Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Syiar-Syiar

Fragmentasi Makna Hadis Dalam Konten Dakwah Media Sosial: Studi Kritis Terhadap Pesan Keislaman Di Tiktok manik, zulfirman; Radesi, Yumnah; Riby Septiani, Rifda; Ayu Sakinah, Wahda; Ulpina Lubis, Nisa
JURNAL SYIAR-SYIAR Vol 5 No 1 (2025): Edisi Januari 2025 - Juni 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/syiar.v5i1.1778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena fragmentasi makna hadis dalam konten dakwah di platform media sosial TikTok serta dampaknya terhadap pemahaman pesan keislaman oleh audiens. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis isi kritis terhadap sejumlah akun TikTok yang secara aktif menyebarkan konten dakwah berbasis hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyampaian hadis secara singkat, tanpa konteks, sanad, dan penjelasan derajat keabsahannya, menyebabkan penyempitan makna dan hilangnya fungsi hadis sebagai pedoman hukum dan akhlak. Konten dakwah di TikTok cenderung menekankan aspek emosional dan visual guna menarik perhatian audiens muda, namun sering mengabaikan akurasi ilmiah dan kedalaman makna. Kesimpulannya, fenomena ini menuntut peningkatan literasi digital dan keagamaan di kalangan pengguna media sosial agar pesan dakwah tetap autentik dan bermakna. Penelitian ini merekomendasikan agar para dai digital menyampaikan hadis secara bertanggung jawab dan sesuai dengan kaidah keilmuan dalam ilmu hadis.
Transformasi Dakwah Diera Digital: Analisis Penyampaian Hadis Dalam Konten Media Sosial Nurhayati, Nurhayati; Ramadhani Siregar, Suci; Susana, Nita; Niswa, Saidatin; Manik, Zulfirman
JURNAL SYIAR-SYIAR Vol 5 No 1 (2025): Edisi Januari 2025 - Juni 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/syiar.v5i1.1732

Abstract

This research aims to explore the transformation of Islamic da'wah in the digital era, with a specific focus on the transmission of Hadith through social media platforms such as Instagram, YouTube, and TikTok. Employing a qualitative content analysis method, the study investigates how Hadith is presented, contextualized, and disseminated across these platforms. Data were collected through purposive sampling of selected da'wah content and analyzed thematically to identify emerging patterns and trends. The findings reveal four key aspects: (1) the simplification and visual adaptation of Hadith to enhance accessibility and audience engagement; (2) the rise of new digital religious influencers who often lack formal scholarly credentials; (3) concerns regarding the authenticity and accurate attribution of Hadith sources; and (4) the use of creative digital aesthetics to attract and retain viewers. These results highlight both the opportunities and challenges posed by digital media in the context of Islamic preaching. On one hand, digital platforms significantly broaden the outreach of religious messages; on the other hand, they demand careful consideration of content integrity and interpretive authority. This study contributes to a deeper understanding of religious communication in the digital age and offers practical insights for promoting a balance between innovation and authenticity in online da'wah practices.