Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Psikologis Pernikahan Dini Terhadap Keluarga Harmonis Tika Nur Azizah; Putri Nurfara Gayanti; Egata Ihsanda Sultan; Prastiwi Dwi Rahmawati; Cantika Alyssa Savitri; Marceliazizah Aning Wendari; Vicky Irawan; Nur Rofiq
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2024): June: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v1i3.328

Abstract

Self-marriage is a big problem in various countries, one of which is Indonesia. Due to this problem, the World Health Organization (WHO, 2021) also emphasizes that delaying the age of marriage can improve family welfare. The aim of this research is to identify the factors that cause early marriage in Indonesia, causing early marriage for perpetrators, children and the surrounding community, various efforts that can be made to prevent and overcome early marriage in Indonesia. This research uses a qualitative approach by collecting various data such as articles and journals on early marriage. Early marriage can occur due to various factors such as economic factors, parental factors, accidents (marriage due to accident), family traditions, local customs. According to the United Nations Children's Fund (UNICEF), early marriage is a marriage carried out officially or unofficially by a person before the age of 18 and has been carried out in various regions. To encourage the current rate of increase in the problem of early marriage, an innovation program was formed, namely the Action of GenRe program. as a promotive and preventive effort against cases of early marriage, it can help teenagers, society and the government in raising healthy and moral teenagers so that it can reduce the occurrence of early marriage.
Analisis Implementasi Sistem Coretax pada Pembuatan Bukti Pemotongan A1 PPh Pasal 21 Studi Kasus pada PT Insani Prima Konsultindo Putri Nurfara Gayanti; Fandi Galang Wicaksana
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1172

Abstract

Digitalisasi administrasi perpajakan mendorong Direktorat Jenderal Pajak untuk mengembangkan sistem Coretax sebagai upaya modernisasi layanan perpajakan yang lebih terintegrasi, efisien, dan akurat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sistem Coretax pada proses pembuatan Bukti Pemotongan A1 PPh Pasal 21 di PT Insani Prima Konsultindo, dengan fokus pada kendala validasi data di tingkat operasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan staf bagian pajak, dan dokumentasi yang berkaitan dengan proses pengolahan data perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fitur E-Bupot BPA1 dalam sistem Coretax mampu membantu staf dalam mengelola data pemotongan pajak secara lebih terstruktur dan mempercepat proses administrasi melalui mekanisme validasi otomatis. Namun, implementasinya masih menghadapi hambatan, terutama pada tahap validasi data identitas pegawai, seperti ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan dan penulisan nama dengan data kependudukan nasional, serta lamanya proses validasi ketika data diunggah dalam jumlah besar. Berdasarkan Model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone dan McLean, temuan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan Coretax dipengaruhi oleh kualitas sistem dan kualitas informasi. Penelitian ini menegaskan bahwa akurasi data pegawai, ketelitian pengguna, dan stabilitas sistem merupakan faktor penting dalam mendukung efektivitas pembuatan Bukti Pemotongan A1 PPh Pasal 21.