Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran: Hakikat Kurikullum dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam Supriyanto, Adi; Fitriani, Aida; Sofiani, Azrina; Izzati, Nurfatin; Syafika, Tria Nur; Mukhlas
Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/kaisa.v4i1.663

Abstract

Philosophy plays an important role in directing the goals of general education and ensuring the curriculum reflects Islamic values that are in line with universal truths. This journal discusses the Islamic. Education curriculum and curriculum from the perspective of Islamic education philosophy. This journal was created to show that through a philosophical approach it can be decided how to measure success in the educational process by referring to curriculum principles involving philosophical, psychological, social, and organization. This Islamic education curriculum also has unique characteristic, where the structure of Islamic education is based on principles and learning materials sourced from the Al-Qur’an and the hadith of the prophet. Filsafat memegang peran penting dalam mengarahkan tujuan pendidikan umum dan memastikan kurikulum mencerminkan nilai-nilai Islam yang sejalan dengan kebenaran universal. Dalam jurnal ini membahas Kurikulum pendidikan Islam dan kurikulum dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Jurnal ini dibuat untuk menunjukkan bahwa melalui pendekatan filsafat dapat diputuskan bagaimana mengukur sebuah kesuksesan dalam proses pendidikan dengan merujuk pada asas-asas kurikulum yang melibatkan asas filosofis, psikologis, sosiologis, dan organisasi. Kurikulum pendidikan Islam ini juga memiliki ciri khas, dimana struktur pendidikan Islam didasarkan pada prinsip-prinsip dan materi pembelajaran yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits Nabi.
Optimalisasi Peran Dosen Agama Melalui Khutbah Jumat Sebagai Metode Mendidik Masyarakat di Masjid Al-Hidayah Simpang Periuk Lubuklinggau Sujarwo; Muhamad Akip; Mukhlas
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Amin Vol. 3 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : STAI Al-Amin Gersik Kediri Lombok Barat-NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/jpa.v3i2.301

Abstract

The aim of this service activity is to improve the skills of lecturers and the tridharma of higher education in the form of delivering sermons at the Al Hidayah Mosque, Simpang Periuk Lubuklinggau. This community service is carried out every once in a while, where sermons are given by the management of the Al Hidayah Mosque with an attached schedule for one year. The problems faced by the lack of preachers at the Al Hidayah Mosque and the lack of religious knowledge among the congregation at the Al Hidayah Mosque. By optimizing the role of religious lecturers, it is hoped that academic institutions and the wider community will be able to provide improvements in worship, religious knowledge and be able to carry out Friday prayers well and produce articles in the form of national scientific journals.
Makna Komunikasi Nonformal Siswa SMK Mardi Wacana Grup Whatapps Kelas Perspektif Kualitatif: The Meaning of Non-Formal Communication among Students of SMK Mardi Wacana in Class WhatsApp Groups: A Qualitative Perspective Suko Ummi Calsum; Mayang Sari; Nassuha Amelia; Fini Septiani; Putri Ayu Sundari; Alvin Pria Afriansyah; Mukhlas
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9836

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi nonformal dalam grup WhatsApp kelas siswa SMK Mardi Wacana dengan memfokuskan analisis pada makna komunikasi, pola interaksi, serta peran WhatsApp sebagai media komunikasi digital. Tujuan penelitian mengungkap bagaimana siswa memaknai komunikasi nonformal di dalam grup WhatsApp serta dampaknya terhadap efektivitas komunikasi dan kekompakan sosial. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam dengan siswa. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dengan membandingkan hasil observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan transkripsi, pengelompokan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grup WhatsApp dimaknai sebagai sarana komunikasi nonformal yang efektif untuk penyampaian informasi, koordinasi kegiatan, serta interaksi sosial. Bahasa yang digunakan bersifat santai dan fleksibel, serta ditemukan fenomena silent reader sebagai bentuk partisipasi selektif dalam komunikasi digital. Temuan ini menegaskan peran strategis WhatsApp dalam membentuk pola komunikasi nonformal siswa di era digital.