Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI BUSINESS PLAN SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM Rini Wijayaningsih; Ahmad Rizal; Angel Septiani Parhusip; Devina Elga Ranjani; Fajar Al Bayhaqi; Gita Rezda Andiwa; Mohammad Dava Ramdhani Umam; Revilia Nur Vardania Putri
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v5i10.3719

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya perencanaan dan strategi bisnis yang efektif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi persaingan yang ketat. Pelatihan mengenai value propositions, pembuatan rencana bisnis, dan strategi bisnis diidentifikasi sebagai kunci keberhasilan UMKM dalam bersaing. Implementasi business plan dianggap sebagai langkah krusial dalam pengembangan UMKM untuk meningkatkan penjualan dan menjaga keberlangsungan bisnis. Faktor-faktor seperti strategi produk, kemampuan manajerial, dan diferensiasi usaha juga diakui sebagai elemen penting dalam pengembangan business plan UMKM. Penelitian menekankan perlunya mengatasi tantangan dan hambatan yang dihadapi UMKM dalam implementasi business plan guna memastikan pertumbuhan bisnis yang optimal.
Perananan Biaya Standar Sebagai Alat Pengendalian Biaya Achmad Fauzi; Devina Elga Ranjani; Marcellita Capritalim; Nadya Debora Siregar; Risma Indah Sari; Siti Khotimah; Syifa Wandayu Salsabilla
IJESM Indonesian Journal of Economics and Strategic Management Vol. 2 No. 2 (2024): July
Publisher : Draf Solusi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69718/ijesm.v2i2.202

Abstract

Tentu saja, tujuan dari bisnis apa pun adalah sama: menghasilkan keuntungan. Untuk melakukan hal ini, bisnis tentu harus menjaga biaya produksi tetap terkendali agar dapat menjual barang dengan harga yang wajar. Teknik biaya standar adalah salah satu alat yang dapat digunakan organisasi untuk mengendalikan biaya produksi. Biaya standar dapat membantu bisnis dalam mengelola biaya produksinya dengan mencegah variasi yang dapat mengakibatkan biaya tambahan yang tidak diperlukan untuk produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi biaya standar sebagai instrumen manajemen biaya. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif, dan metode pengumpulan data yang digunakan adalah tinjauan literatur, yang melibatkan membaca dan mengevaluasi jurnal atau artikel penelitian yang relevan. Berdasarkan temuan penelitian, kami sampai pada kesimpulan bahwa biaya standar sangat penting untuk pengendalian biaya karena biaya standar dapat membantu perusahaan mencapai tujuannya dengan mengendalikan biaya produksi dan mencegah penyimpangan.
Pengaruh Kemudahan Penggunaan Fintech, Self-Control, dan Gaya Hidup terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi Generasi Z di Bekasi pada Era Cashless Society Devina Elga Ranjani; Christophorus Indra Wahyu Putra; Eri Bukhari; Bayu Seno Pitoyo
Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jumbidter.v3i3.1478

Abstract

This study aims to analyze the influence of the ease of use of fintech, self-control, and lifestyle on the personal financial management of Generation Z in Bekasi City. A quantitative approach was used with a purposive sampling technique, involving 148 respondents of fintech users from Generation Z. Data was analyzed using the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method to test the relationship between variables. The results of the study showed that the three variables had a positive and significant effect on personal financial management. The self-control variable had the strongest influence (O = 0.524; P < 0.001), followed by fintech's ease of use (O = 0.262; P < 0.001), and lifestyle (O = 0.135; P = 0.021). These findings confirm that self-control is a key factor in shaping healthy financial behaviors, while easy access to fintech services and lifestyle patterns also strengthen the effectiveness of financial management. This research makes a practical contribution to the development of financial literacy strategies that emphasize the importance of self-control, the use of financial technology, and the awareness of a balanced lifestyle. Thus, the results of the research can be the basis for educational institutions, fintech service providers, and policymakers in designing financial capacity building programs for Generation Z.