Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Relationship Between Emotional Intelligence and The Performance of Nurses in Medan Private Hospital Gurning, Yanty; Siregar, Wiyanna Mathofani
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i2.5150

Abstract

Nurse performance is the result of nursing services, which determines the quality of health services and factors determining the image of health services institutions in the eyes of the community and demonstrate service. This study aims to analyze the relationship between nurses’ emotional intelligence and the performance of implementing nurses. The research design used was an analytical survey with a cross-sectional approach. The sample consisted of 114 people. Data collection tools using questionnaires and observation sheets were then analyzed using the Chi-Square statistical test with a confidence level of 95%. The results of the study showed that the emotional intelligence of nurses obtained a p-value of 0,001 < α = 0,05. So, there is a positive relationship between emotional intelligence and the performance of executive nurses in Medan Private Hospital. In conclusion, emotional intelligence is closely related to the performance of implementing nurses.
Pengaruh Senam Kaki Lansia Terhadap Gejala Neuropatik Diabetik Ferifer Pada Lansia Di Puskesmas Manyak Payed Siregar, Wiyanna Mathofani; Aryanti, Dina; Gurning, Yanti
JURNAL KEBIDANAN, KEPERAWATAN DAN KESEHATAN (BIKES) Vol 4, No 1 (2024): J-BIKES JULI
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-bikes.v4i1.76

Abstract

Lansia yang terdiagnosis Diabetes Melitus (DM) memerlukan pencegahan secara primer yaitu dengan melakukan perawatan kaki atau foot self care secara rutin untuk mencegah komplikasi pada jaringan perifer. Latihan kaki ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, memperkuat otot kaki,dan menggerakkan sendi kaki. Perumusan masalah adalah apakah ada pengaruh senam kaki lansia terhadap gejala neuropatik diabetik ferifer pada lansia Di Puskesmas Manyak Payed. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan post test only design. Penelitian berlokasi Di Puskesmas Manyak Payed Populasi adalah seluruh lansia yang memeriksakan kesehatannya sebanyak 68 orang. Besar sampel sebanyak 40 orang. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian adalah Ada perbedaan gejala neuropatik diabetik ferifer pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan senam kaki lansia Di Puskesmas Manyak Payed Tahun 2022. Hasil uji statistik diperoleh p 0,05. Kesimpulan adalah Ada perbedaan gejala neuropatik diabetik ferifer pada lansia sebelum dan sesudah dilakukan senam kaki lansia. Disarankan kepada lansia agar agar selalu melakukan senam kaki untuk mencegah gejala neuropati perifer.
The Relationship Between Emotional Intelligence and The Performance of Nurses in Medan Private Hospital Gurning, Yanty; Siregar, Wiyanna Mathofani
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i2.5150

Abstract

Nurse performance is the result of nursing services, which determines the quality of health services and factors determining the image of health services institutions in the eyes of the community and demonstrate service. This study aims to analyze the relationship between nurses’ emotional intelligence and the performance of implementing nurses. The research design used was an analytical survey with a cross-sectional approach. The sample consisted of 114 people. Data collection tools using questionnaires and observation sheets were then analyzed using the Chi-Square statistical test with a confidence level of 95%. The results of the study showed that the emotional intelligence of nurses obtained a p-value of 0,001 < α = 0,05. So, there is a positive relationship between emotional intelligence and the performance of executive nurses in Medan Private Hospital. In conclusion, emotional intelligence is closely related to the performance of implementing nurses.
Hubungan Tingkat Stres dengan Nilai Hb pada Remaja Usia 15-17 Tahun Batubara, Khairunnisa; Hasan, Afrizal; Shandra, Shandra; Siregar, Wiyanna Mathofani; Khalis, Naila; Billa, Salsa; Husaini, M. Hafinawa
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1316

Abstract

  Latar Belakang: Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang berpotensi memengaruhi kondisi fisiologis, termasuk kadar hemoglobin (Hb) pada remaja. Pada masa remaja, perubahan biologis, sosial, dan akademik meningkatkan risiko terjadinya stres yang berkepanjangan sehingga dapat memengaruhi keseimbangan hormonal dan proses hematopoiesis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat stres dengan nilai Hb pada remaja usia 15-17 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 70 remaja, dengan sampel sebanyak 52 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10), sedangkan nilai Hb diperoleh melalui pemeriksaan hemoglobin menggunakan metode standar laboratorium. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar responden mengalami tingkat stres sedang (50,0%) dan memiliki nilai Hb dalam kategori normal (65,4%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan nilai Hb (p < 0,05), dengan kekuatan hubungan sedang dan arah negatif (p = -0,482), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat stres, semakin rendah nilai Hb pada remaja. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan sedang antara tingkat stres dan nilai Hb pada remaja usia 15-17 tahun. Temuan ini menunjukkan pentingnya upaya promotif dan preventif dalam pengelolaan stres serta pemantauan kadar Hb sebagai bagian dari program kesehatan remaja.