Budaya lokal memiliki peran penting dalam membentuk perilaku kesehatan masyarakat, termasuk dalam praktik perawatan kehamilan dan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai, norma, dan kepercayaan budaya lokal dengan praktik perawatan ibu hamil serta proses persalinan pada masyarakat tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap ibu hamil, dukun beranak, dan tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal memiliki pengaruh signifikan terhadap pola perawatan kehamilan dan pilihan tempat persalinan. Faktor kepercayaan terhadap kekuatan spiritual, pantangan makanan, dan peran dukun beranak masih menjadi elemen dominan dalam proses tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai budaya lokal dalam program kesehatan ibu dan anak agar pelayanan kesehatan menjadi lebih kontekstual dan diterima oleh masyarakat.
Copyrights © 2026