Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN VITAL PERADILAN SENGKETA HASIL PEMILIHAN UMUM DALAM MEWUJUDKAN DEMOKRASI SUBSTANTIF GUNA MENCARI ARAH PEMILU 2024 Dewi Rastikasari; Hanny Hilmia Fairuza
Journal of Studia Legalia Vol. 4 No. 02 (2023): Journal of Studia Legalia
Publisher : FKPH Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilu 2024 di Indonesia merupakan hajat nasional yang harus diselenggarakan secara demokratis dan berdasarkan hukum sehingga peran vital peradilan sengketa hasil pemilihan umum sangat diperlukan untuk menjamin terwujudnya demokrasi substantif. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 mengatur tentang penyelesaian sengketa hasil pemilihan umum. Mahkamah Konstitusi merupakan lembaga peradilan dengan kewenangan memutuskan perselisihan hasil pemilihan umum. Bimbingan Teknis Hukum Acara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Tahun 2024 menjadi konsentrasi pemerintah dalam hal pemilihan umum saat ini untuk memastikan terbangunnya sinergitas kerja antar penyelenggara negara dengan institusi demokrasi dalam rangka membangun negara demokratis yang berdasarkan atas hukum. Penyelesaian sengketa hasil pemilihan umum oleh MK harus dilakukan secara adil dengan melibatkan Bawaslu dan lembaga lain terkait sanksi pidana. Potensi sengketa pemilihan umum 2024 dapat terjadi pada proses verifikasi partai politik dan calon peserta pemilihan umum. Keterlibatan Bawaslu menjadi elemen penting dalam kasus sengketa pemilihan umum. Guna mewujudkan demokrasi substantif, peran vital peradilan sengketa hasil pemilihan umum adalah untuk menjamin keadilan substantif dalam penerapan ambang batas sengketa hasil pemilihan umum. Putusan Nomor 97/PUU menjadi bukti kewenangan MK dalam penyelesaian sengketa pemilihan umum serta fungsi MK sebagai final tafsir konstitusi.
PENGARUH LITERASI HUKUM TERHADAP PERILAKU JUDI ONLINE DI KALANGAN REMAJA: KAJIAN EMPIRIS MAHASISWA UNIVERSITAS JEMBER Diah Mustikawati; Yasmine Cahya Syifa; Aghnia Rahma Rizkika; Hanny Hilmia Fairuza; Hilwa Asy Syifa Aulia
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.5246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi hukum terhadap perilaku judi online di kalangan mahasiswa Universitas Jember. Fenomena judi online semakin marak di Indonesia dengan dampak signifikan, terutama di kalangan remaja. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif mahasiswa terkait literasi hukum dan keterlibatan mereka dalam judi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi hukum menjadi salah satu faktor utama tingginya partisipasi dalam judi online, disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang hukum yang berlaku dan implikasi dari aktivitas ilegal tersebut. Studi ini juga mengungkapkan bahwa peningkatan literasi hukum dapat menjadi upaya preventif yang efektif dalam mengurangi keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas judi daring. Rekomendasi penelitian ini mencakup perlunya edukasi hukum yang lebih luas serta kebijakan yang lebih adaptif untuk menangkal judi Online Di Kalangan Remaja.