Rahmatul Fajri, Laili
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PONDOK PESANTREN DALAM MENGELOLA WAKTU PEMBELAJARAN SALAF DAN KHALAF Rahmatul Fajri, Laili; Raisa Farah Diba
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 7 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/manajerial.v7i2.541

Abstract

Islamic boarding schools (pondok pesantren) as Islamic educational institutions have two main learning systems, salaf and khalaf, which require effective time management strategies to ensure optimal learning processes. This research is motivated by the importance of balancing the study of classical Islamic texts (salaf) and formal education (khalaf), which directly impacts students’ academic performance and character development. The objectives of this study are: (1) to analyze the strategies of Pondok Pesantren Manarul Huda Pusat in managing the learning schedule of salaf and khalaf, (2) to identify the challenges encountered in the implementation of these strategies, and (3) to evaluate the impact of these strategies on students’ academic achievements and character formation. This research employs a qualitative method with a case study approach and a descriptive design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving informants such as the boarding school leadership, council of kiai, education section, and students. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.The results reveal that time management strategies are carried out through systematic planning, integrated scheduling, and coordination between the boarding school leadership, education section, and the head of the madrasa, while taking into account activity balance and students’ psychological conditions. The main challenges include limited teaching staff, overlapping schedules, students’ discipline issues, and physical as well as mental fatigue. These strategies have proven to positively affect both academic and religious achievements, as well as foster students’ discipline, responsibility, and proper manners.
Persepsi Guru terhadap Pengembangan  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis Artificial Intelligence (AI)(Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Jidris Assalam Kota Tasikmalaya) Rahmatul Fajri, Laili
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 8 No 1 (2026): MARET, 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/enjav832

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era pendidikan 4.0 menuntut integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai aspek pembelajaran termasuk penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang menjadi komponen penting dalam perencanaan pembelajaran yang efektif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap penggunaan AI dalam pengembangan RPP, faktor-faktor yang memengaruhinya serta peluang dan tantangan implementasinya di madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di MTs Jidris Assalam Kota Tasikmalaya, dengan subjek guru yang memiliki pengalaman menggunakan AI dalam penyusunan RPP. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan moddel interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap AI karena dianggap mempercepat penyusunan RPP, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan mendorong inovasi metode serta evaluasi. Persepsi ini sesuai dengan teori Technology Acceptance Model (TAM), dimana perceived usefulness (PU) tercermin dari manfaat AI dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas RPP, sedangkan perceived ease of use (PEU) tercermin dari kemudahan penggunaan AI yang praktis dan cepat diakses. Penelitian ini menegaskan bahwa AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas RPP, tetapi penerapannya perlu diimbangi dengan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, dan kebijakan institusional agar penggunaan AI optimal dan sesuai nilai pendidikan.