Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP AKSIOLOGI DALAM MENINGKATKAN NILAI PENDIDIKAN ISLAM Salsabila, Salwa Atika; Rianti, Indhi; Anjani, Ananda Ainia; Muhsonawawi, Muhammad; El-Yunasi, Muhammad Yusron
Jurnal Al-Fatih Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 7 No. 1 Januari-Juni 2024
Publisher : STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/alfatih.v7i1.292

Abstract

Axiology may be a department of logic that thinks about values and is one of the hypothetical establishments within the ponder of logic of science that underpins the advance of science. The strategy utilized is writing look or writing ponder. This strategy includes looking for different pertinent sources, such as books, diary articles, and other distributions related to the subject of the concept of axiology in expanding the esteem of Islamic instruction. With a add up to of 9 books, and 12 diary articles downloaded on Google researcher and semantic researcher with the keywords philosophy of Islamic instruction, educational modules advancement with a time span of 2023-2016. The steps within the writing look technique incorporate: Theme Recognizable proof, Catchphrase Determination, Source Look, Source Determination, and Article Writing Education may be a cognizant exertion to direct understudy development and improvement. Usually done intentioned and arranged through a prepare of mentoring, instructing, preparing, and habituation that can make an environment and learning process that empowers understudies to effectively create their potential and identity capacities to attain development, which is characterized as having the insights, ethical quality, self-control, and development required for themselves, society, and the state. This could be done interior or exterior of school and endures for a lifetime. Axiology is a department of logic that looks at and analyzes the nature of ni.
PEMBIASAAN DOA DAN MENGAJI SERTA ATURAN PESANTREN SEBAGAI EKOSISTEM MOTIVASI BELAJAR AFEKTIF DAN MANDIRI Darmawan, Didit; Anjani, Ananda Ainia
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 3 (2026): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i3.910

Abstract

Penelitian ini melakukan tinjauan literatur kualitatif mengenai peran tradisi keagamaan melalui pembiasaan doa dan pembacaan Al-Qur’an di sekolah sebagai ekosistem belajar yang meningkatkan motivasi dan hasil belajar afektif, serta menelaah persepsi siswa terhadap peraturan sekolah berdasarkan nilai-nilai pesantren dalam memicu motivasi belajar mandiri. Analisis menunjukkan bahwa pembiasaan doa yang konsisten dan dihargai menanamkan kesadaran bahwa belajar adalah ibadah, sementara pembacaan Al-Qur’an secara kolektif membangun ikatan emosional dengan kitab suci dan komunitas. Ekosistem ini meningkatkan motivasi intrinsik karena belajar menjadi panggilan spiritual daripada sekadar kewajiban. Hasil belajar afektif yang terbentuk lebih autentik dan bertahan lama, tercermin dalam perilaku sehari-hari yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan. Sementara itu, persepsi positif siswa terhadap aturan berbasis pesantren tumbuh ketika aturan disosialisasikan melalui dialog, guru menjadi teladan, dan siswa secara langsung merasakan manfaat dari kepatuhan. Persepsi positif ini memicu motivasi belajar mandiri karena siswa tidak lagi memerlukan pengawasan eksternal. Mereka belajar karena dorongan internal yang berasal dari nilai-nilai yang telah diinternalisasi. Dengan demikian, tradisi keagamaan dan kearifan lokal, jika dikelola dengan baik, menjadi fondasi yang kokoh untuk pembentukan karakter dan kemandirian belajar siswa. Temuan ini menunjukkan perlunya sekolah merancang program pembiasaan keagamaan sebagai proses internalisasi nilai yang bermakna yang melibatkan refleksi dan dialog yang berkelanjutan