Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia Prasekolah Di Tk Kemala Bhayangkari 02 Banjarbaru Dian Rizeki Finarti; Susilawati; Nahdah
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.372

Abstract

Pendahuluan: asupan nutrisi pada anak usia balita merupakan hal yang sangat penting untuk menjadi perhatian orang tua. Hal ini menjadi sebuah kenyataan bahwa tumbuh kembang pada balita di masa emas bersifat tetap atau tidak dapat diubah. Kejadian kurang nutrisi atau kurang gizi secara langsung dapat mempengaruhi kondisi otak dan perkembangan secara motorik kasar balita. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di TK Kemala Bhayangkari 02 Banjarbaru pada bulan Oktober 2023. Tujuan: mengetahui apakah ada korelasi antara status gizi dengan motorik kasar pada anak usia prasekolah. Metode: alat ukur menggunakan mikrotoa (alat ukur tinggi badan), timbangan anak, lembar DDST II dan lembar observasi. Sampel yang digunakan adalah 40 responden, diambil secara total sampling. Instrrumen dalam penelitian ini menggunakan alat tes tinggi badan, timbangan badan dan lembar DDST II. Hasil: Hasil analisis Chi-Square diperoleh p value sebesar 0,026 (p<0,05). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan perkembangan motorik kasar pada anak prasekolah usia 4-5 tahun di TK Kemala Bhayangkari 02 Banjarbaru
Pengaruh Komunikasi, Informasi Dan Edukasi (KIE) Dengan Kepatuhan Kunjungan Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Nahdah; Lina Ratnasari; Susilawati
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.374

Abstract

Pendahuluan: Faktor kepatuhan terapi pada ODHA yaitu dengan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE). Selain dengan KIE, terdapat beberapa cara untuk meningkatkan kepatuhan dalam minum obat yaitu dengan PMO (pengawas menelan obat), memberikan checlis jadwal minum obat dan pendampingan dari tenaga kesehatan. Untuk meningkatkan kualitas hidup para pasien HIV AIDS sangat diperlukan bimbingan dan pendampingan minum obat ARV sehingga kepatuhan pasien dapat tercapai. Dalam kenyataannya ODHA masih banyak yang tingkat kepatuhannya rendah, hal ini dikarenakan ada beberapa faktor yang mempengaruhi seperti tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, dukungan dari keluarga terdekat, motivasi dari tenaga kesehatan yang menangani dalam terapi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh komunikasi, informasi dan edukasi dengan kepatuhan kunjungan pasien dengan terapi pengobatan ARV. Metode: Penelitian quasy eksperiment dengan jumlah sampel yang di teliti sebanyak 16 respoden (kelompok control) dan 16 responden (kelompok perlakuan) dengan menggunakan total sampling. Hasil:kepatuhan kunjungan pasien pada kelompok kontrol di peroleh nilai p-value 0,317 > 0,05 sehingga H0 diterima dan H1 ditolak. Artinya tidak terdapat pengaruh terhadap kepatuhan kunjungan pasien pasien HIV yang mendapat terapi ARV di RS. Ratu Zalecha Martapura.