Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Educatio FKIP UNMA

Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Elizabeth Meiske Maythy Lasut; Deisye Supit; Mareike S. D. Lotulung
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5426

Abstract

Pendekatan konvensional dalam pembelajaran tidak lagi efektif untuk memenuhi kebutuhan peserta didik saat ini. Peserta didik menginginkan proses pembelajaran yang menarik, menantang, dan membangun kemandirian. Penggunaan TIK oleh guru menjadi salah satu solusi yang efektif untuk menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan harapan peserta didik. Penelitian kuantitatif ini difokuskan pada pengaruh pemanfaatan TIK oleh guru dalam pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik kelas V di SD Advent Airmadidi. Dari 90 responden yang dilibatkan dalam penelitian, hasil menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan TIK oleh guru berada pada tingkat tinggi dan hasil belajar peserta didik juga menunjukkan hasil yang baik. Melalui uji regresi sederhana, peneliti menemukan adanya pengaruh yang signifikan dari pemanfaatan TIK oleh guru dalam pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik. Artinya, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa pemanfaatan TIK oleh guru secara maksimal dapat berkontribusi positif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar para guru terus memanfaatkan TIK secara maksimal dalam pembelajaran. Dengan menggunakan TIK, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Hal ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran. Dalam kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan pentingnya penggunaan TIK oleh guru dalam pembelajaran dan membuktikan bahwa pemanfaatan TIK berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik.
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Kasingku, Juwinner Dedy; Lotulung, Mareike Seska Diana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.7839

Abstract

Pendidikan agama Kristen tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan tentang doktrin keagamaan, tetapi juga memiliki cakupan yang lebih luas dalam pembentukan individu. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan keseimbangan yang menyeluruh antara aspek fisik, mental, kerohanian, dan sosial di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menekankan nilai-nilai moral dan etika Kristiani, pendidikan agama Kristen mempersiapkan individu untuk menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan dengan integritas dan tanggung jawab. Melalui metode kualitatif, penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter yang bertanggung jawab dan memiliki moral yang baik. Guru pendidikan agama Kristen memainkan peran penting dalam proses ini. Mereka tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan moral dan rohani bagi para peserta didik. Dengan mendidik tentang nilai-nilai Kristiani dan memberikan bimbingan kerohanian, guru pendidikan agama Kristen dapat membantu peserta didik memahami dan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan agama Kristen bukan hanya tentang pengetahuan agama, tetapi juga tentang pembentukan karakter. Ini adalah proses yang utuh yang membantu individu memperkuat keterampilan moral, etika, dan kerohanian mereka. Dengan demikian, pendidikan agama Kristen berperan sebagai dasar bagi individu untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai Kristiani, mendorong mereka untuk menjadi pribadi yang berkarakter, serta berkomitmen melakukan kebaikan dalam masyarakat.
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Kasingku, Juwinner Dedy; Lotulung, Mareike Seska Diana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.7839

Abstract

Pendidikan agama Kristen tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan tentang doktrin keagamaan, tetapi juga memiliki cakupan yang lebih luas dalam pembentukan individu. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan keseimbangan yang menyeluruh antara aspek fisik, mental, kerohanian, dan sosial di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menekankan nilai-nilai moral dan etika Kristiani, pendidikan agama Kristen mempersiapkan individu untuk menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan dengan integritas dan tanggung jawab. Melalui metode kualitatif, penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter yang bertanggung jawab dan memiliki moral yang baik. Guru pendidikan agama Kristen memainkan peran penting dalam proses ini. Mereka tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan moral dan rohani bagi para peserta didik. Dengan mendidik tentang nilai-nilai Kristiani dan memberikan bimbingan kerohanian, guru pendidikan agama Kristen dapat membantu peserta didik memahami dan menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan agama Kristen bukan hanya tentang pengetahuan agama, tetapi juga tentang pembentukan karakter. Ini adalah proses yang utuh yang membantu individu memperkuat keterampilan moral, etika, dan kerohanian mereka. Dengan demikian, pendidikan agama Kristen berperan sebagai dasar bagi individu untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai Kristiani, mendorong mereka untuk menjadi pribadi yang berkarakter, serta berkomitmen melakukan kebaikan dalam masyarakat.