the literature study method. The literature is in the form of various scientific articles published both in scientific journals and proceedings (national or international) and from various other sources. Method approach outdoor learning is seen as very effective as a means of knowledge management which means that each student can develop their abilities based on the experience gained while studying in the open. Of course, this type of learning will have a process that uses interaction, creativity, development of soft skill as well as other things that have a good impact on students. Students who carry out the learning process using the outdoor learning method experience a significant increase in learning motivation where the tendency to increase learning motivation is in the highly motivated category. This shows that students' interest in learning increases by using the method outdoor learning which means they prefer outdoor learning which of course interacts directly with the surrounding environment by observing and understanding various aspects whose purpose is to support the learning process.
KEPEMIMPINAN KOLABORASI (COLLABORATIVE LEADERSHIP) DAN KEPEMIMPINAN AGILE (AGILE LEADERSHIP) DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN Fauziyatul Iffah; Sheila Olga Lydia Ferani; Putri Dewi Sartika
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.732

Abstract

Kepemimpinan memainkan peran penting dalam menentukan kesuksesan suatu organisasi, seperti lembaga pendidikan. Penting untuk memiliki gaya kepemimpinan yang dapat mendorong kerja sama tim dan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan. Penulisan ini bertujuan untuk membahas konsep kepemimpinan secara umum dan menjelaskan kepemimpinan kolaborasi (collaborative leadership) dan kepemimpinan agile (agile leadership) dalam konteks implementasinya beserta faktor pendukung dan penghambat di lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka (literature review) dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kepemimpinan agile mendorong fleksibilitas, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, kepemimpinan kolaboratif mendorong partisipasi dan kerja sama di antara anggota organisasi. Kedua strategi ini dapat mendorong strategi pembelajaran yang lebih efektif, fleksibel, dan terfokus.
ALAT-ALAT DIAGNOSIS PERUBAHAN ORGANISASI Fauziyatul Iffah; Sheila Olga Lydia Ferani; Putri Dewi Sartika; Achmad Balya’ Haidar Ali Al Fayyad
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.733

Abstract

Perubahan organisasi merupakan hal yang tidak dapat dihindari, terutama dalam organisasi pendidikan yang berurusan dengan kemajuan teknologi, standar kualitas, dan lingkungan yang terus berubah. Oleh karena itu, organisasi memerlukan proses untuk mendiagnosis perubahan guna mengidentifikasi masalah dan menentukan langkah yang tepat. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengkaji konsep mendiagnosis perubahan organisasi serta beberapa alat yang dapat digunakan untuk menganalisis kondisi organisasi sebelum melakukan perubahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka (literature review) dengan memanfaatkan berbagai ringkasan buku dan artikel jurnal yang relevan. Temuan studi menunjukkan bahwa diagnosis perubahan organisasi membantu pemimpin memahami kondisi organisasi secara keseluruhan, termasuk strukturnya, proses kerja, hubungan antar karyawan, dan sistem manajemen. Berbagai alat diagnosis seperti Six-Box Model, McKinsey 7-S Framework, Star Model, Congruence Model, Burke-Litwin Model, dan Four-Frame Model. Melalui penggunaan alat diagnosis yang tepat, organisasi dapat menerapkan strategi manajemen perubahan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas organisasi, terutama di lembaga pendidikan.