Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dalam Manajemen Hipertensi melalui SENSASI (Senam Anti Hipertensi) di Desa Galeh, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen Sudaryanto, Sudaryanto; Rosida, Siti Rofiatun; Kunaryanti, Kunaryanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i1.2518

Abstract

Penyakit tekanan darah tinggi atau disebut juga dengan hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menyebabkan masalah kesehatan dimasyarakat. Hipertensi ini merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang disebut dengan the sillen killer atau pembunuh diam-diam yang apabila tidak diketahui dan diberikan penanganan yang baik akan dapat membahayakan, karena penyakit ini seringkali tidak menampakkan tanda dan gejala pada stadium awal. Desa Galeh merupakan Desa yang berada di paling utara Kabupaten Sragen. Penyakit hipertensi menjadi 10 besar penyakit tidak menular yang ada di Galeh dimana rata-rata masyarakat yang menderita penyakit hipertensi adalah usia dewasa hingga lansia. Oleh karena itu perlu diberikan pendidikan kesehatan dan penanganan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi dan manajemen penyakit hipertensi melalui SENSASI (Senam Anti Hipertensi). Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemberdayaan Masyarakat dalam manajemen hipertensi melalui SENSASI (Senam Anti hipertensi) di Desa Galeh tangen Kabupaten Sragen. Metode evaluasi dalam pengabdian ini adalah dengan pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan senam anti hipertensi pada 35 lansia. Hasilnya adalah rata-rata tekanan darah lansia mengalami penurunan setelah dilakukan senam anti hipertensi dimana tekanan darah sebelum SENSASI mayoritas tinggi sebanyak 29 orang (83%), dan setelah dilakukan SENSASI tekanan darah mengalami penurunan yaitu tekanan darah yang tinggi sebanyak 23 orang (66%).
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Infeksi Menular Seksual Dengan Perilaku Seks Bebas Pada Remaja di SMK Negeri 1 Sragen Lestyani, Lestyani; Sudaryanto, Sudaryanto; Rosida, Siti Rofiatun; Kuntari, Lelly Dwi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47807

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) adalah infeksi pada kelamin yang penyakit sudah dikenal sejak dahulu. Penularan IMS sering dihubungkan dengan perilaku seksual yang beresiko, misalnya perilaku seseorang yang berganti – ganti pasangan seks. Perilaku ini bisa dilakukan oleh beberapa kalangan orang, dari usia remaja sampai lanjut usia resiko terpapar dengan perilaku seks bebas. Dari segi psikologis remaja yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan ingin mencoba hal yang baru, maka dari itu banyak remaja yang melakukan perilaku seks bebas. Zaman digitalisasi saat ini juga menjadi mendorong remaja melakukan perilaku seks bebas, karena adegan dan kegiatan seks yang mudah diakses sewaktu – waktu. Remaja yang sudah terpapar dengan adegan seks dari internet, mendorong mereka untuk melakukan perilaku seks bebas dengan teman atau pacarnya. . Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang infeksi menular seksual dengan perilaku seks bebas pada remaja di SMKN 1 Sragen. Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasi dan model pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 94 siswa. Hasilnya bahwa mayoritas responden dengan tingkat pengetahuan cukup yaitu sebanyak 49 responden (52,1%), sedangkan perilaku seks bebas mayoritas responden memiliki perilaku tidak menyimpang sebanyak 82 responden (87,2%). Berdasarkan hasil uji statistik dengan ketentuan Pearson Chi-Square diperoleh p-value sebesar 0,000 dimana nilai signifikan α < 0,05, sehingga menunjukan p-value < 0,05. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang infeksi menular seksual dengan perilaku seks bebas di SMK Negeri 1 sragen. Kesimpulannya ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan tentang infeksi menular seksual dengan perilaku seks bebas di SMK Negeri 1 Sragen.