Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Peradaban Islam Fakultas Bisnis Islam Syariah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Muslimah, Khoirotul; Satibi, Ibi; Sabarudin, Sabarudin; Farhati, Farhati
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.548

Abstract

Religious Moderation Values ​​are a manifestation of moderation in various forms of interaction. This study discusses the integration of the moderation value of religion in Islamic Civilization courses including the Semester Learning Design (RPS) as well as the integration of the value of moderation in religion among students and lecturers at FEBI UIN SUKA. The research method uses a descriptive qualitative approach so as to provide a complete description and analysis of various case studies. The data collected was obtained by in-depth interview methods, direct observation and literature study. To test the validity by means of source and technique triangulation. The research results show the following. First, the integration of the values ​​of religious moderation based on the Semester Lesson Plan obtained moderation values ​​in the form of a fair attitude (not one-sided) and understanding diversity in tolerance between religions and local cultures. Second, the integration of moderation values ​​in learning in the form of making Semester Learning Plans (RPS) based on moderation values. Third, the integration of moderation values ​​when lecturers deliver Islamic Civilization courses, almost all material is associated with religious moderation values ​​such as moderation, love of peace, and understanding diversity or tolerance among people. Fourth, the integration of the values ​​of moderation when students have discussions is manifested by upholding democratic elements, namely being free to give opinions and being ready to accept any decision without coercion.
MODEL MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI INTRINSIK SISWA MADRASAH Hidayah, Siti Nurul; Muslimah, Khoirotul
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.522

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana manajemen pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa melalui perspektif hierarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow dalam konteks pendidikan madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi yang melibatkan satu guru, delapan siswa, serta tiga perwakilan madrasah di MTs Jauharatul Islamiyah, Muara Sabak Ulu. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran yang efektif mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pemenuhan kebutuhan fisiologis dan rasa aman, penguatan interaksi sosial, pemberian penghargaan yang bermakna, serta fasilitasi aktualisasi diri melalui kegiatan pembelajaran partisipatif. Integrasi keempat aspek tersebut mendorong keterlibatan, kepercayaan diri, dan motivasi intrinsik siswa secara berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen pembelajaran yang holistik, humanistik, dan berpusat pada kebutuhan siswa dalam konteks pendidikan Islam.
STRATEGI MANAJEMEN BUDAYA RELIGIUS BERBASIS PEMBIASAAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI AL-ISHLAH KUALA JAMBI Khoiriyah, Linda Alfi; Muslimah, Khoirotul
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.523

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan karakter religius pada anak usia dini yang belum sepenuhnya terkelola secara sistematis dalam praktik pendidikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis manajemen budaya religius berbasis pembiasaan dalam pembentukan karakter anak usia dini di PAUD Al-Ishlah Kuala Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 12 informan yang terdiri atas guru dan orang tua, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya religius telah terintegrasi dalam kegiatan harian melalui pembiasaan seperti doa, salam, hafalan, dan praktik ibadah, dengan perencanaan dan pelaksanaan yang cukup konsisten, namun evaluasi masih bersifat informal berbasis pengamatan perilaku. Temuan juga mengidentifikasi hambatan berupa keterbatasan kompetensi guru, fasilitas, dan keterlibatan orang tua. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembentukan karakter religius tidak hanya ditentukan oleh intensitas kegiatan, tetapi oleh kualitas manajemen yang sistematis, kolaboratif, dan berkelanjutan antara sekolah dan keluarga.
REKONSTRUKSI STRATEGI PEMBELAJARAN FIQIH DASAR BERBASIS PRAKTIK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN IBADAH SANTRI Amalia, Putri; Muslimah, Khoirotul
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.525

Abstract

Pembelajaran fiqih di madrasah diniyah masih cenderung berorientasi pada pendekatan teoritis sehingga belum optimal dalam mengembangkan kemampuan praktik ibadah santri, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman konseptual dan keterampilan praktik. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi strategi pembelajaran fiqih dasar berbasis praktik dalam meningkatkan pemahaman ibadah santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Madrasah Diniyah Tarbiatussibyan, Desa Parit Bilal, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fiqih menerapkan pola integratif melalui tahapan ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung yang saling berkaitan. Berdasarkan temuan tersebut, direkonstruksi model pembelajaran fiqih berbasis praktik yang terdiri atas lima tahap, yaitu orientasi konsep, aktivasi pemahaman, visualisasi praktik, internalisasi melalui praktik langsung, serta refleksi dan koreksi, yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman praktik ibadah santri. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan model pembelajaran fiqih berbasis praktik yang integratif sebagai rujukan konseptual dan praktis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ibadah di madrasah diniyah