Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pendekatan Science Technology Engineering Math (STEM) Pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Di Era Revolusi Industri 5.0 Firdausia, Fadliyanti; Yoto, Yoto
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 11: Special Issue No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v11i1.8087

Abstract

Meningkatkan pendidikan yang bermutu sesuai dengan kompetensi di era abad 21 saat ini dapat diupayakan dengan menggunakan salah satu metode yaitu Science Technology Engineering Math (STEM) yang sejalan dengan perkembangan industri menuju industry 5.0. Pendekatan STEM diharapkan dapat membuat individu bersaing secara global dalam menghadapi kebaharuan, kemajuan, dan perubahan signifikan yang terjadi di lingkup nasional maupun internasioanl. Untuk menghadapi tantangan global siswa dilatih agar mampu berkomunikasi, berpikir kritis, mengasah kreatifitas, dan menyelesaikan masalah. Dengan penerapan metode penelitian Systematic Literature Review, maka penelitian bersumber dari artikel, buku, dan teori-teori pendukung yangrelevan dengan topik yang diambil kurang lebih 85 literatur yang telah terbit pada rentang waktu antara tahun 2013 sampai tahun 2023 di dalam dunia pendidikan yang terkolaborasi STEM untuk menyongsong revolusi industri. Dalam kajian artikel SLR ini dimana tujuannya ialah memperoleh deskripsi empiris yang relevan tentang pembelajaran yang terintegrasi STEM pada jenjang mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin dan implementasi yang telah di terapkan.
Studi Komparasi Pelatihan Guru Vokasi di Negara Indonesia dan Jepang Effendi, Muhammad Idris; Chisbiyah, Lismi Animatul; Firdausia, Fadliyanti
KIRYOKU Vol 8, No 1 (2024): Kiryoku: Jurnal Studi Kejepangan
Publisher : Vocational College of Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/kiryoku.v8i1.12-21

Abstract

Artikel ini membandingkan pendekatan pendidikan vokasional di Indonesia dan Jepang, khususnya dalam konteks pelatihan guru vokasional. Sementara Indonesia fokus pada penggabungan teori dan praktik dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasional melalui kerjasama internasional seperti dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) di industri otomotif, Jepang menonjol melalui pendekatan eksperiential, lesson study, dan pembelajaran aktif yang menekankan peningkatan keterampilan praktis sesuai dengan kebutuhan industri. Dalam kedua negara, kolaborasi antara pemerintah, universitas, dan industri berperan penting dalam memastikan guru-guru vokasional memiliki keterampilan relevan dengan dunia kerja, sambil memperhatikan pengembangan kemandirian dan peningkatan kualitas pengajaran. Studi ini memberikan wawasan tentang praktik terbaik dalam pelatihan guru vokasional dan menyoroti area-area yang perlu ditingkatkan, memberikan kontribusi berharga untuk pengembangan pendidikan vokasional global dan persiapan siswa menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Studi Komparasi Penerapan Science, Technology, Engineering, And Mathematics (STEM) di Dunia Pendidikan Malaysia Dan Indonesia Dalam Meningkatkan Literasi Teknologi Sebagai Penunjang Revolusi Industri Firdausia, Fadliyanti; Effendi, Muhammad Idris; Chisbiyah, Lismi Animatul
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 10 No 1 (2025): Volume 10 Nomor 1, Februari 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v10i1.1774

Abstract

Education is one of the forms of quality Human Resources (HR). By applying the STEM approach in education, there are complex treatments that apply to the educational process in terms of technology, science, engineering and mathematics. The Study Literature Review (SLR) method was applied by researchers by analyzing relevant topics from 75 articles found but selected according to the needs of related topics, there were approximately 30 relevant articles that had been reviewed so the findings from this comparison which aims to find out STEM in Malaysian and Indonesian education, show that both countries basically have advantages and disadvantages regarding the application of STEM in each country in accordance with the country's policies, of course. However, the application of STEM in Malaysia is more inclined and has generally been realized in education in that country.
Pendekatan Science Technology Engineering Math (STEM) Pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Di Era Revolusi Industri 5.0 Firdausia, Fadliyanti; Yoto, Yoto
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 11: Special Issue No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v11i1.8087

