p-Index From 2021 - 2026
1.037
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tabayyun Komdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Tabayyun

DAKWAH DIGITAL UNTUK GENERASI MILLENIAL Puspito, Indra Dita; Azhima, Nur
Tabayyun Vol 4 No 2 (2023): Tabayyun: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v4i2.50

Abstract

Perkembangan teknologi melahirkan fenomena menarik dalam kehidupan masyarakat saat ini yaitu maraknya budaya global dan gaya hidup serba instan. Perkembangan teknologi mengakibatkan model dakwah semakin berkembang pesat dan dinamis dan dapat berpengaruh pada akhlak, moral generasi milenial yang dimana mereka pada fase proses mencari jati diri. Dengan perkembangan teknologi tidak dapat dipungkiri bahwa konten-konten berbau radikalisme, ekstrimisme dapat dengan cepat menyebar dan mampu memasuki semua lini. Studi ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana cara agama dipahami dan dipraktikkan oleh generasi milenial dan bagaimana caranya dakwah dapat dilakukan di era milenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui wawancara mendalam (in depth interview) dari beberapa informan yang telah ditentukan berdasarkan purposive sampling hasil studi menunjukkan bahwa agama dapat dimaknai sebagai pedoman hidup agar tidak melakukan kekacauan.
Strategi Perkembangan Dakwah Islam Melalui Mimbar Khotbah Bagi Pelajar Muslim di Thailand Selatan Manggola, Alen; Puspito, Indra Dita
Tabayyun Vol 6 No 1 (2025): Tabayyun
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v6i1.101

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi perkembangan dakwah Islam melalui mimbar khutbah bagi pelajar Muslim di Thailand Selatan dalam konteks sosial-keagamaan yang kompleks. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan dokumentasi pada kegiatan pelatihan mimbar khutbah yang diikuti pelajar dari berbagai sekolah Islam di Pattani. Informan penelitian meliputi pemateri, peserta, dan panitia pelatihan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan mimbar khutbah berperan dalam meningkatkan pemahaman ajaran Islam yang moderat, kemampuan komunikasi dakwah, serta membentuk calon pemimpin agama yang mampu menyampaikan pesan perdamaian dan toleransi. Mimbar khutbah menjadi sarana dakwah yang efektif karena mampu menjangkau masyarakat secara langsung dan berkelanjutan. Keberhasilan dakwah dipengaruhi oleh kemampuan khatib, pemahaman konteks lokal, serta kerjasama berbagai pihak.
Strategi Komunikasi Dakwah Dalam Membentuk Semangat Dakwah Bagi Mahasiswa Prodi KPI di Era Digital Manggola, Alen; Puspito, Indra Dita
Tabayyun Vol 6 No 2 (2026): Tabayyun
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v6i2.102

Abstract

Era disrupsi digital telah meredefinisi cakrawala dakwah, yang tidak lagi dibatasi oleh dinding mimbar konvensional, melainkan telah berpindah ke ruang siber yang cair dan algoritmik. Fenomena ini menghadirkan paradoks bagi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI): di satu sisi terbuka akses syiar yang tak terbatas, namun di sisi lain terjadi pelemahan ghirah (semangat) dakwah akibat jebakan komodifikasi agama dan dominasi kultur hiburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi strategi komunikasi dakwah yang mampu menyinergikan kapasitas teknis digital dengan kedalaman nilai teologis bagi mahasiswa KPI. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini membedah dinamika dakwah melalui studi kasus pada ekosistem digital kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semangat dakwah mahasiswa tidak tumbuh secara organik, melainkan memerlukan intervensi strategi yang bersifat holistik-integratif. Strategi tersebut meliputi: (1) transformasi peran dari penceramah menjadi Content Creator yang berintegritas; (2) penerapan Visual Storytelling berbasis nilai moderasi (wasathiyah) untuk menembus resistensi audiens milenial; serta (3) optimalisasi komunitas digital (seperti WhatsApp support system) untuk mereduksi digital fatigue dan menjaga konsistensi (istiqomah) dakwah. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pembentukan semangat dakwah di era digital memerlukan pergeseran paradigma dari dakwah sebagai kewajiban prosedural menuju dakwah sebagai gaya hidup digital (digital lifestyle). Sinergi antara kecerdasan digital (digital intelligence) dan keteguhan spiritual (spiritual resilience) menjadi pilar utama dalam mencetak lulusan KPI yang mampu menjadi "arsitek hidayah" di ruang siber, yang tetap relevan tanpa kehilangan esensi ajaran Islam.