Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI ARSITEKTUR BIOMIMETIK PADA DESAIN LIPONSOS KEPUTIH SURABAYA Kosasih, Davin Nathaniel; Putra, Heristama Anugerah; Setiadi, Y.A Widriyakara
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Arsitektur Zonasi juni 2023
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v6i2.50356

Abstract

Liponsos Keputih Surabaya in 2016-2021 often experienced excess capacity, this was due to the excessive number of PMKS. This excess capacity is the main problem that causes the room and environment in Liponsos Keputih to become humid and stuffy, so that the level of comfort for residents, visitors and officers is very less to carry out activities at Liponsos. Therefore, it is necessary to redesign the Liponsos Keputih Surabaya by applying a biomimetic architectural approach that takes the characteristics of bamboo (a characteristic of the Keputih Surabaya area). The characteristic taken as a design idea is the vertical growth of bamboo, so that the need for space and thermal can be fulfilled properly in the design. The method used in this research is Pahl and Beitz's Systematic Approach research method with qualitative data collection which is then presented by describing the data obtained. The final result, the redesign of Liponsos Keputih comes by applying a vertical pattern to the mass and a radial pattern to the site arrangement obtained from the transformation of bamboo plants. The outdoor space component is allocated for the needs of circulation, parking, sports fields, utility areas, and green open spaces.
APPLICATION OF PETER ZUMTHOR'S MULTISENSORY PRINCIPLE IN THE DESIGN OF NATURE SCHOOLS PENERAPAN PRINSIP MULTISENSORI PETER ZUMTHOR PADA PERANCANGAN SEKOLAH ALAM Wijaya, Antonius Sachio Troy; Setiadi, Y.A Widriyakara; Anugerah Putra, Heristama; Roosandriantini, Josephine
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i2.143

Abstract

Sekolah alam merupakan konsep pendidikan yang mengintegrasikan lingkungan sebagai bagian dari proses belajar, sehingga menciptakan pengalaman ruang yang erat dengan alam. Pendekatan multisensori dalam arsitektur, sebagaimana dikemukakan oleh Peter Zumthor, menekankan bagaimana elemen-elemen arsitektur dapat membangkitkan pengalaman inderawi yang mendalam, menciptakan suasana yang kaya akan makna, dan memperkuat keterhubungan antara manusia dengan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan prinsip multisensori Peter Zumthor dalam desain Sekolah Alam, dengan fokus pada elemen materialitas, pencahayaan alami, suara, aroma, dan tekstur ruang. Sekolah alam yang akan digunakan sebagai objek pengecekkan prinsip Peter Zumthor adalah sekolah alam yang berada pada Pulau Jawa, Lebih spesifiknya ada di kota Surabaya, Yogyakarta, Malang dan Krian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, mencakup observasi lapangan, dan wawancara serta analisis terhadap elemen arsitektural yang terkait dengan prinsip Peter Zumthor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip multisensori dalam Sekolah Alam dapat meningkatkan kualitas pengalaman belajar siswa, menciptakan ruang yang lebih intuitif, nyaman, serta merangsang eksplorasi dan kreativitas. Elemen-elemen seperti penggunaan material alami, keterbukaan terhadap lingkungan, dan keberlanjutan desain berperan penting dalam mendukung prinsip multisensori yang diusung oleh Peter Zumthor. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perancangan sekolah berbasis alam yang lebih humanis dan memperkaya pengalaman belajar berbasis inderawi.