Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Inovasi Kampung Flory Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus Kampung Flory, Kec. Sleman) Satriawan, Pravasta Wahyu; Hanim, Faridha; Karunia, Artika Dowi; Jamroni, Mofit
Jurnal KIRANA Vol 4 No 1 (2023): Jurnal KIRANA Volume 4 Nomor 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jkrn.v4i1.36969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kehadiran inovasi kampung flory sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat desa tridadi, kec. Sleman, kab. Sleman, Provinsi Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi yang ditentukan secara purposive (sengaja) yaitu Kampung Flory, Kab. Sleman. Informan kunci dalam penelitian ini ditentukan secara purposive sampling yaitu pengelola yang mengetahui secara mendetail mengenai inovasi kampung flory. Data dari penelitian ini didapatkan dengan teknik wawancara serta observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari aspek karakteristik inovasi, kehadiran kampung flory sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan pengelola serta telah memberikan keuntungan relatif bagi masyarakat sekitar. Pada aspek kompleksitas, kampung flory tergolong rumit namun bersifat dinamis dan kehadirannya telah berhasil melalui percobaan yang menunjukan kesesuaian. Wujud dari kampung flory juga dapat diamati oleh masyarakat sekitar. Pada aspek adopsi inovasi, wisata kampung flory telah berhasil menyadarkan dan membujuk masyarakat sekitar mengenai peluang wisata yang berorientasi pada perubahan sosial yang terencana. Awalnya Sebagian masyarakat setuju untuk mengadopsi wisata kampung flory, lalu disusul oleh masyarakat lainnya yang mendapat konfirmasi dari mereka yang telah bergabung. Masyarakat saling bercerita sampai pada akhirnya mengadopsi inovasi kampung flory. Sedangkan pada aspek pemberdayaan, inovasi kampung flory telah memberikan kesadaran, penguatan, dan memberi daya pada masyarakat sekitar untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera.
Karakterisasi dan Kelayakan Ekonomi Citrus aurantifolia kultivar ‘Nimas Agrihorti’ sebagai Komoditas Biofarmasi Potensial di Indonesia Budiyati, Emi; Waluyo, Budi; Maghfoer, Moch. Dawam; Kosmiatin, Mia; Triwiratno, Anang; Hanif, Zainuri; Andrini , Anis; Hanim, Faridha; Tina , Siti Agus
Buitenzorg: Journal of Tropical Science Vol 2 No 1 (2025): Vol. 2 No. 1 (2025): Buitenzorg: Journal of Tropical Science
Publisher : Innovation Centre for Tropical Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70158/buitenzorg.v2i1.17

Abstract

‘Nimas Agrihorti’ is a citrus cultivar developed to fulfil the increasing domestic demand for biopharmaceutical-grade citrus in Indonesia. Its development aligns with the growing public interest in health-promoting agricultural products. This study aimed to evaluate the morphological characteristics, chemical composition, and economic viability of ‘Nimas Agrihorti’ as a biopharmaceutical citrus. Field observations were conducted from June 2019 to October 2020 at the Banjarsari Experimental Field, Bayeman Village, Probolinggo, East Java. Morphological assessments followed the Descriptor List for Citrus by IPGRI, and chemical analyses were performed at the Post-Harvest Laboratory of Brawijaya University, Malang. Economic feasibility was assessed by calculating production costs and revenues over a 2-year cultivation cycle. ‘Nimas Agrihorti’ exhibited favorable morphological traits, including large fruit size (72–82 g), yellow skin, and sweet taste. Chemical analysis revealed vitamin C content of 34.8 mg/100 g and low acidity at 0.45%. The total production cost over 2 years was IDR 42,640,000.00 (equivalent to USD 2,584), with total revenue amounting to IDR 77,360,000.00 (equivalent to USD 4,688), resulting in a Revenue-Cost (R/C) ratio of 2.81. The combination of desirable morphological and chemical characteristics, along with strong economic returns, indicates that ‘Nimas Agrihorti’ holds significant potential for development as a biopharmaceutical citrus cultivar in Indonesia.   Keywords: citrus, cultivar, biopharmaceutical products, economic feasibility