Abstract

Meningkatkan pendidikan yang bermutu sesuai dengan kompetensi di era abad 21 saat ini dapat diupayakan dengan menggunakan salah satu metode yaitu Science Technology Engineering Math (STEM) yang sejalan dengan perkembangan industri menuju industry 5.0. Pendekatan STEM diharapkan dapat membuat individu bersaing secara global dalam menghadapi kebaharuan, kemajuan, dan perubahan signifikan yang terjadi di lingkup nasional maupun internasioanl. Untuk menghadapi tantangan global siswa dilatih agar mampu berkomunikasi, berpikir kritis, mengasah kreatifitas, dan menyelesaikan masalah. Dengan penerapan metode penelitian Systematic Literature Review, maka penelitian bersumber dari artikel, buku, dan teori-teori pendukung yangrelevan dengan topik yang diambil kurang lebih 85 literatur yang telah terbit pada rentang waktu antara tahun 2013 sampai tahun 2023 di dalam dunia pendidikan yang terkolaborasi STEM untuk menyongsong revolusi industri. Dalam kajian artikel SLR ini dimana tujuannya ialah memperoleh deskripsi empiris yang relevan tentang pembelajaran yang terintegrasi STEM pada jenjang mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin dan implementasi yang telah di terapkan.
Descriptive Analysis of Career Planning and Industry Insight (Cognitive Component) among Final-Year Mechanical Engineering Education Students Firdausia, Fadliyanti; Purnomo, Purnomo; Sutadji, Eddy; Wijaya, Tommy Tanu; Effendi, Muhammad Idris
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol. 11, No. 5
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the level of understanding of final-year Mechanical Engineering Education students regarding career planning and industry insight as cognitive components in preparing for the workforce. The study employed a quantitative approach with a descriptive method involving 58 eighth-semester students who had completed industrial internships. Data were collected using a Likert-scale questionnaire consisting of 20 items on career planning and 18 items on industry insight, and were analyzed using descriptive statistics, including mean scores and percentages. The results indicate that students’ understanding of career planning falls into the high category, with a mean score of 3.78, while their understanding of industry insight is also categorized as high, with a mean score of 3.52. The predominance of responses in the “agree” category suggests that students have developed an initial awareness of the importance of understanding self-potential, job opportunities, and the characteristics of the industrial world. However, a relatively high proportion of neutral responses indicates that this understanding is not yet fully developed and remains somewhat partial. These findings highlight that practice-based learning experiences, such as internships and project-based learning, play a crucial role in shaping students’ career planning and industry awareness. Therefore, strengthening the integration between academic learning and industry is essential through the development of industry-based curricula, improvement in the quality of internship programs, and the implementation of reflective learning. These efforts are expected to enhance students’ work readiness.
A Descriptive Analysis of AI Competence and Teaching Performance among Pre-Service Automotive Engineering Teachers in Vehicle Diagnostic Learning Effendi, Muhammad Idris; Purnomo, Purnomo; Sutadji, Eddy; Firdausia, Fadliyanti; Minghat, Asnul Dahar bin
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol. 11, No. 5
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) has transformed the automotive industry, particularly in vehicle diagnostics, which increasingly relies on data-driven and intelligent systems. This shift necessitates that students in Automotive Engineering Education not only possess technical skills but also demonstrate AI competence and effective teaching performance. This study aims to analyze the level of AI competence and teaching performance among students in the context of vehicle diagnostic learning. A descriptive survey research design was employed involving 87 students as respondents. Data were collected using structured questionnaires measuring dimensions of AI competence (AI literacy, AI tool utilization, AI-based problem solving, and AI integration) and teaching performance (lesson planning, instructional delivery, classroom interaction, technology use, and learning evaluation). Data were analyzed using descriptive statistics, including mean, percentage, standard deviation, and score categorization. The findings indicate that students generally demonstrate a high level of AI competence, particularly in AI literacy and AI tool utilization, although AI integration remains at a moderate level. Similarly, teaching performance is categorized as high in lesson planning, instructional delivery, and classroom interaction, but relatively lower in technology integration and learning evaluation. These results reveal a gap between technological competence and its pedagogical implementation. In conclusion, while students are technologically prepared, their ability to integrate AI effectively into teaching practices remains limited. The findings highlight the need for strengthening AI-integrated pedagogical competencies and provide an empirical basis for developing AI-TPACK-based learning models in vocational education.